• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Prabowo Mengolok Dirinya Sendiri

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 4, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Prabowo Subianto ternyata tak kalah jenaka dari komika Pandji Pragiwaksono yang baru-baru ini tampil dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk, “Mens Rea” (Niat Jahat) di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta. Bahkan saking jenakanya, tak sadar Presiden RI itu seolah mengolok-olok dirinya sendiri.

Dan itulah akibatnya kalau menjadi seorang pemimpin mencla-mencle, esuk dhele sore tempe (pagi kedelai sore tempe), alias pernyataannya berubah-ubah. Simak saja!

Dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025), Prabowo mengaku telah dihubungi beberapa pemimpin negara lain yang menawarkan bantuan untuk bencana Sumatera, namun dia menolaknya.

“Saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara yang ingin kirim bantuan. Saya bilang terima kasih, concern Anda. Kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini,” katanya seperti dikutip banyak media.

Ya, dengan dalih Indonesia mampu, Prabowo menolak uluran tangan negara-negara asing yang hendak memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menewaskan ribuan orang.

Dua pekan kemudian, dalam rapat bersama sejumlah menteri di Aceh, Kamis (1/1/2026), Prabowo menyampaikan hal sebaliknya. Prabowo siap menerima bantuan kemanusiaan dari negara-negara asing bagi rakyat di tiga provinsi di Pulau Sumatera yang baru saja dilanda bencana.

“Ini ‘kan masalah kemanusiaan. Kalau siapa pun yang mau bantu, masa kita tolak? Bodoh sekali kalau kita tolak,” katanya seperti dilansir banyak media.

Pada pernyataan pertama, ada kepongahan Prabowo di sana. Sebab bantuan kemanusiaan dari negara asing adalah sesuatu yang lazim bagi sebuah negara yang sedang ditimpa bencana. Tsunami Aceh 26 Desember 2004 misalnya.

Indonesia tak pernah kehilangan harga diri gara-gara bantuan internasional untuk korban tsunami Aceh. Indonesia juga tidak kehilangan kedaulatan gegara bantuan negara-negara asing untuk rakyat bumi Serambi Mekah itu.

Bahkan akibat penolakan bantuan asing itu, terjadi “konflik” antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sebab faktanya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem justru mau menerima bantuan dari Malaysia dan China berupa tenaga medis, obat-obatan dan sembako.

Lalu timbullah syakwasangka bahwa ada yang coba disembunyikan Prabowo di Sumatera. Mungkin Prabowo punya hutan di sana. Mungkin bekas Komandan Jenderal Kopassus itu punya kebun kelapa sawit di sana. Mungkin ia akan terusik jika ada orang asing atau lembaga internasional yang terjun langsung ke kawasan bencana. Mungkin!

Sementara dalam pernyataan kedua, ada perasaan getir bahkan keputusasaan Prabowo di sana. Setelah sebulan berlalu, ternyata masih banyak masalah yang belum teratasi di lokasi bencana. Prabowo pun berubah sikap dari sebelumnya menolak menjadi mau menerima bantuan asing.

Dalam pernyataan kedua itu, Prabowo justru seolah mengolok-olok dirinya sendiri. Membodohkan dirinya sendiri. Ia menyatakan, “Bodoh sekali kalau kita tolak.”

Padahal dirinyalah yang pernah menolak bantuan asing. Ketika Prabowo menyatakan bodoh sekali kalau kita tolak, berarti pernyataan itu ditujukan bagi dirinya sendiri, karena sekali lagi, dialah yang menolak bantuan asing itu.

Alhasil, Prabowo tak kalah jenaka dari komika Pandji Pragiwaksono yang pertunjukannya masih menjadi perbincangan hangat saat ini. Ada olok-olok di sana. Dan olok-olok itu Prabowo tujukan bagi dirinya sendiri.

Ada satire di sana. Dan sindiran itu justru Prabowo tujukan bagi dirinya sendiri. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kita Tidak Kekurangan Waktu, Kita Kekurangan Kejujuran pada Diri Sendiri

Next Post

Kesadaran dari Pulau Sunyi, Ironi dari Kota Berijazah

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Kesadaran dari Pulau Sunyi, Ironi dari Kota Berijazah

Kesadaran dari Pulau Sunyi, Ironi dari Kota Berijazah

Bali Sepi Saat Tahun Baru: Gelombang Turis Tetap Ada, tapi Keramaian Menyuburkan Kesenjangan

Bali Sepi Saat Tahun Baru: Gelombang Turis Tetap Ada, tapi Keramaian Menyuburkan Kesenjangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...