• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kebijakan Menteri Keuangan, Tak Cukup Untuk Lindungi Industri Tekstiel Dari Gempuran Tekstiel China

Oleh : Sadarudin El Bakrie. Pengamat Ekonomi Politik. Alumni Fak. Ekonomi & Bisnis Universitas Jember

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 10, 2024
in Feature
0
Kebijakan Menteri Keuangan, Tak Cukup Untuk Lindungi Industri Tekstiel Dari Gempuran Tekstiel China
Share on FacebookShare on Twitter

Kebijakan yang bersifat proteksionisme, berpotensi memicu pertikaian dagang Indonesia dengan negara lain khususnya China di WTO, disamping tak menyelesaika problem mendasar dari kesulitan industri tekstiel, yaitu terkait daya saing produk tekstiel Indonesia melawan produk tekstiel impor.

Berdasarkan laporan Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), .Industri tekstil di Tanah Air sedang mengalami kesulitan yang serius karena menurunnya tingkat pesanan yang masuk ke sejumlah pabrik tekstil di Indonesia

Saat ini menurut Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Industri tekstil di Indonesia membutuhkan langkah – langkah penyelamatan

Jika pemerintah tidak menerbitkan kebijakan yang mengarah pada penyelamatan industri tekstil diperkirakan industri tekstiel akan melakukan tindakan efisiensi yang lebih radikal yaitu menghadapi pilihan harus melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Atau memindahkan industrinya ke negara-negara tetangga di Asean

KSPN mencatat sekitar 13.800 buruh tekstil sudah terkena PHK dari Januari 2024 hingga awal Juni 2024 Sebagai akibat anjloknya tingkat penjualan produk tekstiel

Pemutusan HubunganKerja (PHK) yang terjadi di Jawa Tengah lebih masif karena lebih banyak industri tekstiel yang terkena dampak seperti grup Sritex.

Tiga perusahaan di bawah grup Sritex yang mem-PHK sejumlah karyawannya. seperti PT Sinar Pantja Djaja di Semarang, PT Bitratex di Kabupaten Semarang, dan PT Djohartex yang ada di Magelang.

Untuk menyelamatkan sejumlah industri tekstil dan produk tekstiel dalam negeri seperti Sritex Cs dalam menghadapi serbuan “tsunami” tekstil dan produk tekstiel impor dari China,.Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan serangkaian kebijakan baru

Kementerian Keuangan menerbitkan kebijakan dalam bentuk peraturan menteri keuangan soal pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) untuk sejumlah komoditas, khususnya tekstil. dan produk tekstiel

Sebenarnya kebijakan Menteri keuangan dalam bentuk peraturan menteri keuangan soal pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) untuk sejumlah komoditas, khususnya tekstil. dan produk tekstiel merupakan kebijakan yang bersifat proteksionime dan jauh dari cukup untuk melindungi industri tekstiel di dalam negeri

Kebijakan yang bersifat proteksionisme, berpotensi memicu pertikaian dagang Indonesia dengan negara lain khususnya China di WTO, disamping tak menyelesaika problem mendasar dari kesulitan industri tekstiel, yaitu terkait daya saing produk tekstiel Indonesia melawan produk tekstiel impor.

Karena penyakit utama yang menyebabkan kesulitan pada sektor industri tekstiel di Indonesia adalah kegagalan produk industri tekstiel dalam bersaing dengan indusri tekstiel negara asing.dan ini disebabkan kegagalan industri tekstiel dalam melaksanakan efisiensi untuk menghasilkan berbagai produk mereka

Karena itu diperlukan kebijakan pemerintah yang mampu menghasilkan peningkatan daya saing produk tekstiel asal Indonesia baik secara harga maupun kwalitas dan kebijakan yang diterbitkan saat ini jauh dari cukup karena hanya menerbitkan kebijakan yang bersifat proteksionisme

Kebijakan Pemerintah seharusnya mengarah pada mempermudah dan mendorong industri tekstiel untuk melakukan restrukturisasi mesin-mesin produksi tekstiel dengan mesin-mesin bertekhnologi baru yang lebih efisien.

Untuk membantu peningkatan efisiensi pada industri tekstiel Pemerintah harus membebaskan seluruh pajak dan bea impor yang terkait impor dan pembelian mesin-mesin produksi tekstiel dan menurunkan tingkat bunga kredit pembiayaan untuk membeli atau mengimpor mesin mesin tekstiel yang baru

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mahfud MD: Sejak Awal Kasus Ini Picu Kesan Konspiratif, Wajar Praperadilan Pegi Dikabulkan.

Next Post

 Kembalinya Si Anak Hilang Orde Baru Jelang Prabowo Berkuasa

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Sri Mulyani vs Prabowo, “Berantem” Terkait Penganggaran Super Jumbo di Kemenhan

 Kembalinya Si Anak Hilang Orde Baru Jelang Prabowo Berkuasa

PT Inka Dianggap Kurang Mampu Pemerintah Berencana Impor 8 Rangkaian KRL dari China

PT Inka Dianggap Kurang Mampu Pemerintah Berencana Impor 8 Rangkaian KRL dari China

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...