• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Kau yang Memulai, Kau yang Mengakhiri

Ali Syarief by Ali Syarief
June 18, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Kau yang Memulai, Kau yang Mengakhiri
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Kau yang memulai, Tito. Maka sudah semestinya pula, kau yang mengakhiri.

Adalah kisah empat pulau kecil—Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Lipan, dan Panjang—yang selama ini diperebutkan dalam bisik-bisik administrasi dan kerap tak dianggap penting, tiba-tiba menjadi saksi sunyi atas sejarah yang sempat terkubur: Kepmendagri Nomor 111 Tahun 1992. Tak banyak yang ingat, tak banyak pula yang peduli. Tapi kau datang dengan selembar kertas yang menguning oleh waktu, menyebutnya sebagai “dokumen penting”, mengangkatnya setara kitab suci wilayah, dan menyematkan segel legalitas: Aceh yang punya.

Ah, Tito. Kau bukan hanya sekadar pembaca dokumen, tapi aktor dalam panggung yang pernah kau desain sendiri. Kau Menteri Dalam Negeri, yang mewarisi bangunan lama, tapi juga arsitek atas ketetapan baru. Maka ketika kau berkata “ini harus didokumentasikan”, kami tahu: yang kau sampaikan bukan hanya tentang arsip, tapi tentang kuasa. Tentang bagaimana sejarah bisa dibangunkan dari tidur panjangnya, lalu diberi kata-kata agar ia bicara sesuai selera kekuasaan.

Kau hadir di Kantor Presiden, membawa lampiran kuno, menunjukkan kepada kami seolah telah menemukan fosil purba dari masa administrasi yang sahih. Tapi kami bertanya: ke mana selama ini dokumen itu kau simpan? Mengapa baru hari ini, ketika suhu polemik memanas, ia kau munculkan bak kartu truf di tangan seorang jenderal politik?

Dokumen itu, kata Tito, jadi “endorsement”, pengesahan terhadap kesepakatan dua gubernur di masa lampau. Peta topografi TNI AD 1978 pun kau sebut sebagai saksi bisu yang membenarkan garis batas. Namun, tidakkah kau juga yang mengerti bahwa batas wilayah bukan sekadar soal titik koordinat di atas kertas, melainkan tentang identitas, perasaan, dan pengakuan yang hidup di dada manusia?

Tito, kau punya kuasa. Tapi kuasa, jika tak dituntun oleh kehendak adil, hanya akan jadi api yang membakar bukan menerangi.

Ketika kau minta dua gubernur membuat kesepakatan baru, kami pahami: kau hendak menutup bab. Tapi bukankah kaulah yang juga membuka lembar ini kembali? Kaulah yang menyentuh luka lama dan menyebutnya bukti. Maka jangan suruh orang lain menjahit kembali perca yang telah kau koyak.

Kau yang memulai, Tito.
Dengan membuka kotak Pandora bernama dokumen 1992 itu.
Dengan menghidupkan peta lama dan menciptakan tafsir baru.

Maka jangan berhenti separuh jalan. Jangan lempar bola lalu mundur dari lapangan.

Jika empat pulau itu milik Aceh, akui dengan terang.
Jika ada niat rekonsiliasi, pimpinlah dengan jujur.
Jika masih ada keraguan, ajak semua pihak duduk bersama tanpa prasangka.

Karena sejarah bukan hanya milik mereka yang memegang dokumen. Tapi juga milik mereka yang hidup di atas tanah itu, di pesisirnya, di jaring ikan dan doa mereka.

Dan pada akhirnya,
bila sejarah hari ini ditulis ulang,
biarlah nama Tito tercatat bukan sebagai penemu dokumen,
tapi sebagai penegak keadilan yang tidak main-main dengan sejarah.

Kau yang memulai, Tito.
Kau pula yang mesti mengakhiri.
Dengan tanggung jawab.
Dengan keberanian.
Dengan kejujuran.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gus Iqdam dan Wapres Gibran Bahas Pesantren hingga UMKM di Blitar

Next Post

Ketika 4 Pulau Di Aneksi Oleh Gerombolan Kumpeni

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir
Feature

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?
Feature

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Next Post
Ketika 4 Pulau Di Aneksi Oleh Gerombolan Kumpeni

Ketika 4 Pulau Di Aneksi Oleh Gerombolan Kumpeni

Jokowi Sudah Tak Punya Jurus Mengelak Lagi

Jokowi Sudah Tak Punya Jurus Mengelak Lagi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026
Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist