• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

KSP: KPK “Jual” Nama Hasto!

fusilat by fusilat
October 10, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Sekjen PDIP Disebut Mirip Cara PKI, Ini Respon Hasto
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Acep Kuswandi

Jakarta, Fusilatnews – Entah sudah berapa kali pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut nama Hasto Kristiyanto. “Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu nampaknya begitu ‘seksi’ bagi KPK, sehingga namanya kerap disebut, bahkan mungkin ‘dijual’ demi kepentingan KPK sendiri,” kata Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Karyudi Sutajah Putra atau yang akrab disapa KSP di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Kalau tidak oleh unsur pimpinan seperti Nawawi Pamolango, Nurul Ghufron atau Alexander Marwata, kata KSP, penyebutan nama Hasto itu dilakukan oleh Juru Bicara KPK Tessa Mahardika. “Kalau tidak oleh Juru Bicara, ya oleh Direktur Penyidikan Asep Guntur Rahayu,” cetus KSP yang juga Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

Kalau tidak dalam kasus suap Harun Masiku, kata KSP, penyebutan nama Hasto itu dilakukan KPK dalam kasus korupsi di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). “Pokoknya, nama Hasto Kristiyanto begitu ‘seksi’ bagi KPK,” tukasnya.

Teranyar, kata KSP, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, Selasa (8/10/2024), menyatakan pihaknya sedang mendalami dugaan keterlibatan Hasto Kristiyanto dalam kasus korupsi di DJKA Kemenhub. “Mungkin KPK merasa kalau sudah menyebut nama Hasto berarti sudah bekerja. Bahkan kerja keras,” sindirnya.

Diketahui, nama Hasto Kristiyanto kerap dikaitkan dengan kasus suap Harun Masiku, bekas calon anggota legislatif DPR RI dari PDIP yang menjadi buron sejak Januari 2020. “Mungkin merasa frustrasi setelah nyaris lima tahun gagal menangkap Harun, KPK pun menyebut nama Hasto yang pernah diperiksa sebagai saksi. Seolah kalau sudah menyebut nama Hasto berarti KPK merasa sudah bekerja dan serius dalam upaya menangkap Harun Masiku. Faktanya: zonk!” tegas KSP.

Begitu pun dalam kasus korupsi di DJKA Kemenhub, menurut KSP, ketika sudah menyebut nama Hasto, KPK seolah merasa sudah bekerja keras dan serius, sampai-sampai sekjen partai politik terbesar di Indonesia pun KPK berani memanggilnya.

“Tapi semua itu ternyata zonk alias nol besar. Faktanya, hingga hari ini Hasto masih melenggang bebas, baik dalam kasus suap Harun Masiku atau pun kasus korupsi di DJKA Kemenhub,” sindirnya lagi.

Ibarat petir menyambar-nyambar, hujannya tak turun-turun. “KPK gencar ‘menjual’ nama Hasto sekadar untuk pencitraan belaka, seolah KPK serius bekerja dalam dua kasus itu,” sesalnya.

Mengapa Hasto tak kunjung tersentuh? “Bisa jadi karena KPK tak punya alat bukti yang cukup untuk menjerat Hasto sebagai tersangka, baik dalam kasus suap Harun Masiku atau pun kasus korupsi di DJKA,” papar KSP.

Pemanggilan Hasto sebagai saksi atau sekadar penyebutan namanya yang terkesan dipaksakan, disinyalir KSP hanya untuk pencitraan KPK belaka di satu sisi, dan di sisi lain untuk menarik perhatian Presiden Jokowi.

“Mengapa nama Hasto kerap disebut? Sebab sensitivitasnya cukup tinggi. Nilai ‘jual’-nya relatif tinggi. Nama Hasto ‘marketable’ atau ‘kemedol’. Seolah-olah KPK perkasa dan berani melawan parpol terbesar di Indonesia,” tuturnya.

Sisi lain, lanjut KSP, mungkin KPK sedang mencari muka ke Presiden Jokowi. “Maka, begitu Jokowi pecah kongsi dengan PDIP, nama Hasto langsung dimunculkan. Tujuannya: menarik perhatian Jokowi!” ucapnya.

Pada 20 Oktober nanti, Presiden Jokowi akan “lengser keprabon (tanpa) madeg pandhita”. Apakah mama Hasto Kristiyanto akan tetap dijadikan komoditas politik yang “dijual” demi keuntungan KPK?

“Kita tunggu saja tanggal mainnya. Yang jelas, semua Pimpinan KPK pada Desember nanti akan berganti, dan hanya menyisakan satu nama yang mungkin akan bertahan, yakni Johanis Tanak jika nanti lolos dalam ‘fit and proper test’ (uji kelayakan dan kepatutan) oleh DPR. Jika Pimpinan KPK berganti, maka orientasi mereka pun berganti. Nama Hasto Kristiyanto bisa jadi tak ‘seksi’ lagi,” tandas KSP.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pendapat Prof. Jimly Ambigu dan Menyesatkan, Diduga Sarat dengan Kepentingan

Next Post

Absurditas : Kabinet Disusun Prabowo – APBN 2025 Disusun Regime Jokowi

fusilat

fusilat

Related Posts

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Next Post
Gagasan Prabowo Buka 300 Fakutas Kedokteran Berlebihan dan Tak Menjawab Kebutuhan

Absurditas : Kabinet Disusun Prabowo - APBN 2025 Disusun Regime Jokowi

Prabowo Didesak Bentuk Kementerian Haji

Memantau Bocoran Kabinet Prabowo: Langkah-Langkah Strategis untuk Mengatasi Keterpurukan Bangsa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist