• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kriteria Presiden Menurut Jokowi Jauh dari Gambar Konstitusi

Ali Syarief by Ali Syarief
November 16, 2022
in Feature
0
Dukungan Jokowi ke Prabowo, Pengamat : Hati-hati Jangan Sampai Diberikan Harapan Palsu oleh Jokowi

Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang terucap dari pernyataan Jokowi dihadapan masyarakat Golkar dan Perindo, tidak ada yang bisa dijadikan acuan untuk mencari kandidat presiden yang akan datang. Terakhir Ia katakan, Presiden harus faham ekonomi Makro dan Mikro. Pernyataan seperti itu, dinilai  menirus dari nuansa vision ke persoalan teknis. Sempit.

Pesan “Jangan semberono” dalam menentukan Capres/Cawapres dihadapan para politikus Golkar, tidak punya resonansi ke inspirasi, membangun gambar  Capres yang harus ditetapkan itu. Mekanisme partai seperti Golkar, dalam menentukan Capres, sudah diantisipasi dan dimulai dibicarakan, dari saat menentukan Ketum2nya. Itu adalah kata lain dari proses “tidak sembrono”.

Apa yang terlintas dalam benak Jokowi, saat menyampaikan pada Pilpres yang akan datang adalah “Giliran Pak Prabowo” dihadapan kader-kader Perindo?.  Bukankan itu kata lain mengecilkan Perindo disatu sisi, pada sisi yang lain, membesarkan Partai Gerindra. Dua partai itu adalah lawan tarung yang sengit pada saat  Pemilu dan Pilpres 24.

Last but not least, ungkapan “Giliran Pak Prabowo” sebagai Presiden yang akan datang, bukan kewenangan dan apalagi hak yang melekat pada tubuh Presiden. Pernyataan itu,  merampas hak absolut kedaulatan rakyat. Hak rakyat yang paling hakiki.

“Harus faham ekonomi mikro dan makro”, tidak sulit. Ini pelajaran di semester satu. Tapi pernyataan itu adalah gambaran pikiran Jokowi, dalam memahami persoalan bangsa ini. Teramat sempit dan picik. Ia hanya mampu melihat selembar daun, dalam sebuah pohon yang rindang; ada batangnya, rantingnya, bunga dan buahnya, dan bahkan akar-akarnya yang menghunjam kedalam tanah.

Coba perhatikan, bagaimana konstitusi kita memberi arah, siapa Presiden RI, yang layak. Semiotika “mencerdaskan kehidupan bangsa”, lalu secara spektakuler ditetapkan harga nominal anggarannya dalam APBN menjadi 20%, untuk sector Pendidikan, ini adalah energi untuk membangun kualitas bangsa Indonesia.

Mengapa menjadi terucap; “Jangan Sembrono, Prabowo Subianto, harus mengerti ekonomi makro dan mikro”?

Highlight dari setiap periode pembangunan bangsa Indonesia ini adalah “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Bila ini adalah sebagai puncak gunung es, maka alas pondasi  sector terkait lainya, underpinning,  adalah kesehatan, pertumbuhan ekonomi, sampai pada pembangunan kecerdasan EQ.  

Berbagai pesan komunikasi public Jokowi, tidak melahirkan atau memperkaya argumentasi rakyat. Ia rabun membaca dibalik tirai siloet persoalan verbalnya. Ia seolah-olah tak mengenal diksi “esensi dan substansi”. Tertukar mana yang principal dengan mana yang teknikal.

Coba tengok sejarah, apa yang terjadi pada sosok pemimpin yang berpengetahuan banyak, Bung Karno umpamanya.

Pertemuan Bung Karno dengan seorang Petani di Soreang, Kabupaten Bandung, melahirkan konsep Marhaenisme. Mengapa bisa begitu? Karena isi kepala Bung Karno penuh dengan artifak-atifak Marxisme.

Pak Harto, belajar membaca persoalan utama, dari kegagalan pemerintahah ORLA. Maka lahirkan konsep Tri-logi Pembangunan;  Stabilitas Politik, Pertumbuhan Ekonomi dan Pemerataan Kesejahteraan. Partai-partai yang berpotensi menjadi actor dan pemicu sengketa, di fusikan, dari 10 partai menjadi 3 partai saja. Lalu disuntikan vitamin moral politik “melaksanakan Pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekuen”

Pak Habibi, ia melihat jauh visi bangsa kedepan. Dari awal membangun infra struktur diperkenalkan high tech. Kalau saja itu dilanjutkan oleh pemimpin2 berikutnya, maka Indonesia tidak akan tertinggal dengan kemajuan India dalam hal science dan teknologi saat ini.

Gusdur meninggalkan warisan wawasan kesadaran sebagai bangsa yang mutli segalanya. Majemuk. Yg kini dirusak oleh duel ideologis Kadrun vs Kecebong. SBY mempraktekan prinsip-prinsip demokrasi yang seperti kita telah rasakan bersama. Tak ada yang dipolisikan karena menghina Presiden.

Tragedi Kanjuruhan, yang disimpulkan bahwa penyebabnya adalah tindakan kepolisian, tetapi dibaca oleh Jokowi sebagai minimnya fasilitas infra struktur lapangan bola itu. Mengapa bisa begitu? Karena isi kepalanya adalah takaran pasir, semen dan air!.

.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sebut Jokowi Layak Jadi Sekjen PBB, Ini Alasan PDIP

Next Post

Kamu Harus Tahu Kenapa Ekonomi Vietnam Tumbuh Pesat Dibanding Indonesia

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Demo Buruh Akibat Kenaikan BBM Bisa jadi Alarm Pergantian Kekuasaan

Kamu Harus Tahu Kenapa Ekonomi Vietnam Tumbuh Pesat Dibanding Indonesia

Ratu Adil dari Masa ke Masa

Ratu Adil dari Masa ke Masa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist