• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kebenaran Itu Api Nan Tak Kunjung Pernah Padam – “Nasihat Untuk Mulyono”

Ali Syarief by Ali Syarief
October 27, 2024
in Feature, Spiritual
0
Singgung Esemka, ProDEM: Kebohongan Publik Paling Fenomenal yang Dilakukan Jokowi

J

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kehidupan, baik di bidang politik maupun sosial, “kebenaran” adalah konsep universal yang diakui dalam berbagai budaya, agama, dan filsafat sebagai sesuatu yang tidak dapat dihancurkan oleh kebohongan. Dalam konteks politik modern, seperti fenomena pencitraan yang sering kali digunakan untuk membangun persepsi tertentu, kebenaran memiliki kekuatan yang tak terelakkan untuk mengungkapkan dirinya, walau kadang memerlukan waktu. Dalam kitab suci Al-Qur’an, Allah berfirman dalam Surat Al-Isra ayat 81, “dza’a-l-haqq wa zahaqol batil – innal batila kana zahuqo” (yang artinya “Telah datang kebenaran, dan telah lenyaplah kebatilan, sesungguhnya kebatilan itu pasti lenyap”). Ayat ini mengingatkan kita bahwa kebenaran akan selalu menang atas kebatilan, dan kebohongan hanya bersifat sementara.

Pernyataan ini relevan dalam konteks pencitraan politik. Pencitraan yang dilekatkan pada figur pemimpin, seperti yang sering disematkan pada Presiden Jokowi, mungkin memberikan efek sementara dalam membentuk opini publik. Misalnya, pembangunan infrastruktur besar-besaran yang menjadi salah satu pilar utama kepemimpinan Jokowi sering dipromosikan sebagai simbol kemajuan dan keberhasilan. Namun, apakah pencapaian-pencapaian ini sejalan dengan kesejahteraan rakyat yang merata, ataukah hanya menjadi wajah dari realitas yang lebih dalam dan kompleks? Kebenaran dari dampak sosial dan ekonomi sebenarnya akan terungkap, karena bagaimanapun, hukum alam memastikan bahwa realitas yang sesungguhnya akan muncul ke permukaan.

Dari perspektif filosofis, kebenaran dapat dianalogikan seperti matahari yang tertutup awan. Awan dapat menutupi sinarnya untuk sementara waktu, tetapi pada akhirnya, awan akan menghilang, dan sinar matahari akan bersinar kembali. Kebohongan atau pencitraan mungkin tampak berhasil untuk sesaat, namun kenyataan tidak dapat ditutupi selamanya. Dalam konteks politik, ini berarti bahwa tidak peduli seberapa kuat narasi yang dibangun, dampak nyata dari kebijakan seorang pemimpin akan terlihat pada rakyatnya. Ketika rakyat mengalami ketidakadilan, ketimpangan ekonomi, atau ketidakpastian hukum, pada akhirnya kenyataan ini akan mengalahkan retorika yang dibangun dengan narasi-narasi pencitraan.

Banyak pemikir besar dari berbagai zaman juga menyuarakan konsep ini. Aristoteles, misalnya, menyatakan bahwa “Kebenaran adalah dasar dari setiap masyarakat yang stabil.” Ketika suatu masyarakat berdiri di atas fondasi kebohongan atau manipulasi, pada akhirnya struktur itu akan goyah dan runtuh. Di zaman modern, George Orwell dalam karya-karyanya kerap memperingatkan akan bahaya totalitarianisme yang mencoba menutupi kebenaran melalui propaganda. Namun, sebagaimana yang disiratkan dalam karyanya 1984, bahkan di bawah tekanan terberat, manusia memiliki naluri untuk mencari dan memperjuangkan kebenaran.

Lalu, mengapa kebenaran tidak dapat dilenyapkan? Menurut hukum alam, setiap tindakan memiliki konsekuensi, dan kebohongan hanyalah tindakan sementara yang tidak berdasar kuat. Kebohongan tidak memiliki landasan yang kokoh, sedangkan kebenaran memiliki sifat yang abadi karena kebenaran adalah cerminan dari kenyataan. Dalam teori relativitas Einstein, kita mengetahui bahwa segala sesuatu yang memiliki massa dan energi tetap ada dalam alam semesta ini. Dengan analogi yang sama, kebenaran memiliki “massa moral” yang tak dapat dihancurkan oleh energi negatif dari kebohongan. Alam semesta, dalam segala keteraturannya, memihak kebenaran karena kebenaran adalah bagian dari keseimbangan yang menjaga alam semesta tetap harmonis.

Pada akhirnya, sebagaimana pesan dalam Al-Qur’an, “kebenaran akan tiba” dan “kebatilan pasti lenyap.” Pesan ini memberikan optimisme bahwa meski pencitraan dapat digunakan sebagai alat politik, kebenaran akan tetap menjadi suara yang tidak bisa dibungkam. Kebenaran mungkin muncul terlambat, namun kemunculannya adalah kepastian. Maka dari itu, bagi setiap pemimpin dan masyarakat, adalah penting untuk selalu berpegang pada kebenaran, karena ketika kebenaran tiba, ia akan mengubah segala hal yang salah dan membangun dasar bagi keadilan yang sejati.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Darurat Mafia BBM di NTT: IPW Minta Kapolri dan DPR Turun Tangan

Next Post

Pemutihan Utang Petani dan Nelayan Janji Ganjar Ditunaikan Prabowo

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Presiden Prabowo Berjanji Paling Lambat 4-5 Tahun Kita akan Swasembada Pangan

Pemutihan Utang Petani dan Nelayan Janji Ganjar Ditunaikan Prabowo

Ketegangan di Timur Tengah Meningkat Saat Israel Mulai Menyerang Iran

Ketegangan di Timur Tengah Meningkat Saat Israel Mulai Menyerang Iran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist