• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

KORUPSI DISEBABKAN SISTEM POLITIK KEPARTAIAN

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
March 26, 2025
in Feature, Politik
0
Muhaimin Iskandar Uber Alles
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Prihandoyo Kuswanto – Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila

LATAR BELAKANG

Korupsi di Indonesia merupakan permasalahan kompleks yang disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu faktor utama yang berkontribusi besar adalah sistem kepartaian yang transaksional. Sistem ini tidak hanya membuka ruang bagi praktik korupsi, tetapi juga memperkuat budaya korupsi yang telah mengakar dalam politik Indonesia.

FAKTOR PENYEBAB KORUPSI

1. Sistem Kepartaian yang Transaksional

Sistem kepartaian yang berbasis pada transaksi politik dan kepentingan pribadi memicu korupsi. Partai politik menjadi kendaraan politik yang membutuhkan biaya besar, sehingga calon legislatif atau kepala daerah harus membayar “mahar politik” untuk mendapatkan dukungan partai.

2. Kurangnya Transparansi dan Akuntabilitas

Minimnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara, termasuk dana partai politik, membuka peluang korupsi.

3. Lemahnya Institusi Penegak Hukum

Kelemahan institusi seperti kejaksaan dan kepolisian dalam menegakkan hukum membuat banyak kasus korupsi tidak tersentuh atau ditangani secara tidak tuntas.

4. Budaya Korupsi yang Mendarah Daging

Korupsi telah menjadi praktik yang dianggap lumrah dalam sistem politik Indonesia, sehingga sulit diberantas tanpa perubahan sistemik.

PEMILIHAN LANGSUNG DAN PRAKTIK POLITIK UANG

Sistem pemilihan langsung memiliki kelemahan utama, yaitu membuka celah bagi praktik politik uang, yang mencakup:

  1. Penggunaan Uang: Kandidat yang memiliki dana besar dapat membeli suara pemilih dan membayar mahar politik kepada partai.
  2. Penggunaan Barang: Kandidat memberikan sembako, pakaian, atau barang lainnya untuk mempengaruhi pemilih.
  3. Penggunaan Jasa: Kandidat menyediakan fasilitas transportasi dan akomodasi untuk menarik dukungan.

DAMPAK PRAKTIK POLITIK UANG

  1. Kerusakan Demokrasi: Politik uang mencederai sistem demokrasi dengan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan.
  2. Ketidakadilan: Kandidat yang memiliki dana besar lebih diuntungkan, sehingga demokrasi menjadi ajang jual beli suara.
  3. Korupsi Berkelanjutan: Kandidat yang terpilih karena politik uang akan memiliki utang budi kepada penyokong dana dan cenderung melakukan korupsi untuk mengembalikan modal kampanye.
  4. Dominasi Oligarki: Pemilihan langsung membuka ruang bagi para “bandar politik” yang mendukung kandidat dengan imbalan konsesi ekonomi, seperti penguasaan sumber daya alam.

POLITIK “NPWP” (NOMOR PIRO, WANI PIRO)

Politik “NPWP” adalah istilah yang mencerminkan politik uang dalam pemilu. Praktik ini telah menjadi bagian dari budaya politik patronase di Indonesia dan semakin menggerus integritas sistem demokrasi.

MENGAPA SISTEM KEPARTAIAN MEMICU KORUPSI?

  1. Transaksionalisme Politik: Sistem kepartaian yang berbasis jual beli kepentingan menyebabkan biaya politik tinggi dan mendorong korupsi.
  2. Minimnya Transparansi: Keuangan partai politik dikelola tanpa pengawasan yang ketat, menciptakan ruang gelap bagi praktik korupsi.
  3. Pengaruh Uang dalam Pemilu: Rakyat yang dibuat miskin cenderung pragmatis dan mudah menerima politik uang, memperburuk siklus korupsi.

REVOLUSI SISTEM KEPARTAIAN: REVISI UU KEPARTAIAN

Revisi UU Kepartaian menjadi keharusan untuk mengurangi praktik korupsi yang telah mengakar dalam sistem politik. Beberapa langkah yang perlu diambil:

  1. Penyederhanaan Partai Politik: Mengurangi jumlah partai politik akan meningkatkan efisiensi sistem demokrasi dan mengurangi politik transaksional.
  2. Transparansi Keuangan Partai: Pengelolaan dana partai harus diaudit secara terbuka untuk mencegah korupsi.
  3. Regulasi Ketat terhadap Mahar Politik: Harus ada aturan tegas yang melarang dan memberikan sanksi berat bagi praktik jual beli pencalonan.

FUSI PARTAI POLITIK SEBAGAI SOLUSI

Pada era Orde Baru, penyederhanaan partai politik menjadi tiga partai besar berhasil menciptakan stabilitas politik. Dalam konteks saat ini, fusi partai politik dapat memberikan manfaat seperti:

  1. Mengurangi Fragmentasi Politik: Jumlah partai yang lebih sedikit akan memperkuat sistem politik dan mengurangi konflik kepentingan.
  2. Efisiensi Pemilu: Pemilu yang lebih sederhana akan mengurangi biaya politik dan menghilangkan transaksi politik yang merusak demokrasi.
  3. Peningkatan Kualitas Politik: Partai akan lebih fokus pada pengkaderan dan pendidikan politik, bukan sekadar transaksi politik uang.

MENGEMBALIKAN KEDAULATAN RAKYAT MELALUI SISTEM MPR

Sistem permusyawaratan perwakilan melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dapat menjadi solusi untuk mengembalikan kedaulatan rakyat. Dalam sistem ini:

  1. Keputusan Politik Berdasarkan Musyawarah: Tidak ada dominasi uang dalam pemilu, karena keputusan ditentukan melalui permusyawaratan.
  2. Mengurangi Politik Uang: Dengan menghapus pemilihan langsung yang sarat transaksi, demokrasi dapat berjalan lebih sehat.
  3. Menjaga Stabilitas Politik: Sistem ini akan menghindarkan bangsa dari fragmentasi politik yang berlebihan.

KESIMPULAN

Penyederhanaan partai politik dan revisi UU Kepartaian adalah langkah utama dalam memotong rantai korupsi di Indonesia. Demokrasi yang sejati adalah demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, bukan yang diperjualbelikan oleh kepentingan oligarki. Reformasi sistem politik harus segera dilakukan agar Indonesia terbebas dari korupsi yang sistemik dan mengakar.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TATKALA BULOG JEMPUT GABAH

Next Post

KPK Seharusnya Menjatuhkan Sanksi Bagi Pejabat / Penyelenggara Negara Tidak Melapor LHKPN

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Next Post
PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

KPK Seharusnya Menjatuhkan Sanksi Bagi Pejabat / Penyelenggara Negara Tidak Melapor LHKPN

Menyelamatkan Telur Diujung Tanduk” Dalam Laga Hidup Mati Kualifikasi Piala Dunia 2026

Usai Menang Lawan Bahrain Posisi Indonesia pada Peringkat FIFA Melompat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...