• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Laporan PDIP Terhadap Budi Arie: Manuver Politik yang Patut Diapresiasi oleh Pemerhati Penegakan Hukum

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
May 29, 2025
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis, Pengamat KUHP

Langkah PDI Perjuangan melaporkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, ke penyidik Polri merupakan momen politik yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Di permukaan, ini tampak seperti sekadar langkah hukum terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang pejabat negara. Namun bagi para pemerhati dinamika politik dan penegakan hukum, ini adalah sinyal kuat dari PDIP bahwa mereka mulai memainkan kembali perannya sebagai kekuatan pengimbang dalam lanskap politik nasional pasca-pemilu 2024.

Laporan ini seolah ingin mengingatkan publik bahwa penegakan hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan politik, apalagi jika kekuasaan itu digunakan secara semena-mena oleh aktor-aktor yang diduga bermain di ruang gelap komunikasi digital dan manipulasi informasi. Namun tentu saja, kita tak bisa menutup mata terhadap kemungkinan adanya motivasi politik di balik pelaporan ini.

Politik Pragmatis yang Terukur

Manuver PDIP kali ini, jika dibaca lebih dalam, menyiratkan pesan politik yang cukup jelas. Setidaknya ada lima arah pragmatisme politik yang bisa ditarik dari tindakan ini:

  1. Isyarat kepada Presiden Terpilih
    PDIP seperti hendak menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kabinet warisan Jokowi—yang didominasi KMP—menyimpan penyakit kronis, salah satunya adalah figur Budi Arie. Dengan melaporkannya, PDIP memberi sinyal bahwa Prabowo perlu bersih-bersih jika ingin memulai pemerintahannya dengan legitimasi penuh.
  2. Dukungan Terselubung di Jalur Legislatif
    Melalui jalur Senayan, PDIP tampaknya membuka ruang dialog dengan Presiden Prabowo. Ini bisa ditafsirkan sebagai bentuk dukungan awal—bukan tanpa syarat—untuk menegakkan hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Namun, dukungan itu bukanlah cek kosong.
  3. Syarat Politik Menuju Koalisi
    PDIP memang belum secara terbuka menyatakan akan bergabung dalam Koalisi Merah Putih Plus, tapi arah anginnya mulai kentara. Laporan terhadap Budi Arie bisa menjadi salah satu prasyarat kecil yang mendahului syarat utama mereka: menyingkirkan Gibran Rakabuming Raka dari posisi Wapres yang dianggap cacat secara konstitusional dan moral politik.
  4. Tes Kepatuhan dan Gelombang Politik di DPR
    Laporan ini juga dapat dibaca sebagai uji kepatuhan kader-kader PDIP di legislatif. Seberapa solid mereka ketika partai mengambil sikap tegas terhadap seorang menteri? Sekaligus, ini menjadi semacam test ombak terhadap respons fraksi-fraksi lain. Apakah mereka akan bergeming atau mulai mempertanyakan ulang loyalitas terhadap sisa kekuasaan Jokowi?
  5. Pukulan untuk Sisa Kekuasaan Jokowi
    Terakhir, ini adalah upaya simbolik untuk menggebuk otoritas politik Jokowi yang tersisa. Dengan melaporkan menteri yang secara kultural dan politis dekat dengan Jokowi, PDIP berusaha membatasi pengaruh politik Jokowi, khususnya dalam mempertahankan posisi Gibran yang hingga kini terus menuai kontroversi.

Apresiasi, Tapi Tetap Kritis

Sebagai pengamat KUHP dan pegiat keadilan, saya melihat laporan ini perlu diapresiasi, terutama dalam konteks memulihkan supremasi hukum di tengah atmosfer politik yang makin kabur batas antara kekuasaan dan penegakan hukum. Namun apresiasi ini harus tetap disertai dengan kehati-hatian: jangan sampai penegakan hukum dijadikan alat tawar-menawar politik jangka pendek.

Jika laporan ini tulus demi tegaknya hukum, maka langkah PDIP bisa menjadi preseden positif yang mendorong partai-partai lain untuk tidak ragu menggunakan jalur hukum dalam menyikapi penyalahgunaan kekuasaan. Tapi jika laporan ini hanyalah bagian dari transaksi politik, maka publik harus lebih kritis agar tak terjebak dalam euforia semu.

PDIP sedang memainkan catur politiknya. Dan seperti biasa, langkah mereka sulit ditebak, namun selalu penuh perhitungan. Yang jelas, publik dan para pemerhati hukum harus terus menyoroti, bukan hanya isi laporan terhadap Budi Arie, tetapi juga dinamika politik yang melingkupinya. Karena pada akhirnya, penegakan hukum sejati hanya mungkin terwujud bila dipisahkan dari kepentingan politik sesaat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pesawat Pengangkut Jamaah Haji di Yaman Dibom Israel

Next Post

Kepala IAEA Rafael Grossi: “Juri masih belum memutuskan” hasil perundingan nuklir AS-Iran

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
Iran Terus Bertahan; AS Makin Memahami Posisi Nuklir Teheran

Kepala IAEA Rafael Grossi: "Juri masih belum memutuskan" hasil perundingan nuklir AS-Iran

Terkait TPPU Zarof Ricar, Kejagung Geledah Rumah Pemilik Sugar Group

Terkait TPPU Zarof Ricar, Kejagung Geledah Rumah Pemilik Sugar Group

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...