• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Kaki di Dua Perahu: Menteri-Menteri Galau Antara Jokowi dan Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
April 17, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Presiden Jokowi Panggil Zulhas ke Istana Bahas Pilpres 2024? Atau Bahas Harga Beras?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Panggung politik Indonesia kembali memanas, tak lama setelah pertemuan mengejutkan antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri mencuat ke publik. Alih-alih meredakan spekulasi, suasana justru makin riuh ketika sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju terlihat sowan ke rumah pribadi Presiden Joko Widodo di Solo. Di antara mereka, nama Bahlil Lahadalia mencuat sebagai figur yang paling rajin “menghadap.” Bukan ke kantor, bukan ke istana, tetapi ke rumah Jokowi.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Kabinet yang Tak Lagi Satu Komando

Secara normatif, para menteri adalah pembantu presiden. Tapi dalam politik Indonesia yang cair, posisi menteri bisa bermakna ganda. Mereka bisa menjadi operator kebijakan sekaligus aktor politik yang menanamkan kesetiaan pada siapa yang dianggap akan (atau masih) berkuasa.

Kunjungan Bahlil dan beberapa menteri lainnya ke Jokowi bisa dibaca dalam bingkai itulah. Ini bukan sekadar silaturahmi, apalagi basa-basi lebaran. Dalam konteks suhu politik yang tengah mendidih, langkah itu lebih menyerupai manuver politik—bahkan mungkin sinyal kesetiaan. Mereka seolah ingin menyatakan bahwa meski Prabowo sedang bersiap mengambil tongkat estafet, loyalitas mereka belum tentu berpindah arah.

Kondisi ini menunjukkan adanya pembelahan yang nyata dalam tubuh kabinet. Sebagian merasa bahwa masa depan mereka masih berada dalam orbit Jokowi. Sementara sebagian lain mulai menoleh ke arah Prabowo—entah karena peluang kekuasaan, tekanan politik, atau sekadar insting bertahan hidup.

Bahlil dan Loyalitas Berganda

Nama Bahlil Lahadalia menjadi salah satu contoh paling jelas dari dinamika ini. Sebagai Menteri Investasi yang dikenal dekat dengan Jokowi, Bahlil bukan hanya pembantu presiden, tetapi juga loyalis yang kerap menjadi juru bicara tak resmi kebijakan strategis pemerintah. Ia hadir dalam banyak momentum penting Jokowi, dan dalam berbagai kesempatan, menyampaikan pujian terbuka terhadap gaya kepemimpinan sang presiden.

Namun, pasca-Pilpres 2024, arah angin mulai berubah. Ketika Prabowo dipastikan menang, publik tentu bertanya: akan ke mana Bahlil? Apakah ia akan bermigrasi secara utuh ke barisan Prabowo, atau tetap memelihara kedekatan dengan Jokowi?

Kunjungan ke Solo menjawab sebagian dari pertanyaan itu. Di tengah spekulasi pergeseran politik nasional, Bahlil tampaknya masih menaruh kepercayaan dan kesetiaan kepada Jokowi. Bahkan, ia seolah menempatkan Jokowi bukan sebagai “mantan presiden,” tetapi sebagai patron politik yang tetap harus dilapori dan dimintai restu.

Kabinet dalam Ketegangan Transisi

Situasi ini menimbulkan dilema baru dalam proses transisi kekuasaan. Kabinet Jokowi belum resmi berakhir, tetapi atmosfernya sudah tak lagi utuh. Beberapa menteri mulai memainkan dua kaki: melaksanakan tugas kenegaraan sembari membangun jejaring baru untuk masa depan mereka sendiri. Yang lebih serius, sejumlah di antara mereka bahkan terang-terangan menunjukkan loyalitas personal yang belum tentu linier dengan struktur formal kekuasaan pasca-2024.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan serius: bagaimana Prabowo akan membangun kabinet yang solid jika sejumlah menteri warisan Jokowi masih merasa berutang loyalitas kepada sang patron lama?

Dalam sistem presidensial, loyalitas terhadap presiden seharusnya bersifat tunggal dan tak terbagi. Tapi di Indonesia, loyalitas menteri seringkali menjadi persoalan politik tersendiri. Ketika seorang menteri lebih patuh kepada orang yang mengangkatnya ketimbang kepada pemimpin baru, maka stabilitas pemerintahan bisa terganggu sejak awal.

Politik Personal dan Bayang-Bayang Jokowi

Fenomena loyalitas menteri kepada Jokowi menunjukkan bahwa politik Indonesia masih sangat bertumpu pada figur, bukan institusi. Presiden bukan hanya pemegang kekuasaan eksekutif, tetapi juga simbol perlindungan politik bagi banyak elite. Maka tak heran jika Jokowi tetap menjadi pusat gravitasi, bahkan ketika masa jabatannya hampir habis.

Namun, ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Prabowo. Jika ia ingin membangun pemerintahan yang efektif dan otonom, ia harus memastikan bahwa menteri-menterinya tunduk kepada garis komando yang baru. Bukan pada patron yang telah usai, betapapun kuat pengaruhnya secara politik maupun emosional.

Penutup: Transisi yang Tak Sesederhana Prosesi

Kunjungan menteri-menteri ke rumah Jokowi menjadi penanda bahwa transisi kekuasaan bukan sekadar prosesi administratif, tetapi pertarungan pengaruh yang sesungguhnya. Ketika loyalitas tidak berpindah seiring mandat rakyat, maka stabilitas pemerintahan di masa depan bisa terganggu bahkan sebelum ia dimulai.

Prabowo tentu menyadari hal ini. Dan jika ia ingin membangun pemerintahan yang solid, langkah pertama yang harus ia ambil bukan sekadar memilih menteri yang pintar, tetapi memastikan mereka memiliki loyalitas yang tak bercabang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tak Ada Alasan Bisa Mempertahankan Jokowi

Next Post

Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Karena Memaparkan Soal Teknis Bidang Kesehatan – Akhli Menilai Prabowo Tidak Solutif

“Siapa yang Mau Dimakzulkan Duluan?”

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist