• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Keterangan Mensos Risma – Bisa Menjadi Dasar Menghukum Jokowi “Soal Bansos”

Ali Syarief by Ali Syarief
March 20, 2024
in Crime, Feature, Pemilu, Politik
0
Risma: Kehujanan Saat Pengiriman, Bansos di Depok Tidak Layak
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pemberian bansos selama bulan Januari hingga Februari 2024 telah menimbulkan gelombang kritik tajam. Sorotan terbesar jatuh pada jumlah dana yang digunakan untuk bansos tersebut, yang disebut-sebut mencapai angka fantastis, Rp 497 triliun. Namun, pengakuan Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam rapat mengungkap fakta yang mengejutkan: dana perlindungan sosial di Kemensos hanya sebesar Rp 78 triliun.

Pernyataan Menteri Sosial, yang membingungkan tersebut, menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana bansos. Bagaimana mungkin sebuah program bantuan sosial menggunakan jumlah dana yang jauh lebih besar dari anggaran yang sebenarnya tersedia?

Ketidakjelasan ini menjadi pukulan telak bagi citra pemerintah, terutama Presiden Jokowi, yang telah berulang kali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Penggunaan dana yang tidak transparan dan terbuka untuk publik hanya akan meningkatkan keraguan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

Selain itu, pencairan bansos yang terjadi di tengah-tengah masa kampanye menimbulkan dugaan politisasi program bantuan sosial untuk kepentingan politik tertentu. Tindakan ini dapat mengarah pada penyalahgunaan kekuasaan dan pelanggaran etika politik yang mengancam integritas demokrasi.

Pada pendapat lain, Mahfud MD  menegaskan penggunaan hak angket DPR untuk mengusut dugaan kecurangan penyelenggaraan Pemilu 2024 bisa berujung kepada pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mahfud menjelaskan, jika hak angket pemilu berjalan maka nantinya nasib Jokowi bergantung kepada temuan di lapangan.

Meski Jokowi sudah lengser, tetapi hak angket tetap bisa berjalan. Menurutnya, Jokowi tetap bisa diminta pertanggungjawaban meski sudah tak menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia. Dia mencontohkan Presiden Soeharto yang tetap diminta diadili meski sudah lengser pada 1998. “Bisa saja, bisa saja [pemakzulan]. Kan tergantung nanti rekomendasinya kan, apa saja. Nanti angket tuh menemukan ini, ini, ini, ditindaklanjuti kan.

Sama saja dengan dulu Pak Harto dan sebagainya, sesudah berhenti juga jadi masalahkan,” kata Mahfud di Bentara Budaya, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2023). Mantan Menko Polhukam ini mencontohkan salah satu kebijakan pemerintah Jokowi yang bisa dipermasalahkan dalam hal angket pemilu nantinya yaitu anggaran bantuan sosial (bansos).

Perlu dicatat bahwa perlindungan sosial adalah hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, pengelolaan dana bansos haruslah dilakukan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan transparansi. Setiap penyalahgunaan atau penyimpangan dalam penggunaan dana ini harus ditindak secara tegas dan adil.

Kontroversi ini menunjukkan perlunya audit independen atas pengelolaan dana bansos dan kebijakan perlindungan sosial secara keseluruhan. Masyarakat berhak mengetahui dengan jelas bagaimana dan untuk siapa dana ini digunakan, serta memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar mencapai sasaran yang tepat dan membutuhkan.

Kebijakan pencairan bansos yang dilakukan dalam konteks kampanye politik, bersama dengan ketidakjelasan terkait jumlah dana yang digunakan, menimbulkan keraguan yang serius tentang komitmen pemerintah untuk melindungi kesejahteraan rakyat. Tindakan yang cepat dan transparan diperlukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan memastikan bahwa kebijakan perlindungan sosial di Indonesia berjalan dengan baik dan adil bagi semua warga negara.

Diskusi seputar pencairan bansos yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menimbulkan kebingungan dan kesalahpahaman yang perlu segera diperbaiki. Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah kurangnya transparansi dalam penggunaan dana bansos yang diyakini mencapai angka fantastis, sebagaimana diperdebatkan dalam berita terkait.

Namun, yang perlu ditekankan adalah pentingnya pematuhan terhadap undang-undang dan prinsip-prinsip anggaran negara dalam setiap langkah pengelolaan keuangan negara, termasuk penggunaan dana bansos. Anggaran negara, yang merupakan produk undang-undang, tidak boleh dilanggar dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Sebagai pemegang amanah keuangan negara, Presiden dan para menteri bertanggung jawab untuk menjaga integritas dan transparansi dalam penggunaan anggaran, termasuk dana bansos. Mereka harus melaksanakan tugasnya dengan penuh integritas, memastikan bahwa setiap penggunaan dana negara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan mampu dipertanggungjawabkan secara publik.

Pentingnya transparansi juga berkaitan dengan prinsip akuntabilitas pemerintah kepada rakyat. Masyarakat berhak untuk mengetahui bagaimana dan untuk apa dana negara digunakan, serta memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara dilakukan secara efisien dan bertanggung jawab. Keterbukaan informasi adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah dan institusi negara lainnya.

Oleh karena itu, segala kebijakan terkait pencairan bansos haruslah dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap hukum. Setiap langkah pengelolaan dana negara harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik, sehingga masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan pemerintah.

Pada akhirnya, penting bagi pemerintah untuk menegakkan prinsip-prinsip kepatuhan terhadap hukum dan transparansi dalam setiap aspek pengelolaan keuangan negara, termasuk dalam pencairan bansos. Hanya dengan menjaga integritas dan keterbukaan dalam pengelolaan keuangan negara, pemerintah dapat memperbaiki kesalahpahaman dan membangun kepercayaan publik yang kokoh terhadap pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dengan Bekal Dugaan Pelanggaran Tujuh UU di Pemilu 2024, PDIP Mengajukan Hak Angket DPR

Next Post

Seru! Berebut Penanganan Perkara Korupsi LPEI, KPK Tegas, Kejagung tak Berwenang Usut Perkara Laporan Sri Mulyani

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Seru! Berebut Penanganan Perkara Korupsi LPEI, KPK Tegas, Kejagung tak Berwenang Usut Perkara Laporan Sri Mulyani

Seru! Berebut Penanganan Perkara Korupsi LPEI, KPK Tegas, Kejagung tak Berwenang Usut Perkara Laporan Sri Mulyani

Partai Demokrat dan PAN Tolak Gagasan Nasdem Tentang Ambang Batas Parlemen 7 Persen,

Sesuai UU, KPU Harus Umumkan Hasil Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 20 Maret 2024 Hari Ini

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist