• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

Ali Syarief by Ali Syarief
July 11, 2026
in Health, News
0
Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews – Di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di seluruh dunia, para ilmuwan justru menemukan kabar yang menggembirakan. Risiko seseorang mengalami demensia pada usia tertentu ternyata terus menurun di sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat, beberapa negara Eropa, dan Jepang.

Temuan ini menjadi salah satu sorotan utama dalam The Economist Briefing pekan ini. Para peneliti menyebut fenomena tersebut sebagai perkembangan yang sangat menggembirakan karena selama puluhan tahun dunia justru dibayangi ancaman “tsunami demensia” seiring meningkatnya usia harapan hidup.

Yang perlu dipahami, penurunan ini bukan berarti jumlah penderita demensia berkurang secara absolut. Karena jumlah lansia terus bertambah, total penderita demensia tetap meningkat. Namun, peluang seseorang terkena demensia pada usia yang sama kini lebih rendah dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Penurunan Sudah Terjadi Selama Puluhan Tahun

Analisis gabungan terhadap lebih dari 49.000 orang di Amerika Serikat dan Eropa menunjukkan bahwa insiden demensia menurun sekitar 13 persen setiap dekade sejak akhir 1980-an. Penurunan ini terlihat hampir di semua kelompok usia lanjut dan cukup konsisten di berbagai negara.

Penelitian yang lebih baru bahkan menunjukkan bahwa generasi yang lahir pada pertengahan abad ke-20 memiliki risiko demensia jauh lebih rendah dibandingkan generasi yang lahir pada awal abad tersebut.

Apa Penyebabnya?

Para ilmuwan belum menemukan satu jawaban tunggal. Namun, berbagai penelitian menunjukkan sedikitnya enam faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan tersebut.

Pertama, pendidikan yang lebih baik. Orang dengan tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki cognitive reserve atau cadangan kemampuan otak yang membuat gejala demensia muncul lebih lambat.

Kedua, kesehatan jantung yang semakin baik. Pengobatan hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit pembuluh darah kini jauh lebih efektif dibandingkan beberapa dekade lalu. Karena otak sangat bergantung pada kesehatan pembuluh darah, perbaikan ini ikut melindungi fungsi kognitif.

Ketiga, semakin sedikit orang yang merokok. Penurunan angka perokok di negara-negara maju berkorelasi dengan menurunnya berbagai penyakit pembuluh darah yang juga menjadi faktor risiko demensia.

Keempat, kesadaran hidup sehat meningkat. Aktivitas fisik, pola makan yang lebih baik, pengendalian berat badan, hingga pemeriksaan kesehatan rutin semakin umum dilakukan.

Kelima, gangguan pendengaran kini lebih cepat ditangani melalui penggunaan alat bantu dengar. Gangguan pendengaran yang tidak diobati diketahui meningkatkan risiko demensia akibat berkurangnya stimulasi otak dan meningkatnya isolasi sosial.

Keenam, diagnosis dan pengobatan penyakit kronis menjadi jauh lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Jepang Menjadi Contoh Menarik

Jepang merupakan negara dengan populasi tertua di dunia. Meskipun memiliki jumlah lansia yang sangat besar, berbagai penelitian menunjukkan bahwa risiko demensia berdasarkan kelompok umur juga mengalami penurunan.

Paradoks ini menunjukkan bahwa penuaan penduduk tidak otomatis menyebabkan ledakan kasus demensia apabila kualitas kesehatan masyarakat terus membaik. Namun demikian, karena masyarakat Jepang sangat menua, negara tersebut tetap memiliki jumlah penderita demensia yang tinggi secara absolut.

Masih Belum Bisa Berpuas Diri

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa secara global sekitar 57 juta orang hidup dengan demensia, dengan hampir 10 juta kasus baru setiap tahun. Penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab utama kecacatan dan ketergantungan pada usia lanjut.

Laporan WHO juga menegaskan bahwa hingga 45 persen kasus demensia sebenarnya berkaitan dengan faktor-faktor yang dapat dimodifikasi, seperti hipertensi, diabetes, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol berlebihan, polusi udara, depresi, gangguan pendengaran, hingga isolasi sosial.

Akankah Angka Demensia Terus Turun?

Para peneliti masih berhati-hati.

Sebagian ahli optimistis tren penurunan akan berlanjut jika generasi mendatang tetap memiliki pendidikan yang lebih baik, pengobatan penyakit kronis semakin efektif, dan gaya hidup sehat semakin meluas.

Namun ada pula kekhawatiran bahwa meningkatnya obesitas, diabetes tipe 2, gaya hidup kurang bergerak, serta bertambahnya usia harapan hidup dapat memperlambat bahkan menghentikan tren positif tersebut. Sejumlah model bahkan memperkirakan penurunan insiden mulai melambat di beberapa negara.

Yang jelas, kabar ini memberikan secercah harapan. Demensia bukan lagi dipandang sebagai takdir yang tak dapat dihindari. Semakin banyak bukti ilmiah menunjukkan bahwa kesehatan otak dapat dijaga sejak usia muda melalui pendidikan, pengendalian faktor risiko kardiovaskular, olahraga teratur, aktivitas sosial, serta gaya hidup sehat.

Bagi dunia yang semakin menua, itu merupakan salah satu kabar terbaik dalam bidang kesehatan selama beberapa dekade terakhir.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Etik yang Tak Beretika

Next Post

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mafia di Balik Penegakan Hukum Ketika Hukum Berubah Menjadi Instrumen Kekuasaan

July 10, 2026
Birokrasi

COKLAT VS COKLAT

July 10, 2026
Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Hendardi: Fadli Zon Jangan Cari Sensasi
Birokrasi

Hendardi Minta Kejagung Tak Defensif, Lecehkan Nalar Publik

July 10, 2026
Next Post
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengapa FusilatNews Hadir?

Mengapa FusilatNews Hadir?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2026 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa FusilatNews Hadir?

Mengapa FusilatNews Hadir?

July 11, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

July 11, 2026
Etik yang Tak Beretika

Etik yang Tak Beretika

July 11, 2026

Mafia di Balik Penegakan Hukum Ketika Hukum Berubah Menjadi Instrumen Kekuasaan

July 10, 2026

COKLAT VS COKLAT

July 10, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa FusilatNews Hadir?

Mengapa FusilatNews Hadir?

July 11, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist