• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kejahatan Jokowi Diungkap Mahfud MD: Manipulasi Hukum Demi Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
October 8, 2024
in Crime, Feature
0
Kejahatan Jokowi Diungkap Mahfud MD: Manipulasi Hukum Demi Kekuasaan
Share on FacebookShare on Twitter

Mahfud MD, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan mantan anggota KPK, Bambang Widjojanto, membeberkan sejumlah kejahatan politik yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Salah satu tuduhan paling mengejutkan adalah upaya sistematis Jokowi untuk memperpanjang masa kekuasaannya dengan menggunakan berbagai instrumen hukum sebagai alat manipulasi. Mahfud mengungkapkan bagaimana Presiden Jokowi, bersama koalisinya, tidak berhenti mencoba memperpanjang masa jabatan meski sudah jelas bertentangan dengan konstitusi. Menurut Mahfud, berbagai manuver politik ini tidak hanya merusak tatanan demokrasi, tetapi juga menunjukkan bagaimana hukum telah dijadikan alat untuk melanggengkan kekuasaan.

Upaya Jokowi dan Koalisi untuk Perpanjangan Masa Jabatan

Dalam wawancara tersebut, Mahfud memaparkan detail yang mencengangkan tentang bagaimana Jokowi, melalui apel kepala desa dan dukungan beberapa pimpinan partai politik, mencoba menggiring opini publik untuk menerima perpanjangan masa jabatan presiden. Gagasan ini, meskipun telah ditolak secara keras oleh masyarakat sipil, terus diupayakan melalui berbagai celah hukum. Mahfud menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya sekadar diskursus politik, tetapi sebuah ancaman nyata terhadap prinsip demokrasi.

Manipulasi Kasus Hukum dan Partai Prima

Mahfud juga menyingkap manipulasi di balik kasus hukum Partai Prima, yang dianggap sebagai permainan politik untuk mengguncang stabilitas Pemilu. Meskipun partai tersebut sudah tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Pemilu berdasarkan keputusan KPU dan beberapa jalur hukum, keputusan mendadak pada April 2023 memberikan celah bagi partai ini untuk kembali. Mahfud melihat ini sebagai bagian dari skenario besar Jokowi dan koalisinya untuk mengontrol proses Pemilu dengan memanfaatkan kelemahan hukum. Manipulasi ini, menurut Mahfud, adalah contoh nyata bagaimana hukum telah dijadikan alat kekuasaan.

Hukum sebagai Instrumen Kekuasaan

Selama wawancara, Mahfud menegaskan bahwa hukum di era Jokowi telah mengalami apa yang disebut sebagai “instrumentalisasi.” Artinya, hukum tidak lagi ditegakkan secara netral, melainkan dijadikan alat untuk melegitimasi tindakan politik yang melanggar konstitusi. Dalam banyak kasus, hukum digunakan untuk memuluskan kepentingan elit kekuasaan dan menghalangi pihak-pihak yang menentang. Mahfud juga mengingatkan bahwa fenomena ini sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi di Indonesia.

Bahaya Keterlibatan Partai Politik

Di sisi lain, Mahfud juga mencatat bahwa partai politik besar, seperti Golkar, kini menjadi bagian dari permainan kekuasaan ini. Partai-partai tersebut, menurutnya, memiliki kekuatan besar dalam menentukan arah politik negara, dan seringkali terlibat dalam manipulasi proses hukum. Pengalaman panjang Golkar dalam politik Indonesia membuatnya menjadi alat yang efektif untuk mempengaruhi kebijakan dan keputusan penting, yang semuanya menguntungkan kelompok elit tertentu, termasuk Presiden Jokowi.

Kesimpulan: Demokrasi yang Terancam

Mahfud MD, dalam wawancara ini, mengeluarkan peringatan keras tentang bagaimana manipulasi hukum dan politik yang dilakukan Jokowi telah mengancam fondasi demokrasi Indonesia. Masyarakat harus waspada terhadap kemungkinan semakin intensifnya usaha untuk mempertahankan kekuasaan melalui cara-cara yang tidak konstitusional. Dalam beberapa minggu menjelang Pemilu 2024, Mahfud menegaskan bahwa ini adalah momen krusial untuk menjaga agar proses demokrasi tidak dikendalikan oleh mereka yang ingin memperpanjang kekuasaan dengan melanggar hukum.

Tajam dan penuh peringatan, pernyataan Mahfud ini membuka tabir kejahatan yang dilakukan di balik layar oleh pemerintahan Jokowi, di mana hukum menjadi instrumen untuk membungkam demokrasi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Klarifikasi Mahkamah Agung Soal Hakim Mogok Kerja 7-11 Oktober

Next Post

Hezbollah Lancarkan Serangan ke Israel di Hari Peringatan Perang Gaza

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Next Post
Hezbollah Lancarkan Serangan ke Israel di Hari Peringatan Perang Gaza

Hezbollah Lancarkan Serangan ke Israel di Hari Peringatan Perang Gaza

Like Jokowi, Like Gibran: Menguak Taktik Menghindar dari Isu Sensitif

Like Jokowi, Like Gibran: Menguak Taktik Menghindar dari Isu Sensitif

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist