• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Sehat-Waras di Depan Kader PSI: Akhirnya Kita Akui, Tertipu

Ali Syarief by Ali Syarief
February 4, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Jokowi Sehat-Waras di Depan Kader PSI: Akhirnya Kita Akui, Tertipu
Share on FacebookShare on Twitter

Akhirnya kita menonton juga satu adegan yang selama ini terasa janggal: Joko Widodo berdiri di hadapan kader PSI—tegak, lancar, penuh tenaga. Tidak tertatih. Tidak tampak letih. Tidak terbata-bata. Tidak pula seperti sosok yang beberapa waktu lalu memantik rasa iba nasional hanya karena berjalan pelan, menunduk, dan seolah sedang berpacu dengan usia serta penyakit.

Di forum itu, Jokowi tampak sehat dan waras. Bahkan terlalu sehat untuk ukuran seorang presiden yang katanya “sudah waktunya istirahat”.

Suara yang sebelumnya sering terdengar patah-patah di depan wartawan, tiba-tiba bulat dan tegas. Diksi mengalir, intonasi terkontrol, gestur hidup. Seakan kita sedang menonton Jokowi versi full battery, bukan versi low power mode yang kerap dipertontonkan di ruang publik.

Maka, mau tak mau, kita harus jujur: akhirnya memang kita tertipu juga.

Bukan tertipu oleh penyakit—tetapi oleh narasi.
Bukan oleh usia—tetapi oleh dramaturgi kekuasaan.

Sebab ternyata, ketika panggungnya PSI, tubuh Jokowi kembali patuh. Ketika audiensnya kader partai, stamina itu hadir. Ketika kepentingannya politik, kesehatan menjadi urusan sekunder—atau justru tiba-tiba bukan masalah sama sekali.

Lebih jauh lagi, ia bahkan masih mampu—atau memaksakan diri untuk tampak mampu—mendatangi desa ke desa, kota ke kota, provinsi ke provinsi. Bukan sebagai negarawan pensiunan, tapi sebagai juru kampanye hidup, sebagai mesin politik yang belum rela dimatikan. Bahkan sampai keluar negeri. Bahkan sampai mati-matian demi satu partai kecil bernama PSI.

Ini bukan lagi soal dukungan moral.
Ini sudah menyerupai obsesi.

Di titik ini, Jokowi tidak lagi tampil sebagai mantan presiden yang hendak menjalani akhir hidupnnya dengan tenang, melainkan sebagai sosok yang ambisius atas kekuasaan, yang enggan melepaskan kendali, ingin tetap mempertahankan kekuasaan anakn-anaknya.

Ia melawan apa yang oleh orang-orang tua disebut sunatullah.

Bahwa pensiun itu artinya berhenti, bukan berpindah panggung.
Bahwa pensiun itu berarti istirahat, bukan memelihara bayangan kekuasaan.
Bahwa pensiun itu saatnya menjaga kesehatan, menikmati hidup, menemani cucu—bukan mengatur regenerasi politik dari balik layar.

Namun Jokowi memilih jalan lain.

Ia menentang makna pensiun itu sendiri. Ia memaksa tubuhnya, atau setidaknya citra tubuhnya, untuk terus tampak relevan. Ia mengaburkan batas antara presiden dan partisan. Ia menukar kenegarawanan dengan loyalitas sempit pada proyek politik keluarga dan lingkarannya.

Di sinilah ironi paling getir itu lahir.

Ketika seorang presiden yang selalu mengaku “bukan siapa-siapa” justru takut menjadi siapa-siapa setelah lengser.
Ketika seorang yang mengklaim kesederhanaan, justru tak sanggup hidup sederhana tanpa kekuasaan.
Ketika kata “rakyat” digantikan oleh kata “kader”.

Pidato di depan PSI itu bukan sekadar pidato. Ia adalah pengakuan tanpa kata. Bahwa Jokowi belum selesai. Bukan karena negara masih membutuhkan, tapi karena ia sendiri belum siap berhenti.

Dan kita, publik, hanya bisa menghela napas:
ternyata yang sakit itu bukan tubuhnya—
melainkan ketergantungan pada kuasa.

Dan itu, sayangnya, jauh lebih sulit disembuhkan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Di Hadapan Barisan Pemerintahan, Prabowo Menagih Disiplin dan Keberanian

Next Post

Ke Solo Menemui Jokowi: Jalan Sunyi, Keputusan Elit, dan Harga Sebuah Kepatuhan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’
News

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Next Post
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Ke Solo Menemui Jokowi: Jalan Sunyi, Keputusan Elit, dan Harga Sebuah Kepatuhan

DPR dan Enam Poin Basa-Basi: Saat Rakyat Bicara 17+8, Parlemen Hanya Menjawab dengan Potongan Fasilitas

Tarik Ulur di Antara Kawan dan Musuh Baru Ambang Batas Parlemen: Partai Mana Yg Harus Di Jegal Pemilu 2029?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...