• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Sudah Tak Punya Jurus Mengelak Lagi

Ali Syarief by Ali Syarief
June 18, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Jokowi Sudah Tak Punya Jurus Mengelak Lagi
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Sudah lama saya mencium bau anyir ini, meski kata sebagian orang hidung saya bukan hidung intel. Tapi begitulah, aroma busuk tidak perlu hidung canggih untuk mengendusnya. Cukup sedikit nurani dan secuil akal sehat yang belum tersumpal sogokan proyek atau janji kursi. Dan kini, setelah pengakuan Kasmujo — nama yang barangkali akan segera dicatat dalam bab penting sejarah republik — tak ada lagi ruang bagi Jokowi untuk bersembunyi di balik kabut narasi atau tumpukan berkas istana.

Sekarang beliau sudah bukan presiden. Tapi anehnya, malah terasa seperti baru benar-benar telanjang. Dulu, setiap kali rakyat menyoal soal ijazah, soal keabsahan masa lalunya sebagai mahasiswa UGM, selalu saja ada tembok kekuasaan yang menghalangi. Pengacara bersuara, buzzer menyalak, dan istana pura-pura tak tahu-menahu. Tapi kini, semua perlindungan itu mulai rontok satu per satu, seperti cat palsu yang terkelupas diguyur hujan kebenaran.

Kasmujo, yang selama ini disematkan sebagai pembimbing skripsi Jokowi, akhirnya buka suara. Dengan nada tenang dan tanpa pretensi, ia menyatakan bahwa dirinya bukan pembimbing skripsi, bukan dosen penguji, bahkan bukan bagian dari proses akademik Jokowi di UGM. Kalimat sederhana itu meledak lebih keras daripada ledakan petasan di malam pergantian tahun. Ia seperti palu godam yang menghantam tembok pertahanan terakhir: “Siapa sebenarnya Jokowi di masa kuliahnya?”

Sudah saatnya Jokowi berhenti memainkan jurus lama: lempar batu sembunyi tangan, nyengir di depan kamera, dan mengalihkan isu lewat seremoni pembangunan jalan tol atau bandara di tanah hutan. Rakyat bukan lagi bocah ingusan yang bisa dikibuli dengan pencitraan. Kita ini bangsa besar, katanya, tapi masak iya, kepala negara kita harus diselamatkan terus-menerus oleh tukang gugat, tukang klarifikasi, dan tukang framing?

Pilihan sekarang cuma dua: jujur atau terus gatal-gatal. Karena dosa yang ditutup-tutupi itu, seperti penyakit kulit, makin lama makin bikin perih. Apalagi kalau tiap malam harus tidur di ranjang pensiunan kekuasaan yang empuk, tapi digigiti rasa takut akan terbongkarnya rahasia masa lalu. Ini bukan perkara ijazah semata. Ini perkara kejujuran, integritas, dan harga diri republik.

Tapi saya tahu, dalam sejarah republik ini, pemimpin yang mengaku salah itu lebih langka dari macan tutul di Pulau Jawa. Biasanya, mereka lebih suka menyalahkan setan, mantan, atau oposisi. Lebih suka bikin drama seolah sedang dizalimi oleh rakyatnya sendiri. Padahal, yang menzalimi rakyat itu ya mereka yang memimpin dengan dusta.

Jokowi bisa saja tetap diam, pura-pura tuli terhadap suara Kasmujo, dan berharap isu ini surut ditelan berita-berita lain. Tapi sejarah tidak bisa dihapus dengan gergaji listrik. Ia akan tetap mencatat, bahwa di tengah gemuruh slogan “merakyat,” kita pernah dipimpin oleh seorang pria yang bahkan untuk menyodorkan ijazah pun perlu bantuan pengacara.

Tinggal kita tunggu, apakah beliau akan membuka mulut dengan jujur, atau terus menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal. Sebab kalau tidak jujur sekarang, nanti akan lebih malu ketika rakyat menulis sejarah sendiri — bukan dari buku teks, tapi dari luka dan ingatan.

Wallahu a’lam bis showab.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika 4 Pulau Di Aneksi Oleh Gerombolan Kumpeni

Next Post

KPK Lumpuh, Tapi Telah Berdamai Dengan Kejumudan – Siapa Peduli?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir
Feature

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?
Feature

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Next Post
Nawawi Bantah Replik Firli dalam Persidangan Pra Peradilan

KPK Lumpuh, Tapi Telah Berdamai Dengan Kejumudan - Siapa Peduli?

Mochtar Saad dkk Diadili Gegara Rugikan Noldy Simon Rp15 M

Mochtar Saad dkk Diadili Gegara Rugikan Noldy Simon Rp15 M

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026
Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist