Pengamat politik dan pendiri Setara Institute Rocky Gerung turut merespons pertemuan Ketua Umum Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang membentuk Koalisi Indonesia Bersatu
Pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu diawali dengan peretemuan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/4/2022).
Menurut Rocky, tiga partai itu seharusnya keluar dari koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebelum membentuk koalisi baru.
“Ada pertemuan tiga orang ketua partai, lalu tiba-tiba bikin koalisi, ya koalisi apa? Koalisi itu bukan sekadar untuk membenci seseorang,” kata Rocky dalam seminar yang digelar pada Rakernas Partai Pelita di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Dikutip CNNIndonesia.com Senin (16/5).
Menurutnya, pembentukan koalisi harus ada prinsip yang diucapkan. Ia juga menilai, apabila koalisi itu didirikan berdasarkan kesepakatan untuk memperbaiki Indonesia, maka seharusnya tiga partai tersebut keluar dari koalisi saat ini.
“Berkoalisi atas dasar kesepakatan untuk memperbaiki Indonesia, kalau itu dasarnya, keluar dari kekuasaan, kan etikanya begitu kan,” paparnya.
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kemudian mengungkap, nama koalisi ini adalah Koalisi Indonesia Bersatu. “Ketiga partai politik telah memiliki pengalaman dalam pemerintah dan dalam dinamika politik bangsa. Dengan visi partai yang dimilikinya dan berbagai pengalaman politik, kesemuanya bersepakat untuk menyatukan diri membangun koalisi yang disebut Koalisi Indonesia Bersatu,” kata Ace dalam keterangannya, Jumat 13 Mei 2022.
Ia menjelaskan, bersatu itu merupakan gabungan dari simbol Golkar, PAN dan PPP.
Ia menyebut, komitmen kerja sama Golkar, PAN dan PPP merupakan langkah awal bagi terbangunnya koalisi bersama partai politik menjelang pemilu 2024. Koalisi ini akan mengedepankan adu gagasan dan ide yang akan disepakati bersama.
“Ketiga partai politik telah memiliki pengalaman dalam pemerintah dan dalam dinamika politik bangsa. Dengan visi partai yang dimilikinya dan berbagai pengalaman politik, kesemuanya bersepakat untuk menyatukan diri membangun koalisi yang disebut Koalisi Indonesia Bersatu,” ujarnya.

























