• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Memaksakan Diri Menjadi Pejabat Tertinggi

Ali Syarief by Ali Syarief
January 4, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani
Share on FacebookShare on Twitter

Kekuasaan yang diraih dengan pemaksaan sejak awal hampir selalu menyisakan kegelisahan di akhir. Ketika seseorang terlalu berambisi menjadi pejabat tertinggi, maka yang pertama kali dipersiapkan bukanlah kapasitas moral atau kejujuran intelektual, melainkan atribut-atribut artifisial: ijazah harus diadakan, tim harus disiapkan, konsep pencitraan diri harus dirancang, dan buzzer harus bekerja tanpa henti.

Jadilah seperti Jokowi—demikian kira-kira narasi yang diproduksi dan direproduksi. Seorang figur yang dibangun bukan dari rekam jejak gagasan, tetapi dari citra kesederhanaan yang terus dipoles. Politik kemudian bergeser dari arena adu argumen menjadi panggung sandiwara. Yang penting bukan benar atau salah, melainkan viral atau tidak. Bukan substansi, tetapi persepsi.

Dalam proses itu, kebenaran menjadi fleksibel. Kebohongan tidak lagi dipandang sebagai dosa publik, melainkan strategi. Ijazah bukan lagi simbol pencapaian intelektual, melainkan alat legitimasi kekuasaan. Tim sukses bukan sekadar pendukung, tetapi pasukan yang bertugas menutup celah logika dan menenggelamkan kritik. Sementara buzzer menjadi mesin kebisingan yang mengaburkan akal sehat publik.

Namun kekuasaan selalu memiliki masa kedaluwarsa. Ketika jabatan berakhir, panggung dibongkar, lampu sorot dimatikan, dan buzzer kehilangan upahnya, yang tersisa hanyalah satu hal: tuntutan rakyat. Di titik itulah kebohongan yang dulu dianggap tak berbahaya berubah menjadi beban sejarah. Setiap pernyataan lama ditarik kembali, setiap jejak digital dibongkar, setiap kebijakan dipertanyakan motif dan manfaatnya.

Jadilah seperti Jokowi saat ini—seorang mantan pejabat yang tak lagi dilindungi kekuasaan formal. Tidur tak lagi nyenyak, tubuh melemah, dan pikiran dihantui pertanyaan yang tak bisa dijawab dengan pencitraan. Ketakutan terbesar bukan sekadar kehilangan kehormatan, melainkan kemungkinan dimintai pertanggungjawaban secara hukum dan moral. Penjara, dalam konteks ini, bukan hanya ruang fisik, tetapi juga penjara batin: rasa bersalah, kecemasan, dan bayang-bayang masa lalu.

Esai ini bukan sekadar kritik terhadap satu figur, melainkan peringatan bagi siapa pun yang bercita-cita memimpin. Kekuasaan yang dibangun di atas rekayasa akan runtuh oleh kebenaran. Jabatan tertinggi bukan hadiah bagi mereka yang paling lihai berbohong, tetapi amanah bagi mereka yang berani jujur sejak awal. Sebab pada akhirnya, tidak ada tim, buzzer, atau pencitraan yang mampu menyelamatkan seseorang dari pengadilan sejarah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Republik Fufufafa, Serangan Slank kepada Jokowi?

Next Post

Kita Tidak Kekurangan Waktu, Kita Kekurangan Kejujuran pada Diri Sendiri

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang
Feature

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut
Crime

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris
Crime

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Next Post
Kepasrahan yang Mengundang Keajaiban

Kita Tidak Kekurangan Waktu, Kita Kekurangan Kejujuran pada Diri Sendiri

Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat

Ketika Prabowo Mengolok Dirinya Sendiri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD
Feature

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

by Karyudi Sutajah Putra
January 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan partai politik-partai politik pendukungnya, yang mewacanakan...

Read more
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

January 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...