• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

 Kembalinya Si Anak Hilang Orde Baru Jelang Prabowo Berkuasa

fusilat by fusilat
July 10, 2024
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Sri Mulyani vs Prabowo, “Berantem” Terkait Penganggaran Super Jumbo di Kemenhan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Orde Baru is back! Orde Baru telah kembali setelah 26 tahun menjadi “si anak hilang”, menjelang Prabowo Subianto berkuasa.

Bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Partai Gerindra itu akan dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober mendatang. Prabowo-Gibran akan menggantikan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden-Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

Benarkah Orde Baru telah kembali ke negeri ini? Bukankah sekarang ini Orde Reformasi?

Betapa tidak. Lihat saja keputusan Badan Legislasi (Baleg) DPR yang telah menyepakati revisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi RUU usul inisiatif DPR.

Keputusan tersebut disepakati sembilan fraksi di DPR dalam rapat pleno atau pengambilan keputusan yang digelar Baleg DPR, Selasa (9/7/2024).

Bahkan, pengambilan keputusan itu dilakukan Baleg hanya dalam waktu dua jam saja, mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, mengalahkan Bandung Bondowoso yang perlu waktu semalaman untuk membangun Candi Prambanan sesuai “deadline” dari Roro Jonggrang.

Padahal, revisi UU Wantimpres ini tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020-2024.

Jika Candi Prambanan merupakan pesanan Roro Jonggrang sebagai mahar Bandung Bondowoso untuk mempersunting dirinya, maka revisi UU Watimpres disinyalir sebagai pesanan Prabowo menjelang berkuasa.

Sedikitnya ada dua hal krusial dalam revisi UU Watimpres. Pertama, nomenklatur Dewan Pertimbangan Presiden diubah menjadi Dewan Pertimbangan Agung (DPA).

Kedua, jika jumlah anggota Watimpres dibatasi hanya 8 orang, maka jumlah anggota DPA nanti tidak dibatasi. Jumlahnya diserahkan kepada Presiden untuk menampung orang-orang pilihannya yang akan memberikan pertimbangan kepada dirinya dengan leluasa.

Disinyalir, hal tersebut untuk mengakomodasi masuknya mantan presiden dan mantan wakil presiden ke DPA, selaras dengan gagasan Prabowo yang hendak membentuk “Presidential Club” yang akan berisi mantan presiden dan mantan wakil presiden.

DPA yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbagan kepada Presiden, di awal Orde Reformasi dibubarkan melalui Keputusan Presiden Nomor 135/M/2003 tertanggal 31 Juli 2003, setelah amandemen keempat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Kini, rupanya Prabowo, dan sebelumnya juga Presiden Jokowi, gandrung atau rindu akan hadirnya Orde Baru yang sempat menjadi anak hilang selama 26 tahun. Maka dihidupkanlah kembali DPA. Amandemen UUD 1945 pun akan segera dilaksanakan.

Sebelum ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo gencar menjual wacana amandemen UUD 1945. Semula amandemen konstitusi dimaksudkan untuk mengakomodasi Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN) guna menggantikan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang pernah ada di era Orde Baru.

Wacana amandemen konstitusi kemudian berkembang ke sistem pemilihan presiden yang akan diubah dari sistem penilihan langsung oleh rakyat menjadi sistem pemilihan tak langsung oleh MPR seperti yang terjadi di era Orde Baru.

Lagi-lagi elite-elite politik kita gandrung akan hadirnya si anak hilang Orde Baru.

KKN dan Dwifungsi TNI

Sedikitnya ada dua isu utama yang menjadi tuntutan gerakan Reformasi 1998. Yakni, pemberantasan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dan penghapusan Dwifungsi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), kini Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dwifungsi berati dua fungsi. Dwifungsi ABRI berarti dua fungsi ABRI, yakni fungsi ABRI di sektor pertahanan dan keamanan (hankam), dan fungsi ABRI di sektor sosial dan politik (sospol). Saat itu ABRI masih menjadi satu rumpun dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Di awal era reformasi dilakukanlah penghapusan Dwifungsi ABRI sehingga ABRI hanya berfungsi di sektor hankam. Penghapusan Dwifungsi ABRI tersebut dilakukan melalui Ketetapan (TAP) MPR No VI Tahun 2020 tentang Pemisahan TNI dan Polri, serta TAP MPR No VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Peran Polri.

Lalu lahirlah UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri, dan UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. Keberadaan Fraksi ABRI atau Fraksi TNI/Polri juga dihilangkan dari DPR/MPR.

Namun, kini Dwifungsi TNI dan Polri bangkit lagi. Indikatornya, tak sedikit TNI dan Polri yang menduduki jabatan-jabatan sipil. Bahkan menjelang Pemilu 2024 lalu, Presiden Jokowi banyak mengangkat Polri sebagai Penjabat Gubernur di seluruh Indonesia.

Kini, kebangkitan Dwifungsi TNI/Polri bahkan akan “dilegalkan” melalui revisi UU TNI dan UU Polri yang sedang digodok di DPR.

Lalu, bagaimana dengan KKN? Jangan ditanya lagi. KKN di Orde Reformasi, bahkan di era Jokowi bertambah parah dari sebelumnya.

Jika sebelumnya korupsi dilakukan dengan mengembat uang negara dalam bilangan miliar rupiah, kini sudah mencapai triliunan bahkan ratusan triliun rupiah.

Korupsi juga meliputi semua lembaga negara yang tergabung dalam Trias Politika, yakni eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Di eksekutif, sudah puluhan menteri yang dipenjara karena korupsi. Pun, sudah 400-an kepala daerah (gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota) yang dipenjara karena korupsi.

Di legislatif, sudah ratusan anggota DPR RI, 3.700-an anggota DPRD, dan sejumlah anggota DPD RI yang dipenjara karena korupsi.

Bahkan korupsi di legislatif menyentuh pucuk pimpinan, yakni Ketua DPR Setya Novanto dan Ketua DPD Irman Gusman.

Di yudikatif, tak sedikit hakim yang dipenjara karena korupsi. Korupsi di yudikatif pun menyentuh pucuk pimpinan. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan Hakim MK Patrialis Akbar dipenjara karena korupsi.

Begitu pun Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh yang dipenjara karena korupsi, meskipun Gazalba kemudian dibebaskan (sementara).

Dua Sekretaris MA juga dipenjara karena korupsi, yakni Nurhadi Abdurrahman dan Hasbi Hasan.

Mengapa elite politik, dan juga sebagian rakyat Indonesia gandrung atau rindu akan kehadiran Orde Baru?

Pertama, bisa jadi karena apa yang telah dilakukan rezim Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto itu benar adanya alias “on the right track”. Termasuk dalam sektor ekonomi. Maka jangan heran bila kemudian banyak poster bergambar Soeharto dengan ucapan, “Penak jamanku, toh?” eksis di mana-mana.

Kedua, bisa jadi rakyat kecewa dengan kondisi kekinian di Orde Reformasi di mana perekonomian makin sulit dan korupsi kian merajalela

Nepotisme juga mencapai puncaknya dengan terpilihnya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, sebagai Wakil Presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Gibran juga terpilih menjadi Walikota Surakarta, Jawa Tengah, bersamaan dengan terpilihnya menantu Jokowi, Bobby Nasution sebagai Walikota Medan, Sumatera Utara, di Pilkada 2020.

Proses menjadi calon dalam Pilkada maupun Pilpres tentu tak bisa dilepaskan dari nepotisme di mana Gibran adalah anak dari Jokowi, dan Bobby adalah menantu dari wong Solo itu.

Kini, Bobby akan maju sebagai calon gubernur Sumut, dan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep akan maju sebagai cagub Jateng atau Jakarta pada Pilkada 2024, tanggal 27 November mendatang.

Karena parahnya korupsi di era reformasi, maka muncullah anekdot: jika korupsi di era Orde Lama dilakukan di bawah meja, korupsi di era Orde Baru dilakukan di atas meja, maka di era Orde Reformasi ini mejanya itu sekalian yang dikorupsi.

Ketiga, banyak anak asuh Orde Baru yang tetap eksis di percaturan politik nasional hingga saat ini. Sebut saja Prabowo Subianto yang merupakan menantu Presiden Soeharto dan pernah menjadi Komandan Jenderal Kopassus di era Orde Baru.

Lalu, Ketua MPR Bambang Soesatyo yang sudah eksis sebagai pengusaha dan politikus sejak era Orde Baru.

Bamsoet kini adalah Wakil Ketua Umum Partai Golkar, partai yang merupakan reinkarnasi Golkar yang menjadi penopang utama kekuasaan rezim Orde Baru.

Alhasil, kerinduan pada rezim Orde Baru membuncah di era Orde Reformasi ini. DPA dihidupkan lagi, Dwifungsi TNI/Polri bangkit lagi, KKN dibiarkan tumbuh subur menggerogoti bangsa ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kebijakan Menteri Keuangan, Tak Cukup Untuk Lindungi Industri Tekstiel Dari Gempuran Tekstiel China

Next Post

PT Inka Dianggap Kurang Mampu Pemerintah Berencana Impor 8 Rangkaian KRL dari China

fusilat

fusilat

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
PT Inka Dianggap Kurang Mampu Pemerintah Berencana Impor 8 Rangkaian KRL dari China

PT Inka Dianggap Kurang Mampu Pemerintah Berencana Impor 8 Rangkaian KRL dari China

Longsor di Tambang Emas Rakyat di Gorontalo,  Telan Ratusan Korban di Empat Titik

Longsor di Tambang Emas Rakyat di Gorontalo, Telan Ratusan Korban di Empat Titik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...