Jakarta-Fusilatnews.—Delepan puluh enam hari lagi Rakyat Indonesia akan kembali lagi kebilik-bilik suara untuk memberikan suara pilihannya, untuk anggota DPRD Tk II, Tk I, Pusat, DPD dan Presiden RI 2024~2029. Pemilu 2024 alhamdulillah populasi di KAHMI (Korps Alumni HMI) banyak pendukung untuk 3 pasangan Capres (AMIN, Ganjar, dan Prabowo). Hal ini menjadi kekuatan Bhineka RI.
Sambutan Saan Mustapa sebagai Presidium Kahmi, anggota DPR fraksi Nasdem, pada diiskusi yangbertema ” Menimbang Capres Cawapres Putaran 2 Pilpres 2024 ” dengan para Panelis Lembaga Survey Yoan Wahyu (Litbang Kompas), M Qodari (Indo Barometer), Ratno Sulistoyanto (Indopol Survey), dan Moderator Ramdansyah Bakir dengan Pengantar DR Afan Alfian (sub zoom) di KAHMI Center jalan Turi 1 Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta, 10 November 2023.
Panelis Yohan Wahyu (Wartawan Kompas) mengatakan, Kompas bukan Lembaga Survey tapi Media yang melakukan Survey dengan masyarakat yang tak tulus tanpa data medsos sehingga ketika Kompas menghasilkan survey yang tak memuaskannya, kompas dibuli dan di fitnah atau sebaliknya
UU Pers itu independen seperti HMI namun kenapa judul diskusi ini ukurannya yaqin 2 putaran padahal potensi 1 putaran memenangkan AMIN dari hasil survey dari pertambahan Pemilihnya yang stabil dan loyal, ujar Yohan mengakirinya.
Kendati semua peserta diskusi dapat kitab gratis ” Islam, Pancasila dan Geliat Demokrasi di Indonesia ” karya Prof Alfan Alfian. Ada yang patut disayangkan, yaitu semua pembicara yang kompeten tak mampu menjelaskan kenapa dari quick count di TV pada Pilpres 2019 pemenangnya adalah Jokowi. Bukan Prabowo ?























