• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jubir PSI: Apapun Posisinya, Kaesang Akan Bawa Kemajuan

Partai Salah Kamar

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
September 25, 2023
in Feature
0
PSI Tunduk Pada Arahan Jokowi, Gerindra Klaim PSI Dukung Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Pantes bila PSI adalah partai yang tidak berkembang dan menarik kalangan Milenial. Coba simak pernyataan salah seorang pentolannya, sbb : “Bro Kaesang ini sosok muda dengan potensi yang sangat besar dan terbukti sukses mengelola banyak perusahaan start-up dan mampu menaikkan Klub Sepakbola Persis Solo ke Liga 1. Kami yakin Bro Kaesang dalam posisi apapun nantinya akan bisa membawa kemajuan untuk PSI,” kata Widodo.

Pernyataan yang mudah disangkat dalam beberapa kata. Kalau bukan anak Jokowi, ia tidak punya rekam jejak, kalau anak mudah itu berprestasi. Nothing sepecial.

Silahkan simak lagi pernyataan berikutnya; “Beberapa posisi bisa diisi oleh Kaesang. Dari struktur hingga kepala daerah masih terbuka”. “Bisa masuk di jajaran kepengurusan, maju di Pilkada, atau apapun peluang yang nanti bisa diraih Bro Kaesang di PSI. Semuanya masih terbuka,” katanya.

Jadi pernyataan tersebut menjelaskan, bahwa PSI tidak punya gagasan untuk menaikan daya tarik partai. Ia miskin kader, sehingga semodel Kaesang, dinilai akan menjadi magnit penumbuh Partai yang terpuruk itu.

Saat Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI, hampir setiap hari, semua pasukan PSI kerjaannya hanya membuli sosok Gubernur Anies. Beberapa tokoh-tokoh elit keluar dari PSI, lalu bergaubung dengan partai lain.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi yang pertama mengaku gagal melenggang ke Senayan, setelah perolehan suaranya tak mampu menyentuh angka 4 persen. Kegagalan ini, diibaratkan pengamat seperti klub bola yang keliru memilih lapangan.

Menurut pengamat politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bambang Cipto, semua iklan itu menjadi tidak berarti karena beberapa kesalahan mendasar yang dilakukan PSI.

Bambang menilai, sejak awal berdiri, PSI memang sudah hadir untuk mendukung tokoh tertentu, dalam hal ini Jokowi. Masalahnya, tujuan itu tidak didasari oleh ideologi yang kuat. PSI juga dinilai tidak memiliki visi yang jelas, mengenai untuk apa partai itu dibentuk. Bambang mencoba membandingkan kehadiran Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia mengatakan, Kedua partai itu memiliki akar yang sangat kuat di lingkungan pemilih dan kemudian mampu tumbuh.

“PSI menganggap ada peluang besar suara kalangan milenial, mereka merekrut pengurus anak muda Muhammadiyah, NU dan lainya. Tetapi mereka salah strategi, karena tidak didukung oleh tokoh-tokoh yang memahami persoalan partai di Indonesia,” kata Bambang.

Kelompok milenial yang menjadi sumber suara pun turut digarap oleh partai-partai lain. Sementara isu-isu yang digaungkan PSI, justru kontradiktif dengan keyakinan dan prioritas sebagian pemilih. Akhirnya, tidak ada kelompok pemilih yang benar-benar bisa dibidik oleh PSI. Menurut Bambang, ini adalah upaya bunuh diri partai, dan dia sudah melihat itu sejak awal.

“Saya kira masalahnya, apa yang ada di dalam hati dan pikiran anak-anak muda saat ini masih bercampur dengan kekuatan tradisional yang masih sangat kuat di Indonesia dan belum banyak berubah. Jadi, walaupun mereka memakai jilbab, membawa handphone, naik mobil mewah, jalan-jalan  ke Amerika atau Jepang, tetapi mereka punya akar yang sangat kuat. Hanya sedikit yang betul-betul bisa dibilang sekuler,” ujar Bambang.

Karena persoalan ideologi masih kuat, Bambang menyarankan PSI mengambil posisi lebih jelas. Partai tidak bisa ada di kanan dan kiri pada saat bersamaan. Posisi PSI saat ini, dinilai Bambang seperti gado-gado yang tidak jelas rasanya. PSI yang saat ini ada, tambahnya, lebih dekat ke kubu nasionalis. Karena itu, partai ini harus belajar untuk berbicara dengan sudut pandang kaum nasionalis dan tidak sekali-kali mengambil isu-isu keagamaan.

“Mereka ini salah kamar saja, seperti main bola tapi lapangannya keliru. Susun kembali visinya, pelajari apa yang salah dan kurang, barangkali masih bisa diperbaiki. Indonesia itu unik, PSI harus paham betul. Saya kira, perolehan suara kali ini hanya karena mereka belum paham saja,” tambah Bambang.

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pria AS Peroleh Transplantasi Jantung Babi Pertama Meninggal Dua Bulan Setelah Operasi

Next Post

Pelopor Transplantasi Jantung Babi, Terobosan Bedah Menjadi Mungkin Dilakukan

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
Pelopor Transplantasi Jantung Babi,  Terobosan Bedah Menjadi Mungkin Dilakukan

Pelopor Transplantasi Jantung Babi, Terobosan Bedah Menjadi Mungkin Dilakukan

Yusril Klaim Prabowo Bisa Selesaikan Masalah di Papua

Yusril Klaim Prabowo Bisa Selesaikan Masalah di Papua

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist