Jakarta – Fusilatnews – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers. mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan bertolak ke Jambi pada Selasa (21/2)
Kapolri akan memantau secara langsung proses evakuasi rombongan Kapolda Jambi yang mendarat darurat di Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi Menurut jadwal, Sigit akan tiba di Bandara Sultan Taha Saifuddin, Jambi, pada pukul 17.25 WIB.
“Insya Allah Kapolri juga melakukan kunjungan ke Jambi untuk melihat bagaimana proses evakuasi dan penyelamatan terhadap korban kecelakaan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo
Setelah tiba di Jambi, Sigit beserta rombongan akan langsung meninjau Posko Crisis Center Polda Jambi di Bandara tersebut.
Selanjutnya, Kapolri akan bergerak menuju Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk melihat langsung kesiapan fasilitas dan tenaga medis yang akan merawat para korban.
“Sekali lagi mohon doanya semoga proses evakuasi pada hari ini bisa dilaksanakan dengan maksimal,” jelasnya.
Dedi menyebut tim SAR gabungan saat ini memprioritaskan penyelamatan terhadap empat korban luka dari rombongan tersebut. Korban yang diprioritaskan untuk dievakuasi terlebih dahulu, yakni Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono, Kapten Pilot AKP Ali Nurdin Harahap, Copilot AKP Amos Freddy Sitompul.
“Satu korban lainnya nanti tim medis yang ada di darat yang akan menentukan asesmennya, sehingga empat ini bisa dievakuasi dengan skala prioritas tersebut,” ujarnya.
Dedi menjelaskan proses evakuasi yang dilaksanakan pada Selasa ini akan dilakukan menggunakan empat helikopter yang masing-masing dilengkapi satu dokter. Keempat helikopter tersebut dua di antaranya milik Polri, satu helikopter TNI AU, dan satu helikopter milik Basarnas.
IMenurut Dedi kegiatan penyelamatan itu telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Tapi karena memburuknya cuaca disertai kabut tebal disamping kerapatan tumbuhan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) masih menjadi kendala proses evakuasi.
“Setelah berputar-putar hampir dua jam, karena situasi tidak memungkinkan heli tersebut kembali mendarat untuk mengisi avtur,” kata Dedi.
“Kita berkejaran dengan waktu soalnya ini sudah hari ketiga. Sudah harus evakuasi karena kondisi kesehatan kan bisa naik turun,” imbuhnya.
Helikopter jenis Super Bell 3001itu berangkat hari Ahad (19/2) sekitar pukul 09.30 WIB dengan tujuan meresmikan gedung SPKT di Kerinci.
Selain Irjend Rusdi, ikut serta dalam satu rombongan dalam helikopter itu jDirektur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Polda Jambi Kompol Ayani, dan ADC Kapolda Jambi, serta 3 orang kru.
Di tengah perjalanan, sekitar pukul 10.30 WIB, helikopter tersebut mendarat darurat di area Bukit Tamia. Diduga peristiwa ini terjadi karena cuaca buruk.
Selasa 21/2 pagi tadi proses evakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dari hutan di Bukit Kerinci Kabupaten Kerinci melalui udara gagal karena cuaca buruk. Keadaan itu membuat evakuasi udara dihentikan sementara.
“Ratusan personel akan mengevakuasi melalui jalur darat,” kata Kades Pasar Tamiai, Muklas, melalui sambungan telepon, Selasa (21/2).
























