• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Law

Laporan Jokowi Diterima Polisi: Setelah Ini, Ke Mana Arah Kasus Ijazah Palsu?

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
May 1, 2025
in Law, News
0
Laporan Jokowi Diterima Polisi: Setelah Ini, Ke Mana Arah Kasus Ijazah Palsu?
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – FusilatNews – Kepolisian akhirnya menerima laporan resmi dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, terkait tudingan ijazah palsu yang selama ini bergulir di ruang publik. Laporan itu masuk ke meja Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Rabu pagi, 30 April 2025.

“Laporan beliau sudah diterima, kemudian beliau diambil keterangannya di Subdit Kamneg,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, seperti dikutip Kompas.com. Saat ini, kata Ade, penyidik tengah mendalami laporan tersebut. Tahapannya masih penyelidikan awal.

Namun yang jadi pertanyaan: setelah ini, ke mana arah perkara ini akan dibawa?

Sejak awal, Presiden Jokowi menyebut tudingan ijazah palsu itu sebagai “masalah ringan.” Tapi langkah melapor ke polisi menunjukkan ada niatan serius untuk menutup celah fitnah dan dugaan yang dianggap mengganggu marwah pribadi serta jabatan yang pernah diembannya selama dua periode.

Usai diperiksa dengan 35 pertanyaan oleh penyidik, Jokowi irit bicara. Kepada wartawan, ia menolak membeberkan siapa pihak terlapor maupun barang bukti yang diajukan. “Nanti ditanyakan kepada tim kuasa hukum detailnya,” ujarnya.

Langkah Jokowi itu kontan menuai reaksi. Roy Suryo, mantan Menpora sekaligus figur publik yang kerap bersuara di berbagai isu hukum dan politik, menyebut langkah pelaporan ini sebagai “sikap yang tidak elegan.” Ia menganggap Jokowi semestinya cukup memberikan klarifikasi terbuka, bukan justru melibatkan aparat penegak hukum.

Secara hukum, pelaporan ini membuka peluang baru: siapa yang berani, harus siap dibuktikan. Tapi di ruang politik, ini bukan hanya soal dokumen sekolah semata. Kasus ini bisa menjadi ujian pamungkas bagi figur Jokowi pasca-lengser, dalam menghadapi dunia pasca-kekuasaan yang lebih keras dan tanpa imunitas.

Masih belum jelas siapa pihak yang dilaporkan Jokowi. Namun publik menduga, laporan ini bisa menyasar sejumlah pihak yang selama ini lantang menyuarakan isu ijazah palsu—baik dari kalangan aktivis, politisi oposan, hingga penggiat media sosial.

“Ini ranah hukum, biar proses yang membuktikan,” kata seorang pejabat kepolisian yang enggan disebut namanya.

Polda Metro kini di hadapan dilema: menangani laporan mantan kepala negara dengan tekanan publik yang tinggi. Di sisi lain, penyidik mesti memastikan bahwa proses hukum tetap transparan dan tak berubah menjadi alat kekuasaan untuk membungkam kritik.

Apa yang terjadi setelah ini—apakah kasus ini akan lanjut ke penyidikan atau berhenti di penyelidikan awal—akan menjadi sinyal penting bagi iklim demokrasi dan kebebasan berekspresi di tanah air. Di tengah riuh rendah dinamika pasca-pemilu, laporan Jokowi bisa menjadi api kecil yang membesar jika tak dikelola dengan bijak.

Seperti banyak kasus di negeri ini, semuanya bisa berakhir di meja lobi—atau justru berlanjut menjadi babak baru pengadilan opini publik.

Yang jelas: babak baru telah dimulai.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jabatan Karier yang Tak Berdaulat – Nasibnya Dibawah Ketiak Pejabat Politik

Next Post

Melawan Tuduhan Fitnah Jokowi: Cukup Tunjukkan Ijazah Asli

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka
Crime

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Next Post
Ijazah Jokowi dan Kedunguan UGM: Mengapa Publik Masih Meragukan?

Melawan Tuduhan Fitnah Jokowi: Cukup Tunjukkan Ijazah Asli

Bapanas Berencana Impor Beras 1 Juta Ton dari Negara Mana coba?

Menjaga Kedaulatan Pangan: Jurus-jurus Menuju Swasembada Beras Berkelanjutan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist