Jakarta – Fusilatnews – Dua kubu yang tengah bersaing dalam kontestasi pemilihan Gubernur DKI Jakarta merasa optimis bahwa mereka akan memenangkan pemilihan dalam satu putaran. Namun, bakal calon gubernur independen, Dharma Pongrekun, tidak terlalu ambil pusing dengan keyakinan dari dua kubu tersebut. Ia memilih untuk bersikap lebih bijaksana dalam menghadapi situasi politik.
“Mari kita bersama-sama lebih bijak dan melihat segala sesuatunya dengan lebih cerdas,” ujar Dharma usai bertemu dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, pada Selasa (17/9/2024).
Dharma menjelaskan bahwa tujuannya ikut dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta adalah untuk memperjuangkan kepentingan warga. Menurutnya, keterlibatannya adalah upaya untuk mendorong warga DKI agar turut menentukan masa depan Jakarta untuk lima tahun ke depan.
“Setiap lima tahun, kita selalu menghadapi persoalan yang sama, masalah klasik yang terus berulang padahal seharusnya sudah bisa diselesaikan,” lanjutnya.
Meski begitu, Dharma menegaskan bahwa ia tidak melihat lawan-lawan politiknya sebagai musuh. Justru, ia menganggap pasangan Pramono-Rano dan RK-Suswono sebagai mitra dalam proses politik ini.
“Saya tidak menganggap mereka sebagai rival, melainkan mitra. Ini adalah kesempatan untuk melatih diri kita, untuk melihat siapa yang benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat,” tutup Dharma.


























