• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kaesang “Tantang Prabowo Adili Jokowi?” Mohon Bersabar

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
February 8, 2025
in Crime, Feature
0
Kaesang “Tantang Prabowo Adili Jokowi?” Mohon Bersabar
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Beredarnya gambar Kaesang Pangarep di berbagai media sosial dengan kaus bertuliskan “ADILI JOKOWI” memicu beragam spekulasi dan kontroversi. Meskipun mungkin hanya sekadar bentuk seni atau kreativitas, tulisan tersebut terasa tidak etis mengingat Kaesang adalah Ketua Umum PSI sekaligus putra kandung Jokowi, mantan presiden yang memiliki banyak cacat moral di mata publik, baik dalam negeri maupun internasional.

Sejak 2015 hingga pasca lengser dari kursi kepresidenan, rekam jejak Jokowi terus menjadi bahan perbincangan publik. Anekdot dan kritik sarkastik terus mengiringi namanya, dari kebiasaan ingkar janji hingga berbagai kontroversi kebijakan. Mahasiswa UI bahkan pernah menyematkan gelar “The King of Lip Service” kepada Jokowi pada 2021, mengukuhkan citranya sebagai pemimpin yang gemar berbasa-basi tanpa realisasi nyata.

Bahkan, pada Pilpres 2019, muncul sebuah lagu berjudul Si Raja Bohong yang ramai didengar publik. Tak sedikit yang menduga lagu tersebut ditujukan untuk Jokowi. Kini, dengan munculnya kaus “ADILI JOKOWI” yang dikenakan Kaesang, publik mengartikannya sebagai sindiran keras dan tantangan terbuka, terutama setelah laporan investigatif OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project) yang menyebut Jokowi sebagai pemimpin paling korup nomor dua di dunia, hanya kalah dari Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pertanyaannya, kepada siapa tantangan Kaesang sebenarnya ditujukan? Publik jelas tidak memiliki wewenang untuk mengadili atau melakukan penyelidikan hukum. Maka, secara substantif, tantangan ini harus diarahkan kepada tiga institusi penegak hukum utama: KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung. Lebih dari itu, tantangan ini sejatinya mengarah langsung kepada Presiden Prabowo, sebagai kepala negara yang memiliki wewenang penuh untuk menginstruksikan pengusutan kasus hukum terhadap Jokowi.

Namun, di sinilah letak kejanggalannya. Kaesang, yang masih tergolong “bocah ingusan” dalam dunia politik, tampaknya tidak menyadari dampak dari pernyataannya. Apakah ini sekadar blunder politik akibat kurangnya pengalaman, ataukah ada motif lain di balik keberaniannya menantang Prabowo? Tidak menutup kemungkinan, Kaesang merasa memiliki “kartu truf” yang dapat menekan Prabowo agar tidak berani menyentuh kasus hukum Jokowi.

Padahal, bagi banyak pihak, termasuk kader Gerindra, simpatisan Prabowo, serta kelompok oposisi yang telah lama menanti keadilan, upaya mengadili Jokowi bukanlah sesuatu yang mustahil. Semakin besar tekanan publik, semakin sulit bagi Prabowo untuk menghindari tuntutan agar Jokowi diseret ke meja hijau. Banyak kelompok kini bersatu dan siap memberikan dukungan penuh kepada Prabowo demi satu tujuan: Adili dan penjarakan Jokowi.

Maka, terhadap tantangan Kaesang, jawabannya mungkin hanya tinggal menunggu waktu. Untuk Kaesang dan keluarga, terutama Gibran dalam kasus Fufu Fafa, ada baiknya bersiap dan mohon bersabar.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kunci Mencapai Target Swasembada Pangan 2027, Inovasi Tekhnologi Pertanian

Next Post

AMERIKA SERIKAT DALAM TRANSISI MENUJU MULTIPOLARISME

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
Laporan Komite 6 Januari : Trump Terlibat Dalam Konspirasi. Akankah Trump Masuk Penjara?

AMERIKA SERIKAT DALAM TRANSISI MENUJU MULTIPOLARISME

Trump Tetap Trump – Itu bisa menjadi masalah baginya di tahun 2024

The United States in Transition to Multipolarism

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...