• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengganggu Bini Orang Berujung Petaka

fusilat by fusilat
August 12, 2022
in Feature
0
HASIL PERTEMUAN DENGAN POTUS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Malika Dwi Ana | Pengamat Sosial Politik

FusilatNews- Selingkuh dengan istri tetangga saja bisa dibacok, apalagi selingkuh dengan istri atasan. Ya terlepas dari cara membunuhnya sadis atau tidaknya, tapi yang disebut istri itu di kalangan masyarakat Indonesia dianggap sebagai simbol kehormatan, martabat atau harga diri. Maka jika merasa dilecehkan harga dirinya bisa saja orang tetiba menjadi sadis dan membunuh. Jika harga diri disinggung, maka nyawa taruhannya.

Dalam ranah spiritual, kemarahan melampaui batas itu disebut tragedi kesadaran diri. Jika marah melampaui batas sampai masuk dalam rasa maka rasionalitas dan spiritualitas menjadi kering. Keringnya spiritualitas itu menyebabkan orang bisa melakukan tindakan apa saja yang merusak; tidak saja dirinya, keluarganya, bahkan mungkin korps-nya. 

Demikian pula dengan yang dilakukan oleh FS, tindak kekerasan dan pembunuhan yang dilakukannya secara psikososial adalah bagian dari NALURI MEMPERTAHANKAN HARGA DIRI. Naluri ini ada didalam tradisi dan budaya bangsa Nusantara. Di kalangan masyarakat Madura dikenal dengan nama Carok, di Makassar dan Bugis dikenal sebagai Siri’.

Meski kini peradaban yang katanya modern ini tak memberi ruang sedikitpun bagi ekspresi naluri kelelakian semacam ini. Hukum positif akan menganggap ritus-ritus Carok, Siri’ dan semacamnya sebagai wujud anarkisme. Pelaku akan dikenakan pasal-pasal hukum pidana tentunya. Benar menurut tradisi maupun budaya, belum tentu benar menurut hukum.

Bukannya mau permisif dengan apa yang dilakukan FS, tapi naluri itu ada pada diri setiap lelaki, di ruang-ruang sunyi setiap manusia laki-laki normal. Baik orang biasa, bahkan pada orang berpendidikan dan punya jabatan seperti Sambo. Begitu kesentil titik paling sensitif harga dirinya misal, pacar atau istri diganggu, ya marah, emosi, hingga kalap membunuh. Mosok ya diam saja melihat istri “diobok-diobok”. Lalu apa bedanya sama orang sakit jiwa yang memanfaatkan medsos untuk mencari partner swing untuk berbagi istri dengan laki-laki lain. Banyak bertebaran akun-akun seperti itu di medsos yang terang-terangan mengiklankan istrinya untuk dicicipi bersama.

Teledornya FS saja terbakar emosi hingga tak terkendali sampai sebegitunya, padahal seharusnya dia bisa berlaku lebih rapi dan cantik, misal membunuh J di tempat lain dengan cara yang lebih alus sehingga tak banyak yang terkena dampaknya, korps pun tetap aman dan bersih.

Di kasus ini terlihat banyak sekali fallacy. Luar biasa pengaruh media menggiring opini. Hampir semua media menggiring masyarakat untuk membenci FS karena telah membunuh dengan cara yang sadis. Sehingga lupa pada kesalahan Joshua dan Putri yang dimungkinkan sangat bisa menjadi pemicu atau turut berperan memicu tindak kejahatan pembunuhan itu terjadi.

Ada perspektif victimology dan criminology dalam hukum, dimana victimology melihat dalam kejahatan itu ada peran korban, sedang dalam perspektif criminology melihat setiap tindak kejahatan itu pihak pelaku kejahatanlah yang disalahkan.

Misal, ditengah malam anda keluar rumah dengan baju minimalis dan seksi, lalu diperkosa, maka menurut pandangan criminology yang salah adalah yang memperkosa karena otaknya mesum. Tapi menurut pandangan victimology, si korban juga salah karena memancing orang untuk melakukan tindak pemerkosaan.

Menemukan keseimbangan dialektika dikasus FS nampaknya sangat sulit. Sudah banyak issue menumpang sehingga mengaburkan masalah substansial; perseteruan antar geng Makasar dan Solo lah, rebutan pengaruh dan jabatan, orang ke-3 FS, penembakan di km 50, bisnis judi online, hingga terbakarnya gedung kejaksaan dan seterusnya. Mau melihat kasus dari perspektif apapun sah-sah saja. Tapi inti dari kasusnya adalah soal aib memalukan. Beberapa kali ditanya LPSK(Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) pun, Putri Candrawathi berkali-kali bilang soal “MALU.” 

Kopi_kir sendirilah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kesaksian Bharada E  Bantah  Pembunuhan Brigade J Murni Perselingkuhan , Adakah situs  303 Dibalik Pembunuhan Itu ?

Next Post

Lain Di Jepang – Lain Indonesia. Gara gara tusukan Jarum Jahit Pria ditahan Polisi

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
“Ojigi”, Budaya Membungkuk di Jepang

Lain Di Jepang - Lain Indonesia. Gara gara tusukan Jarum Jahit Pria ditahan Polisi

Sebut Sambo Bohong soal Motif Pembunuhan, Pengacara : Mana Mungkin Dikawal Orang Yang Sudah Melecehkan

Sebut Sambo Bohong soal Motif Pembunuhan, Pengacara : Mana Mungkin Dikawal Orang Yang Sudah Melecehkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist