• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

KPK: Super Body yang Takut kepada Jokowi, Keluarga, dan Kroni

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
January 13, 2025
in Feature, Law, Politik
0
Polres Purworejo Sebar Poster Harun Masiku, Dukung Upaya KPK
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dama Hari Lubis – Mujahid 212

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang sering disebut sebagai lembaga super body, nyatanya kini hanya menjadi bayang-bayang kekuasaan. Keberanian lembaga ini seperti tereduksi menjadi sekadar hewan peliharaan, galak kepada orang-orang kecil atau lawan politik yang lewat di depan rumah tuannya, namun tunduk dan tak berdaya terhadap sang pemilik rumah, yakni Presiden Joko Widodo, keluarganya, dan kroni-kroninya.

Hal ini semakin terang benderang ketika kita melihat bagaimana KPK menangani kasus yang melibatkan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP. Hasto dikenal sebagai salah satu tokoh yang tidak segan melakukan perlawanan terhadap upaya intimidasi hukum. Langkah-langkah radikal yang diambil oleh Hasto untuk melawan tuduhan KPK membuktikan bahwa lembaga ini sebenarnya tidak memiliki taring yang cukup tajam. Hasto, melalui tim hukumnya, bahkan menggugat status tersangka yang diberikan oleh KPK ke Pengadilan Negeri melalui mekanisme praperadilan.

KPK: Intimidasi Tanpa Bukti Kuat

KPK tampaknya lebih sering menggunakan pendekatan intimidasi dibandingkan membangun kasus dengan bukti yang kuat. Penetapan status tersangka kepada Hasto terlihat sebagai langkah prematur. Dalam dunia hukum, sebuah keputusan hukum harus berdasarkan bukti-bukti yang kuat dan tidak terbantahkan. Namun, KPK justru menetapkan status tersangka sementara proses pengumpulan bukti dan pencarian saksi masih berlangsung.

Praktik seperti ini tidak hanya mencederai keadilan, tetapi juga menunjukkan lemahnya integritas KPK sebagai lembaga penegak hukum. Keberanian Hasto untuk mengajukan praperadilan menjadi sebuah tamparan bagi KPK, sekaligus menyoroti pola kerja lembaga ini yang lebih sering mengandalkan sensasi daripada substansi hukum.

Peran Hakim dalam Praperadilan

Dalam konteks praperadilan yang diajukan oleh Hasto, hakim memiliki tanggung jawab besar untuk berdiri tegak di atas prinsip hukum dan keadilan. Hakim tunggal yang memimpin sidang praperadilan semestinya tidak hanya melihat kasus ini dari aspek formal hukum, tetapi juga dari gejala-gejala politik yang berusaha menunggangi hukum demi kepentingan kekuasaan.

Hukum yang hidup di tengah masyarakat menuntut adanya kepastian dan keadilan. Dalam hal ini, hakim harus menggunakan kewenangannya untuk mengontrol pelaksanaan hukum oleh lembaga-lembaga seperti KPK. Jika penetapan tersangka terhadap Hasto terbukti prematur dan tidak memenuhi syarat-syarat hukum yang berlaku, maka hakim semestinya menerima gugatan praperadilan tersebut. Langkah ini tidak hanya memberikan keadilan kepada Hasto, tetapi juga mengembalikan marwah hukum sebagai panglima di negeri ini.

Menggugurkan Status Tersangka

Demi keadilan dan supremasi hukum, hakim praperadilan harus berani memutuskan bahwa penetapan status tersangka terhadap Hasto oleh KPK tidak sah. Hakim perlu menyatakan bahwa keputusan KPK tersebut tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh sistem hukum, termasuk KUHAP dan Undang-Undang tentang KPK. Oleh karena itu, status tersangka Hasto harus dicabut, dan KPK wajib segera melaksanakan putusan tersebut.

Langkah ini penting untuk menunjukkan bahwa hukum tidak boleh digunakan sebagai alat politik atau senjata intimidasi. Hukum harus berdiri independen, tanpa intervensi kekuasaan, dan selalu berpihak pada kebenaran.

KPK: Sebuah Refleksi

Kasus ini seharusnya menjadi bahan refleksi mendalam bagi KPK. Sebagai lembaga yang dibentuk untuk memberantas korupsi, KPK harus mampu menunjukkan integritas dan profesionalisme yang tinggi. Penegakan hukum yang setengah hati, penuh intimidasi, dan tunduk pada tekanan politik hanya akan menjauhkan KPK dari cita-cita awal pendiriannya.

Keberanian KPK tidak boleh hanya diarahkan kepada pihak-pihak yang lemah atau tidak memiliki dukungan politik kuat. Jika KPK ingin kembali mendapatkan kepercayaan publik, maka lembaga ini harus berani menegakkan hukum secara adil, termasuk kepada orang-orang yang berada di lingkaran kekuasaan.

Akhirnya, perjuangan melawan korupsi tidak boleh kalah oleh kekuatan politik. Hukum harus tetap menjadi panglima, dan keadilan harus selalu menjadi tujuan utama. Jika KPK gagal menunjukkan hal ini, maka layaklah kita mempertanyakan: Apakah KPK masih relevan sebagai lembaga pemberantas korupsi, ataukah kini hanya menjadi alat kekuasaan?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Interpretasi Hukuman Mati Jokowi sebagai Proyek Percontohan Hukum Nasional

Next Post

Gubernur California, Gavin Newsom: Kebakaran ini “Berpotensi Menjadi Bencana Alam Paling Menghancurkan Dalam Sejarah AS”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post

Gubernur California, Gavin Newsom: Kebakaran ini "Berpotensi Menjadi Bencana Alam Paling Menghancurkan Dalam Sejarah AS"

Tom Lembong “Bongkar Kesalahan Jokowi Hingga Terlibat di Kubu Anies”

Mengapa Masa Penahanan Tom Lembong Harus Diperpanjang?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...