• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PHK Karyawan Google, Amazon, Meta, dan Apple Pertanda Buruknya Resesi 2023: Dunia Butuh Tatanan Internasional Baru

fusilat by fusilat
January 23, 2023
in Feature
0
Berapa Gaji Karyawan Google Indonesia? Apa Saja Yang Didapat

Photo : Google Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Achmad Nur Hidayat

DAMPAK negatif dari isu Resesi 2023 mulai nampak. Kini datang dari perusaahan teknologi dan AI terbesar di dunia, Google. Perusahaan induk Google yaitu Alphabet pada 20/1 telah mengumumkan akan memangkas 12.000 karyawan.

Sebelumnya, perusahaan seperti Amazon, Meta, dan Microsoft juga sudah mengumumkan melakukan PHK di awal tahun 2023 ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, totalnya 51,000 karyawan perusahaan raksasa dari teknologi terdepan dunia diPHK akibat pelemahan ekonomi imbas Covid dan ketegangan geopolitik.

Google sendiri mencatat 6 persen dari total karyawaan akan mengalami PHK. Hal ini disebabkan google menghadapi “realitas ekonomi yang berbeda”

Padahal google sedang giat-giatnya melakukan riset kecerdasan buatan (AI) dan diprediksi dalam waktu dekat akan melaunching produk Chatbot berteknologi tinggi seperti chat dengan manusia sesungguhnya.

Kenapa google dan perusahaan bigtech dunia lainnya melakukan PHK tersebut?

Meski tidak diakui secara terang-benderang, google dan perusahaan bigtech dunia lainnya sudah melihat dampak terburuk dari dampak resesi 2023 kedepan.

Mereka tidak mau terlambat dalam antisipasi resesi 2023. Mereka selalu ingin berada didepan curve crisis 2023 karena bila terlambat diantisipasi, mereka akan tergilas  bangkrut seperti hal-hal perusahaan konvensional lainnya.

Patut diingat, bahwa perusahaan bigtech raksasa dunia tersebut sudah memiliki tools prediksi situasi dunia ke depan dan mereka tidak mau terjebak dalam masalah tersebut.

Saham Google, Meta, dan Amazon sebenarnya dalam performa terbaik di 2022 dibandingkan perusahaan lainnya berbasis crypto. Bila ukurannya harga saham, seharusnya Google dkk tidak akan melakukan PHK demikian besar.

Namun keputusan mereka mengindikasikan bahwa saham-saham mereka tidak akan bertahan lama.

PHK tersebut hanyalah gelombang pertama dari prediksi resesi 2023 yang akan dimulai pada akhir Maret nanti.

Digelombang pertama ini, Google hanya memberhentikan karyawan yang bekerja di proyek eksperimental. Apple pun dirumorkan telah melakukan PHK terhadap karyawannya yang bekerja di lini marketing terdepan iphone karywawan  non-musiman di saluran ritelnya seperti yang bekerja di bestbuy.

Sundar Pichai, CEO, Google-Alphabet sejak 2019, mengatakan dalam memo pada hari Jumat bahwa dia “bertanggung jawab penuh” atas keputusan yang menyebabkan PHK.

Pichai mengambil tindakan tidak populer tersebut karena ditekan oleh para pemegang saham yang menginginkan terjadi efisiensi dalam operasional perusahaan.

Aktivitas google dalam periklanan adalah sumber pendapatan utama Alphabet. Namun akhir-akhirnya pengguna google mendapatkan persaingan serius dari Tiktok dan Instagram sehingga youtube mulai kehilangan pamornya.

Dengan pengurangan staf Alphabet, PHK di empat perusahaan teknologi terbesar AS berjumlah 51.000 pekerjaan dalam beberapa bulan terakhir. Jumlah ini akan double di kuartal pertama seiring dimulainya resesi 2023 nanti.

Bila perusahaan bigtech tersebut ancang-ancang, bagaimana perusahaan konvensional seharusnya bersikap?

Resesi ekonomi 2023 tidak dapat dihindari disebabkan penanganan Covid19 yang ceroboh melalui penerbitan global bond besar-besaran oleh berbagai pemerintahan negara di Dunia.

Resesi 2023 ibarat sebagai obat (remedy) akibat cetak uang besar-besaran baik untuk memproduksi vaksin maupun memberikan bantuan sosial kepada publik di seluruh dunia.

Pemulihan ekonomi akibat Covid seharusnya bisa terjadi cepat paska dibebaskannya mobiltias sosial dibeberapa negara. Namun karena ekonomi terbesar kedua China sengaja melakukan pengetatan sosial melalui Zero Policy Covid maka permintaan dunia tidak dapat pulih segera sesuai harapan.

Ditambah, terjadi perang Ukraina-Rusia yang menyebabkan krisis ekonomi imbas Covid makin besar dampaknya.

Indonesia Harus Bersiap

Beberapa ekonom Indonesia, mengatakan bahwa sumbangan perdagangan dunia kepada ekonomi hanya 25 persen sehingga resesi 2023 tidak akan berdampak terlalu buruk.

Namun mereka, ekonom tersebut lupa bahwa resesi 2023 tersebut tidak hanya memukul sisi demand saja. Sisi suplay termasuk ketersediaan pembiayaan untuk pembangunan Indonesia juga akan terdampak.

Indonesia mengandalkan pembiayaan dari penerbitan SUN untuk membiayaai APBN. Bayangkan bila terbitnya SUN tidak dibeli oleh global karena mereka merasa investasi overseas harus ditahan dulu untuk melihat bagaimana arah resesi 2023 nanti.

Perusahaan konvensional pasti terdampak juga. Mereka yang mengandalkan keuntungannya dari demand perdagangan retail akan mengalami penyusutan.

Beban utang perusahaan tersebut juga semakin besar karena bunga utang semakin naik seiring naiknya suku bunga kebijakan central bank. Oleh karena itu satu-satunya harapan mereka adalah stimulus fiskal dari pemerintah.

Apa daya, ternyata pemerintah juga tidak bisa diandalkan karena tidak punya cash untuk membiayaai belanja APBN.

Sektor riil-retail, sektor fiskal dan sektor keuangan adalah sektor yang akan terpukul dari Resesi 2023 ini.

Dunia Butuh Tatanan Internasional Baru

Krisis resesi 2023 yang memukul ketiga sektor tersebut adalah unprecedented dalam sejarah ekonomi sejak Perang Dunia ke-2.  

Oleh karena itu, tidak ada game changer dari krisis resesi 2023 ini selain perubahan mendasar dari tatanan ekonomi internasional. Aturan lama seperti Internasionalisasi dollar, breton woods dan globalisasi akan runtuh. Dunia akan bingung sementara tatanan ekonomi baru belum juga muncul. 

Achmad Nur Hidayat Kepala Studi Ekonomi Politik UPN Veteran Jakarta, yang juga pakar kebijakan publik

Dikutip Rmol.id Minggu, 22 Januari 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Koalisi Istana Pasti akan Pecah

Next Post

Dapat Dukungan Dana dari Pemprov Jabar, Pemkot Depok Segera Bangun Mal Pelayanan Publik (MPP)

fusilat

fusilat

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Putra Sulung Ridwan Kamil Hilang saat Berenang di Sungai Aare Swiss

Dapat Dukungan Dana dari Pemprov Jabar, Pemkot Depok Segera Bangun Mal Pelayanan Publik (MPP)

Keliling Mall 2 Jam, Jokowi Senang Ekonomi Makin Hidup

Jokowi Pasca Presiden Mengkhawatirkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist