• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

SIMULASI ATURAN MAIN IBLIS PADA PEMILU 24

Ali Syarief by Ali Syarief
May 17, 2022
in Feature
2
SIMULASI ATURAN MAIN IBLIS PADA PEMILU 24
Share on FacebookShare on Twitter

Agenda apa yang sedang terjadi pada partai-partai politik peserta Pemilu dan Pilpres 2024 nanti, ini menarik kita ungkap. Partai-partai peserta Pemilu 2024, yang jumlahnya sudah mencapai 78 Parpol, sedang berbenah menyusun calon-calon unggulan untuk menjadi anggota DPR RI, DPRD tk I dan II.

Pada saatnya nanti, rakyat akan memilih
1. Pasangan Calon Presiden/Wapres,
2. Calon Anggota Legislative tingkat Pusat, provinsi dan Kabupaten/Kota,
3.Anggota DPD dan
4. Sebagian Daerah memilih pasangan Calon Gubernur/wakilnya, secara serentak.

Sementara Parpol peserta Pemilu 2019 seperti PDIP, GOLKAR, GERINDRA, NASDEM, PD, PAN, PPP, PKB dan PKS, mereka sedang bermanuver membangun koalisi (PT 20%), untuk mengusung Calon Presiden dan Wakil Presiden, pada Pilpres 24 yang akan datang.
Aneh……!!!!!

Tapi baiklah, mari kita buat simulasinya bagaimana  System Pemilu dan Pilpres kita yang amburadul ini, berjalan ;

Kemungkinan 3 koalisi partai akan terbentuk, PDIP, Gerindra dan PKB, lalu mengusung Puan dan Prabowo. Terus Koalisi Indonesia Bersatu, Golkar, PPP dan PAN, mengusung Airlangga dan Ganjar Pranowo dan koalisi NASDEM, PD dan PKS, mengusung Anis Baswedan dan AHY.

Ingat berdasarkan UU Pemilu, pengusung Capres dan Cawapres itu, adalah mereka kontestan Pemilu 2019 yang lalu. Singkat cerita dalam Pilpres 24 nanti yang unggul adalah Puan Maharani dan Prabowo. Ingat, dalam system Presidential orang memilih orang. Jadi mereka dipilih, bukan karena PDIP, PKS atau Nasdem, tapi personalnya/figure.

Sementara dalam Pemilihan Caleg Pemilu 24, taruhlah yang unggul adalah Partai yang baru, misalnya Partai GELORA besutan Fahri Hamzah, umpamanya menguasai 65% kursi di DPR RI.   

Dengan system politik yang tidak jelas jenis kelaminnya ini, apakah system  parlementer atau presidential, kira-kira apa yang akan terjadi? Apakah akan terus menerus terjadi oposisi dalam system Presidential, karena DPR dikuasai Partainya Fahri Hamzah, hingga Presiden dapat dimakzulkan?

Atau apakah mau mengikuti fatsun system presidential, dimana setiap keberadaan keanggotaan DPR RI itu, karena orang memilih orang, akan melepaskan diri dari keterikatan dengan Partai yang mengusungnya? Lalu apa peran Parpol2 itu? Political endeavor nya ada dimana?

Pertanyaan lain yang kemudian muncul adalah, partai yang didukung penuh oleh rakyat pada Pemilu 24, sehingga menuasai Parlemen,  tetapi Presiden terpilihnya justru  dari partai gabungan peserta Pemilu 2019 (expired per October 24).

How does it come?

Dengan system seperti yang digambarkan diatas, para pemain lapangan (parpol-parpol) walaupun harus babak belur dan chaos, merasa nyaman-nyaman saja. Tak ada yang terpanggil ingin membenahinya. Tidak terdengar pula ada teriakan, bahwa system politik kita itu, bak rimba belantara yang ganas.

Tidak ada pula, para ilmuwan, pakar-pakar politik dari kampus-kampus terutama, yang menajukan tesis-tesis perbaikan system yang ajeg, yang lazim seperti terjadi di negara-negara maju dan applied dengan theory2nya.

Pada sisi lain, sebagian ada kelompok khusus atau perorangan yang terpanggil, yang tidak lebih dari hitungan jari jumlahnya, dan yang sedang maupun telah mengajukan permohonan Judicial Review ke MK, juga kandas. Seolah-olah Mahkamah Konstitusi-pun, khususon para qadi (hakim-hakimnya) menutup mata hatinya, terhadap berbagai permohonan dan usulan-usulan perbaikan itu. Mereka abai mau mendengar dan melakukan jurispudensi atas cetusan kata hatinya. Dibutakan oleh keepentingan politik oligarchis kekuasaan. 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Erick Thohir : RI Bakal Jadi Peringkat 4 Negara Ekonomi Terbesar di Dunia pada 2045

Next Post

Koalisi Golkar-PPP-PAN Harus Keluar dari Kekuasaan, Rocky Gerung : Etikanya Begitu

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
HASIL PERTEMUAN DENGAN POTUS

HASIL PERTEMUAN DENGAN POTUS

Airlangga dan Cak Imin Dikudeta?

Airlangga dan Cak Imin Dikudeta?

Comments 2

  1. Dodi Sumanto says:
    4 years ago

    Sangat cerdas . Salam suhu.

    Reply
    • fusilat says:
      4 years ago

      terima kasih

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist