Jakarta, Fusilatnews – Mensikapi pernyataan politikus PDIP Bidiman Sudjatmiko bahwa Presiden Jokowi telah menyerujui usulan masa jabatan kepala desa 9 tahun.
Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Asisuasi Pertimbangan Desa Seluruh Indonesia (MPO Apdesi) Asri Anas telah menegur Budiman Sujatmiko. karena Budiman dinilai terlalu berani menyampaikan kepada publik bahwa Presiden Joko Widodo telah menyetujui jabatan kepala desa (kades) 9 tahun.
“Saya sampaikan ke Mas Budiman, itu kamu membuat bola panas untuk presiden kan,” kata Anas Ahad (22/1/2023).
Selanjutnya Anas menjelaskan Apdesi telah berdiskusi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Ketua Pembina organisasi.
Sedangkan mendagri Tito belum dapat perintah dari presiden Jokowi tentang hal ini.
“Mendagri setahu saya menyatakan tidak ada perintah dari presiden untuk merespons,” ujarnya
Menurut Anas, jika Presiden Jokowi hendak menyatakan telah menyetujui masa jabatan kades menjadi 9 tahun hal itu akan disampaikan oleh Mendagri atau Menteri Sekretariat Negara.
Menurut Anas, pernyataan Budiman membuat Jokowi berada pada posisi yang tidak bagus tentang perpanjangan masa jabatan kades.
Menurut Anas ribuan kepala desa yang melakukan demonstrasi di gedung parlemen di Senayan akibat dorongan sejumlah kader PDI Perjuangan dan PKB, yang selama setahun terakhir menggoda para kades dengan perpanjangan masa jabatan.
Karena tergiur, mereka akhirnya menagih janji para politikus tersebut.
“Jadi kalau ini digoda-goda gitu akhirnya ya kasian juga presiden kalau dihadap-hadapkan dengan kepala desa,” kata Anas.

























