Kesaksian Bharada E Bantah Pembunuhan Brigade J Murni Perselingkuhan , Adakah situs 303 Dibalik Pembunuhan Itu ?
Menurut kesaksian Bharada E dalam kesaksian yang dia posting sendiri di tik tok, menceritakan bahwa Bharada E inisial dari Bharada Elizer berada di TKP saat terjadinya penyiksaan dan diakhiri dengan pembunuhan yang dilakukan oleh Irjen Pol Ferdi Sambo sendiri terhadap Joshua Hutabarat dengan cara ditembak mati.
Tragedi skandal pembunuhan itu dimulai dari kecurigaan ibu Putri, isteri Sambo tentang adanya affair atau perselingkuhan Sambo dengan bawahannya seorang Polwan cantik bernama Rita. Isteri Sambo meminta tolong kepada ajudannya Brigade J untuk mencari tahu tentang apa yang membuat terjadinya perubahan pada diri Sambo..
Bharada E juga menegaskan tentang perselingkuhan ini dengan mengatakan dalam kesaksiannya “Pak Irjen Sambo memiliki isteri simpanan dan itu adalah kak Rita (?) sebagai Polwan cantik. Kita tidak tahu kalau Brigadir J disuruh oleh ibu Puteri untuk mengungkap apa yang terjadi dengan pak Sambo, kenapa sifatnya berubah”
Setelah ibu puteri, isteri Sambo mengetahui apa yang terjadi, meledaklah kemarahan ibu puteri yang ditanggapi dengan tindakan kekerasan terhadap ibu puteri yang dilakukan oleh Sambo sedangkan Brigadir J berupaya untuk melindungi ibu puteri dari tindak kekerasan yang dilakukan suaminya Irjen Ferdi Sambo.
Mengetahui bahwa Brigadir J membeberkan rahasia, Sambo marah besar dan memerintahkan Bharada E untuk melakukan interogasi terhadap Brigade J. Karena Brigade J banyak mengetahui tentang operasi situs judi 303 membuat Sambo mulai khawatir kalau sampai bocor ke masyarakat. Sehingga mendorong Sambo mulai melakukan penganiayaan terhadap Brigade J dan diakhiri Brigadir J ditembak mati oleh Sambo.
Setelah membunuh Brigadir J Sambo dengan menggunakan pistol milik Brigadir J menembaki dinding di ruangan rumah dinasnya untuk mengelabui seolah -olah terjadi tembak menembak antara Brigadir J melawan Bharada E.
Dalam kesaksian yang diposting di Tik tok Bharada E mengekspresikan ketakutannya akan dibunuh juga. Inilah yang mendorong Bharada E menulis kesaksiannya di Tik tok. Dalam tulisannya di Tik tok Bharada E mengatakan “Saya ingin memberikan kesaksian karena saya takut LPSK tak dapat menjaga nyawa saya selagi saya memberikan kesaksian”
Bharada E juga menceritakan tentang pengaruh Sambo yang sangat kuat dikalangan elit kepolisian dan kedekatannya dan kerjasama dengan Kapolri. “Saya takut karena Pak Sambo memiliki pengaruh besar dalam Polri bahkan bekerja sama dengan Pak Sigit”.





















