Sebagaimana yang ditayangkan pada kanal You Tube Kepresidenan. Presiden RI Joko Widodo menyambut baik perusahaan malaysia yang menandatangani 11 letter of inten dengan perusahaan Indonesia.
“11 letter of intent telah ditandatangani sektor swasta Malaysia dan diserahkan ke Otorita IKN yang bergerak di bidang elektronik, kesehatan, pengelolaan limbah, konstruksi, dan properti,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Bogor, sebagaimana yang ditayangkan disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin 9/1.
Dalam jumpa pers bersama Presiden Jokowi di Istana Bogor yang ditayangkan kanal You Tube kepresidenan Perdana Menteri Maalaysia Anwar Ibrahim menyampaikan dukungannya atas pembangunan IKN Nusantara.
Selanjutnya Anwar mengatakan, dua wilayah Malaysia yang berdekatan dengan IKN Nusantara menyambut positif inisiatif Pemerintah Indonesia dalam membangun ibu kota negara.
“Rekan-rekan saya di Serawak dan Sabah memuji inisiatif (IKN) ini dan saya beritahu tadi itu inisiatif besar Bapak Presiden memposisikan saya dibanding dengan apa yang saya mampu lakukan untuk Sabah dan Serawak,” kata Anwar.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim juga menunjukkan dukungannya bagi pertumbuhan IKN Nusantara
“Jadi begitu kita ambil pendekatan yang positif itu mencari jalan supaya pertumbuhan ibu kota negara Nusantara itu akan juga memberi manfaat kepada wilayah yang termasuk Serawak dan Sabah,” .
Kunjungan Perdana Menteri Anwar Ibrahim ke Indonesia sebagai jawabab atas undangan khusus yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo,menyusul pengangkatan Anwar sebagai PM ke-10 Malaysia pada 24 November 2022.
Dalam keterangannya, Sabtu 7/1, Anwar dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata dengan Jokowi. Pertemuan tersebut akan memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk meninjau kemajuan kerjasama bilateral, menjajaki potensi kerjasama baru, dan mempromosikan upaya bersama untuk mengatasi tantangan regional dan global.
“Isu-isu penting yang akan dibahas antara lain terkait kerja sama ekonomi, antara lain potensi investasi Malaysia di Ibu Kota Nusantara (IKN), demarkasi darat dan batas laut, serta ketenagakerjaan dan perlindungan pekerja migran Indonesia.
Kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan tentang isu-isu regional dan global, khususnya tentang situasi di Myanmar, dan upaya bersama untuk mengatasi diskriminasi terhadap kelapa sawit, di mana Malaysia dan Indonesia merupakan pengekspor terbesar dunia,
Perdana Menteri Anwar Ibrahim juga dijadwalkan untuk memberikan kuliah umum tentang “hubungan strategis Malaysia-Indonesia”, dan menjadi tuan rumah sesi interaksi dengan perantauan Malaysia di Jakarta.
Perdana Menteri Malaysia dalam kunjungannya ke Indonesia didampingi oleh Menteri Luar Negeri Datuk Seri Dr Zambry Abd Kadir, Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz, serta pejabat dari kementerian dan lembaga terkait.
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News
























