• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kisah Perpindahan Ibu Kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung, Bermula dari Laporan Ahli Kesehatan Lingkungan (1)

Fusilat Jabar by Fusilat Jabar
February 20, 2022
in Feature
1
Kisah Perpindahan Ibu Kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung, Bermula dari Laporan Ahli Kesehatan Lingkungan (1)

Museum Bahari di Jakarta. Zaman Hindia Belanda, seorang ahli kesehatan lingkungan mengatakan Batavia tidak cocok untuk ibu kota, karena banyak penyakit.*

Share on FacebookShare on Twitter

USULAN agar pusat pemerintahan Hindia Belanda dipindahkan dari Batavia itu selama dua tahun tidak diindahkan. Dibiarkan tergeletak di atas meja Gubernur Jendral J.P. van Limburg Stirum, bahkan tertumpuk dengan berkas-berkas lain.

Adalah H.F. Tillema, ahli Kesehatan lingkungan. Bersama timnya ia berkeliling di daerah pantai utara (pantura) Pulau Jawa, dari Banten sampai Banyuwangi. Bukan traveling tetapi melakulan penelitian keadaan lingkungan di sepanjang pantura.

Selesai penelitian, Tillema membuat laporan. Di laporannya itu dia menyimpulkan kota-kota di daerah Pantura Pulau Jawa, karena banyak rawa, kurang sehat. “Banyak penyakit, di antaranya malaria,” ujar mendiang Haryoto Kunto, kuncen Kota Bandung.

Karena itu menurut Tillema kota-kota di daerah pantura Pulau Jawa, termasuk Batavia, tidak sesuai untuk pusat administrasi pemerintahan, apalagi dijadikan ibu kota pemerintah pusat. Ia menyarankan pusat-pusat administrasi pemerintahan dipindahkan ke pedalaman ke pegunungan yang jauh dari pesisir utara.

Tillema menyebutkan tempat yang cocok menjadi ibu kota baru Hindia Belanda adalah Kota Bogor, Sukabumi, Bandung, Candi (Semarang atas, Jawa Tengah), Lawang dan Malang (Jawa Timur). Tillema tidak menyebut daerah di luar Pulau Jawa.

Laporan tersebut dikirim ke Sang Gubernur Jendral, tetapi awalnya tidak mendapat perhatian. Dua tahun kemudian baru hasil penelitian Tillema ditanggapi dengan serius. Itu pun berkat Rektor Bandoengsche Tehnische Hoogeschool (sekarang ITB), Prof.J. Klopper.

Prof. J.Klopper sependapat dengan usulan Tillema, ibu kota sebaiknya dipindahkan, dan dia mendukung gagasan ibu kota dipindahkan dari Batavia ke Bandung. Alasannya Bandung selain berudara sejuk, juga masih kosong, sehingga bisa leluasa dalam perencenaan kota.

Baca Juga : Kisah Perpindahan Ibu Kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung (2) Direncanakan Matang, Mempertimbangkan Topografi dan Estetika

Mendiang Haryoto Kunto mengatakan Hindia Belanda merencanakan Batavia sebagai pusat industri dan bisnis serta sebagai kota pelabuhan. Bandung sebagai ibu kota, pusat pendidikan, dan daerah wisata alam, tempat pelesiran pelancong.

Sang Gubernur Jendral bergerak cepat. Ia membentuk tim perencanaan yang terdiri dari bebeberapa instansi pusat dan instansi Kotapraja (Gemeente) Bandung, dan perusahaan daerah milik Kotapraja Bandung yang bergerak di bidang konstruksi.

Sebagi leading sektornya adalah Burgerlijke Openbare Werken (BOW, Kementerian Pekerjaan Umum). Dinas pekerjaan umum Kotapraja Bandung (Gemeentewerken) juga ikut dilibatkan. Tim perencanaan dipimpin pengsiunan perwira tentara, Kolonel V.L.Slors.

Penunjukan Stors bukan tanpa alasan. Ia tahun 1895, saat itu pangkatnya Lentan Dua (Letda), berhasil membangun Kota Cimahi sebagai pusat militer. Ia pun membangun pusat militer di Bandung yang sekarang jadi kompleks Kodam III Siliwangi.

Menurut Haryoto Kunto dalam buku Balai Agung di Kota Bandung (Granesia, 1996), yang disebut kompleks militer di Bandung zaman Hindia Belanda meliputi kawasan kota yang memiliki identitas nama jalan yang diambil dari nama pulau di Nusantara.

Karena itulah di Bandung ada nama Jalan Jawa, Jalan Aceh, Jalan Kalimantan, Jalan Sumetarta, Jalan Riau, Jalan Ambon dan sebagainya. Hingga sekarang pun beberapa jalan tersebut masih kental nuansa militernya.

Ya, itu berkat Stors yang ternyata memiliki wawasan Nusantara.  Pada tahun 1918 ia pengsiun dan pulang ke Belanda. Tahun 1920, dipanggil lagi ke Hindia Belanda untuk memimpin tim perencanaan ibu kota baru Hindia Belanda.

Di tim perencanaan terdapat pula para ahli dalam planologi dan arsitektur. Di antaranya: Ir. J. Gerber, arsitek muda yang berbakat; Ir.E.H.dee Roo, dan Ir.G.Hendrik, keduanya mewakili Gemeente  van Bandung.

Dalam hal ini pemerintah Hindia Belanda benar-benar melibatkan pemerintah lokal. Pemerintah lokal berperan aktif, di antaranya menentukan dan menyediakan lahan untuk perkantoran pemerintah pusat, bahkan mengeluarkan anggaran.***

Oleh : Fusilat Jabar ( Jabar1 )

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia Dinobatkan Negara Terindah, Mengalahkan Selandia Baru dan Prancis, Berikut Urutan 10 Besar Negara Terindah

Next Post

Komnas HAM Temukan Fakta Kekerasan Polisi di Desa Wadas

Fusilat Jabar

Fusilat Jabar

Related Posts

Feature

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
Eric Trump: Pewaris Senyap di Bayang Imperium Ayahnya
Feature

Segitiga Geopolitik: Amerika–Israel, Iran, dan Indonesia yang Kehilangan Daya Tawar

March 5, 2026
Memulai Agama dari Akal Waras
Feature

Menanti Pencerahan Nuzulul Qur’an: Saatnya Al-Qur’an Ditafsirkan oleh Para Ilmuwan

March 5, 2026
Next Post
Komnas HAM Temukan Fakta Kekerasan Polisi di Desa Wadas

Komnas HAM Temukan Fakta Kekerasan Polisi di Desa Wadas

Kemenkes Tunggak  Rp25 Triliun ke Rumah Sakit : Klaim Pelayanan Pasien Covid

Kemenkes Tunggak  Rp25 Triliun ke Rumah Sakit : Klaim Pelayanan Pasien Covid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

March 5, 2026
Eric Trump: Pewaris Senyap di Bayang Imperium Ayahnya

Segitiga Geopolitik: Amerika–Israel, Iran, dan Indonesia yang Kehilangan Daya Tawar

March 5, 2026
Memulai Agama dari Akal Waras

Menanti Pencerahan Nuzulul Qur’an: Saatnya Al-Qur’an Ditafsirkan oleh Para Ilmuwan

March 5, 2026
Istana Mendadak Penuh Nasihat: Prabowo Dengar Kritik Jokowi, SBY hingga JK di Tengah Gejolak Timur Tengah

Istana Mendadak Penuh Nasihat: Prabowo Dengar Kritik Jokowi, SBY hingga JK di Tengah Gejolak Timur Tengah

March 5, 2026
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Bandung, Belasan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Bandung, Belasan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

March 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Pernikahan dan Kematian Datang Bersamaan – Ujian Paling Sunyi Seorang Anak

March 5, 2026
DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

DPP PSII Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

March 5, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist