• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Korupsi Bermula dari Sekolah, Kok Bisa?

fusilat by fusilat
July 18, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Sarjana Pendidikan UNS/Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta, Fusilatnews – Korupsi bermula dari sekolah. Kok bisa?

Karyudi Sutajah Putra

Lihat saja manipulasi dan “mark up” (penggelembungan) nilai rapor di sebuah sekolah di Depok, Jawa Barat.

Diberitakan, sebanyak 51 siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 19 Depok dianulir dari delapan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di wilayah tersebut saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024.

Baca : https://muniranews.com/skandal-pendidikan-depok-51-siswa-dianulir-karena-manipulasi-nilai-rapor-tersebar-di-delapan-sma-negeri/

Hal itu terjadi karena pihak SMPN 19 terbukti melakukan “mark up” nilai atau istilah kerennya “pencucian rapor”.

Lihat pula manipulasi piagam penghargaan internasional di sebuah sekolah di Semarang, Jawa Tengah.

Diberitakan, 69 siswa SMPN 1 Semarang diduga menggunakan piagam prestasi, diduga palsu untuk mendaftar ke sejumlah SMAN/SMKN saat PPDB 2024.

Pemerintah Provinsi Jateng akhirnya memutuskan untuk menganulir nilai piagam kejuaraan Malaysia International Virtual Band Championships 2022 pada PPDB SMAN/SMKN 2024 karena diragukan keabsahannya.

Tidak itu saja. Jual-beli bangku sekolah juga marak dalam PPDB 2024. Kasus ini terjadi hampir di semua wilayah di Indonesia.

Itu semua mereka lakukan supaya calon peserta didik baru dapat diterima di sekolah tujuan.

Fenomena memprihatinkan itu terjadi bukan hanya tahun ini saja, melainkan dari tahun ke tahun setiap PPDB. Bukan hanya di satu wilayah, melainkan hampir di seluruh wilayah.

Adapun kasus yang terungkap cuma fenomena puncak gunung es di lautan yang hanya kelihatan pucuknya saja, sementara badan gunungnya yang jauh lebih besar tidak kelihatan.

“Mark up” identik dengan korupsi. Manipulasi juga identik dengan korupsi. Apalagi suap atau jual beli bangku, itu jelas korupsi.

Alhasil, bisa dikatakan korupsi yang kini marak di Indonesia bermula dari sekolah.

Mau masuk sekolah, terjadi korupsi. Mau lulus sekolah juga terjadi korupsi dengan menyuap, baik langsung atau pun tak langsung, supaya nilainya baik.

Mau kuliah di universitas juga terjadi korupsi. Setelah lulus kuliah mau kerja juga terjadi korupsi.

Korupsi di institusi pendidikan juga memberikan contoh buruk kepada generasi muda. Ketika anak-anak melihat praktik korupsi dan nepotisme di lingkungan pendidikan, hal itu dapat merusak nilai-nilai etika dan moral yang seharusnya mereka pelajari di sekolah.

Padahal, lembaga pendidikan memiliki peran sangat penting bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebab melalui lembaga pendidikan, pembentukan karakter setiap orang untuk anti-korupsi dapat dilakukan.

Sekali lagi, korupsi bermula dari sekolah, mulai pendidikan dasar, pendidikan menengah hingga pendidikan tinggi.

Ketika bekerja, karena sudah familiar dengan korupsi, mereka pun melakukan korupsi, paling tidak korupsi waktu.

Akhirnya korupsi pun marak, baik di eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

Bagi yang tidak bekerja di instansi negara, tapi bekerja sebagai pengusaha, misalnya, mereka pun melakukan korupsi. Para pengusaha tidak segan-segan menyuap pejabat demi mendapatkan sebuah proyek.

Korupsi Sektor Pendidikan

Ternyata pendidikan masih menjadi lima besar sektor terkorup di Indonesia. Sepanjang tahun 2022 saja, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangani setidaknya 3 kasus besar dugaan korupsi yang mencoreng sektor pendidikan.

Indonesia Corruption Watch (ICW) juga mencatat sektor pendidikan masih berada dalam jajaran 10 besar sektor terkorup di Indonesia.

Makin Tinggi Pendidikan Makin Koruptif

Ada pula fenomena menarik lainnya di sektor pendidikan terkait korupsi. Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang ternyata makin tinggi pula perilaku koruptifnya.

KPK mencacat, 86 persen pelaku korupsi di Indonesia berpendidikan tinggi, baik S1, S2 maupun S3.

Saat ini jumlah koruptor di Tanah Air sedikitnya 1.300-an orang yang telah ditangkap atau sudah diadili oleh pengadilan. Artinya, sekitar 900 koruptor di Indonesia merupakan lulusan perguruan tinggi atau sarjana.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hasil Geledah Kantor Wali Kota Semarang 10 Jam. KPK Bawa 2 Koper Besar Berisi Barang Bukti

Next Post

Soal Kebijakan Cleansing Guru Honorer, Dinas Pendidikan DKI Klarifikasi Tidak Dipecat, Hanya Ditata

fusilat

fusilat

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Pemecatan Ratusan Guru Honorer di Provinsi DKI, Didorong oleh Temuan BPK

Soal Kebijakan Cleansing Guru Honorer, Dinas Pendidikan DKI Klarifikasi Tidak Dipecat, Hanya Ditata

Terima Aduan Rakyat Kecil, TPDI Laporkan Putusan PN Ende Hingga MA ke Bawas dan KY, Ini Alasannya!

Terima Aduan Rakyat Kecil, TPDI Laporkan Putusan PN Ende Hingga MA ke Bawas dan KY, Ini Alasannya!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...