• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Kegaduhan yang Dipicu Gibran: Ketika Kepemimpinan Menghancurkan Hukum dan Harapan Rakyat

fusilat by fusilat
September 23, 2025
in Bencana, Tokoh/Figur
0
Siang Ini Bawaslu Periksa Gibran Terkait Bagi-bagi Susu di CFD
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Optic Macca

Jika Gibran menjadi Presiden, apakah ruang–ruang publik kita — grup WhatsApp, timeline Twitter, kolom komentar, dan feed media sosial di seluruh kota besar — akan meledak oleh protes, hujatan, dan kebencian? Pertanyaan ini bukan sekadar imajinasi: ia melahirkan kekhawatiran serius tentang sebab-akibat antara pilihan kepemimpinan dan nasib bangsa.

Kegaduhan semacam itu bukanlah kesalahan “bangsa” pada hakikatnya. Ia adalah produk dari sistem hukum dan cara penegakannya — yakni aturan dan perilaku (rule and behavior) — yang membuat publik merasa terpaksa tunduk, menerima, dan akhirnya marah. Dimulai dari naiknya Gibran menjadi Wakil Presiden, lalu mengambil alih kursi RI-1, muncul rantai konsekuensi yang memicu erosi kepercayaan terhadap institusi.

Tanda–tanda keretakan itu sudah nyata: sumpah serapah, hinaan kepada Jokowi dan keluarganya, kebencian yang tersebar di percakapan publik dan postingan setiap hari. Bukan hanya kebisingan verbal; aktor kolektif mengekspresikan kemarahan melalui aksi, litigasi, dan diskusi publik yang menyorot figur-figur penguasa serta aparatur negara — termasuk juga atribut simbolik seperti seragam coklat yang ikut menjadi sasaran kritik. Semua itu bukan insiden tunggal, melainkan akumulasi kekecewaan.

Bukankah ini menunjukkan kegagalan fungsi: hukum yang timpang, kepemimpinan kontemporer yang kehilangan legitimasi, dan praktik transparansi yang tampak setengah hati—atau bahkan tidak adil sama sekali? Ketika sistem hukum tidak lagi dipercaya, publik mencari jalan lain: protes, gugatan, atau destruksi sosial-politik yang berbahaya.

Masyarakat memang harus diuji: apakah ketika Gibran duduk di kursi RI-1 publik akan bergerak secara terorganisir, membangun perlawanan yang beradab, atau memilih sabar dan menunggu perubahan dari dalam? Namun berhati-hatilah — ketidaksabaran yang berujung pada ledakan sosial-politik tak boleh diremehkan. Sebaliknya, jika perubahan datang dari kesadaran kolektif, bangsa ini bisa melahirkan variabilitas baru dalam politik, ekonomi, hukum, dan budaya — harapan untuk pemulihan yang berkelanjutan.

Kita harus berhenti menyalahkan sekadar figur dan mulai menuntut: perbaikan hukum yang konsisten, penegakan yang adil, dan etika kepemimpinan yang mengangkat kepentingan publik di atas kepentingan pribadi. Karena kegagalan bukan hanya soal siapa yang duduk di istana; kegagalan ada pada sistem yang membiarkan praktik-praktik buruk menjadi norma.

Ayok, Fufu Fafa — bangkit demi Indonesia yang lebih baik. Jika tak lagi bisa ditolak atau dihambat, maka jadikanlah kepemimpinan itu ujian: ujian bagi hukum, bagi elite, dan bagi kita semua. Jika tidak diperbaiki, kekacauan yang dimulai dari kursi presiden bukan hanya akan merusak nama; ia akan merusak masa depan bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reformasi Polri: Sandiwara Politik ala Prabowo

Next Post

Produksi Naik, Petani Tetap Sengsara: Paradoks di Hari Tani Nasional

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Next Post
PETANI TANPA BULOG

Produksi Naik, Petani Tetap Sengsara: Paradoks di Hari Tani Nasional

Kontroversi Zakir Naik dan Penggunaan Rumor Kesehatan sebagai Senjata

Kontroversi Zakir Naik dan Penggunaan Rumor Kesehatan sebagai Senjata

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist