• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Bulog di Persimpangan: Pembela Petani atau Alat Negara?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 19, 2025
in Economy, Feature
0
PETANI TANPA BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH: ENTANG SASTRAATMADJA – (Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


Sejatinya, Bulog hadir sebagai “dewa penolong” bagi petani. Lembaga ini diharapkan menjadi benteng perlindungan dari praktik curang para tengkulak, pedagang, dan pengusaha nakal yang gemar memainkan harga gabah dan beras saat musim panen tiba. Sebagai lembaga parastatal, Bulog seharusnya mampu mengajak seluruh pelaku pasar untuk membeli hasil panen petani dengan harga yang adil dan menyejahterakan.

Namun, ketika Bulog menyandang status sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), idealisme tersebut kerap terpental oleh kepentingan korporasi. Tuntutan untuk mencetak keuntungan sering kali membuat Bulog tersendat dalam menjalankan fungsi sosialnya. Sulit bagi Bulog berperan sebagai “sahabat sejati” petani ketika dirinya sendiri terikat sebagai perusahaan plat merah yang harus tunduk pada logika profit.

Sudah 21 tahun Bulog berstatus BUMN. Prestasi strategis yang dicapai bisa dibilang minim, lebih sering diterpa tudingan miring ketimbang apresiasi. Harapan menjadikan Bulog sebagai “raksasa pangan nasional” nyaris tak kunjung nyata, bahkan cenderung sebatas mimpi yang menggantung di langit tanpa pernah menjejak bumi.

Kini, angin segar datang dari Presiden Prabowo Subianto yang mengusulkan perubahan status Bulog menjadi lembaga otonom di bawah langsung kendali Presiden. Gagasan ini menyulut harapan baru bahwa Bulog bisa kembali pada khitahnya: melayani rakyat, melindungi petani, dan menjaga kedaulatan pangan bangsa.

Dalam peran sebagai ujung tombak swasembada pangan, Bulog tak boleh ditinggalkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Ia harus diberi mandat penuh sebagai stabilisator pasokan dan harga pangan, sekaligus menjadi operator resmi negara dalam kebijakan pangan.

Penugasan Bulog sebagai offtaker gabah dan beras saat panen raya adalah langkah strategis yang harus dikawal serius. Pertanyaannya: jika Bulog berpihak kepada petani, akankah ia mampu menjalin kerja sama harmonis dengan tengkulak, pedagang, dan pengusaha beras?

Jawabannya: bisa dan harus bisa!
Sebagai alat negara yang ditugaskan menstabilkan pasokan dan harga pangan, Bulog justru harus menciptakan ekosistem yang berkeadilan. Ia mesti menjadi jembatan yang adil bagi semua pelaku rantai pasok—bukan hanya melindungi petani, tetapi juga memberi ruang hidup yang wajar bagi pedagang dan pelaku industri pangan.

Peran offtaker tidak hanya membeli hasil panen, tapi juga menciptakan sistem yang sehat: kontrak harga, kuantitas yang pasti, pengiriman teratur, serta pengelolaan risiko dan kualitas. Jika semua ini berjalan optimal, maka petani akan memiliki posisi tawar yang kuat, dan ketergantungan pada tengkulak bisa dikurangi drastis.

Kelemahan mendasar petani Indonesia selama ini adalah bargaining position yang lemah. Petani menjual karena harus, bukan karena menguntungkan. Di sinilah Bulog, jika menjadi lembaga otonom, dapat menjadi penyeimbang pasar sekaligus pelindung terakhir bagi petani dari permainan harga.

Mencari untung dalam bisnis memang sah. Tapi mengeksploitasi kelemahan pihak lain demi meraih keuntungan pribadi adalah praktik yang tak beradab. Salah satu misi moral Bulog adalah menciptakan iklim bisnis yang adil, berkeadilan, dan berkeadaban.

Harapan petani kini menggantung pada janji lahirnya “Bulog Baru”. Jika statusnya sebagai BUMN dihapus, Bulog akan lebih leluasa menegaskan keberpihakannya kepada petani tanpa dihantui oleh target laba dan kekhawatiran kerugian negara. Di sinilah peluang transformasi Bulog menjadi nyata.

Dengan harga jual yang terjamin di tingkat petani, maka kesejahteraan mereka akan meningkat. Dan bila kesejahteraan itu tercapai, akan tumbuh kembali minat generasi muda desa untuk menggeluti dunia pertanian. Mereka akan sadar: menjadi petani pun bisa hidup layak, bahkan bahagia.

Namun, pertanyaan kritis yang tak boleh diabaikan adalah: siapkah Bulog menjawab semua harapan ini?
Jawabannya: mestinya siap!
Dengan status baru sebagai lembaga otonom di bawah Presiden, kekuasaan dan kewenangan penuh berada dalam genggaman Bulog. Kini saatnya membuktikan bahwa Bulog bukan sekadar operator negara, tetapi benar-benar pembela sejati petani Indonesia.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

NEGARA DAN INGATAN: ANTARA KEBENARAN DAN KEPERLUAN

Next Post

Jika Jokowi Jadi Ketum PSI, Relawan Pada Ngaciiir

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Jika Jokowi Jadi Ketum PSI, Relawan Pada Ngaciiir

Jika Jokowi Jadi Ketum PSI, Relawan Pada Ngaciiir

Pamer Uang Seperti Pajangan Showroom: Ketika Hukum Berubah Jadi Atraksi Sirkus

Pamer Uang Seperti Pajangan Showroom: Ketika Hukum Berubah Jadi Atraksi Sirkus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...