Yangon – Fusilatnews- Operasi Pertolongan dan pencarian korban masih berlangsung dan akan Semakin banyak yang jadi korban, kini korban tewas sudah mencapai 694 orang hampir 700
Gempa dangkal berkekuatan 7,7 skala Richter melanda barat laut kota Sagaing di Myanmar tengah pada Jumat yang menyebabkan kerusakan besar di sebagian besar wilayah negara itu.
Namun komunikasi tidak lancar, dan skala bencana yang sebenarnya belum diketahui, sehingga jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat secara signifikan.
Seperti dilansir Al Arabiya, foto AFP dari Mandalay menunjukkan beberapa bangunan runtuh menjadi tumpukan puing dan logam bengkok yang dilapisi debu, dipenuhi orang-orang yang berusaha menyelamatkan diri.
“Sampai sekarang saya masih gemetar dan sangat kaget,” kata seorang warga Myanmar, Kyaw Myo saat dihubungi dari Jakarta, tak lama setelah gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3) siang.
Kyaw Myo menjelaskan saat itu dirinya sedang berada di lantai sembilan apartemennya yang berada di pusat kota Yangon, Myanmar. Meski berjarak 384 mil dari pusat gempa yakni Sagaing, guncangan kuat terasa di Yangon.
Begitu gempa terjadi, ia langsung menyelamatkan diri dengan berlindung di bawah meja kerjanya. Gempa berlangsung kurang lebih 15 menit, ia tak mampu menutupi kekagetan dirinya.
“Seluruh Myanmar terdampak gempa dahsyat. Seperti kiamat rasanya, mohon doanya,” kata Kyaw Myo lagi.
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap memberikan dukungan untuk pemulihan bencana gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar dan Thailand, Jumat (28/3).
“Indonesia siap memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk upaya pemulihan di daerah yang terkena dampak,” ujar Presiden melalui unggahan di akun resmi media sosial X (@prabowo), Jumat (28/3) malam.
Presiden turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gempa bumi dahsyat yang melanda dua negara tersebut. “Pikiran dan doa kami menyertai rakyat kedua negara selama masa sulit ini,” kata Kepala Negara.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 dengan titik gempa berlokasi 13 km arah utara-barat laut Kota Sagaing mengguncang Myanmar, Jumat (28/3), sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Gempa dilaporkan terasa kuat hingga wilayah tengah dan utara Thailand, termasuk Bangkok.
Berdasarkan data dari Survei Geologi AS (USGS), gempa awal tersebut disusul oleh gempa berkekuatan 6,4 magnitudo dalam selang waktu 12 menit kemudian


























