• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kerdilnya Cara Berpikir: Diskursus Ricuh Muktamar PPP

Ali Syarief by Ali Syarief
October 1, 2025
in Feature, Politik
0
Kerdilnya Cara Berpikir: Diskursus Ricuh Muktamar PPP

Istimewa - Kompas

Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Sejarah politik Indonesia berkali-kali memperlihatkan betapa partai politik sering kali lebih sibuk dengan urusan internal ketimbang memikirkan kepentingan rakyat. Dalam konteks terbaru, Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menegaskan pola lama: pertikaian internal yang dipoles dengan retorika persatuan, tetapi menyisakan keraguan publik.

Ketua Mahkamah PPP, Ade Irfan Pulungan, dalam konferensi persnya meminta masyarakat berhenti memberi stigma negatif terhadap PPP. Ia menegaskan bahwa muktamar di Ancol berjalan sah, Agus Suparmanto terpilih aklamasi, dan tidak ada dualisme maupun perpecahan. Namun di balik narasi “persatuan” itu, justru muncul pertanyaan mendasar: mengapa sebuah partai harus berulang kali meluruskan kesan bahwa dirinya tidak kisruh?

Pernyataan Ade Irfan seakan ingin menghapus ingatan publik bahwa dalam tubuh PPP selalu saja ada riak, konflik, dan klaim-klaim yang tumpang tindih. Fakta bahwa Mahkamah Partai harus menggelar konferensi pers untuk menegaskan tidak adanya konflik justru menjadi ironi tersendiri. Bukankah legitimasi seharusnya tumbuh dari kepercayaan publik, bukan dari pernyataan defensif?

Yusril Ihza Mahendra dengan tepat mengingatkan: negara tidak akan memberi legitimasi bila PPP masih berkutat dengan konflik internal. Artinya, isu dualisme dan perpecahan bukan sekadar stigma, melainkan fakta yang berulang kali melemahkan posisi partai ini di hadapan negara maupun rakyat.

Di sinilah kerdilnya cara berpikir itu tampak. Alih-alih menjadikan muktamar sebagai momentum konsolidasi gagasan besar dan strategi elektoral, forum tersebut justru menjadi ruang legitimasi kekuasaan internal. Diskursus publik kemudian tidak terarah pada visi PPP untuk bangsa, melainkan pada drama internalnya. Akibatnya, yang lahir dari muktamar bukanlah energi politik baru, melainkan produk ricuh yang semakin menjauhkan PPP dari simpati rakyat.

Permintaan agar publik berhenti memberi pandangan negatif juga terasa naif. Pandangan publik adalah refleksi dari perilaku politik partai sendiri. Masyarakat tidak mungkin tiba-tiba mencap sebuah partai buruk jika tidak ada alasan historis maupun faktual. Dengan kata lain, bukan publik yang harus diubah cara pandangnya, melainkan partai yang harus mengubah perilakunya.

PPP tentu memiliki warisan panjang sebagai partai berbasis Islam dengan sejarah besar dalam politik Indonesia. Namun bila konflik internal terus dipoles dengan retorika persatuan tanpa penyelesaian substansial, maka harapan kembali ke Senayan pada Pemilu 2029 hanyalah utopia.

Kekerdilan berpikir inilah yang membuat PPP terus terjebak pada persoalan citra ketimbang substansi perjuangan politik. Selama energi habis untuk membantah tudingan, memperbaiki stigma, atau sekadar mengamankan kursi elite, PPP tidak akan mampu membangun basis kepercayaan rakyat. Padahal, justru kepercayaan itulah yang menjadi tiket utama untuk kembali ke gelanggang politik nasional.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Benarkah Prabowo Tak Dendam kepada Anies?

Next Post

Terlalu Jauh Menilai, atau Membela Kelalaian? Pigai dan Kasus Keracunan MBG

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Terlalu Jauh Menilai, atau Membela Kelalaian? Pigai dan Kasus Keracunan MBG

Terlalu Jauh Menilai, atau Membela Kelalaian? Pigai dan Kasus Keracunan MBG

Kilang Dumai Terbakar, Tim Pemadam Fokus Tangani Salah Satu Unit

Kilang Dumai Terbakar, Tim Pemadam Fokus Tangani Salah Satu Unit

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist