• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Level Bohong Para Terdakwa Kasus Sambo Diungkap

fusilat by fusilat
December 16, 2022
in Feature
0
Level Bohong Para Terdakwa Kasus Sambo Diungkap

Suasana sidang pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan/RMOL

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Djono W Oesman

DIUNGKAP di sidang, hasil tes bohong lima terdakwa perkara Sambo. Dari paling bohong sampai jujur: Putri, Sambo, Kuat, Eliezer, Ricky. Hasil dalam skor diungkap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/12).

Pengungkapnya ahli poligraf, Aji Febrianto Ar-Rosyid kepada sidang terbuka untuk umum, demikian:

Putri Candrawathi, skor minus 25. Ferdy Sambo minus 8. Kuat Makruf tes pertama plus 9, dites lagi minus 13. Richard Eliezer plus 13. Ricky Rizal tes pertama plus 11, dites lagi plus 19.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) bertanya ke Aji Febrianto: “Dari scoring itu artinya apa?”

“Mohon izin. Kalau plus tidak terindikasi bohong. Minus terindikasi bohong.”

JPU minta Aji menjelaskan tes bohong. Dijelaskan Aji, pelaksana tes adalah tenaga ahli poligraf. Peserta tes diberi aneka pertanyaan. Di tubuh peserta tes ditempeli peralatan untuk mendeteksi aneka respons tubuh.

Lalu jawaban peserta akan menghasilkan respons tubuh yang terpantau di komputer. Dari situ lie detector (nama alatnya) menyimpulkan, jawaban itu bohong atau jujur. Melalui skor.

Aji mencontohkan pertanyaan untuk tiga terdakwa: Kuat, Ricky dan Eliezer. Aji tidak mencontohkan terdakwa Sambo dan istrinya, Putri.

Kuat di tes bohong, ditanya pengiji: “Apakah memergoki persetubuhan Putri dengan Yosua?” Jawabnya: Tidak. Mesin menyatakan, Kuat jujur.

Tapi, di pertanyaan lain, apakah Kuat melihat Ferdy Sambo menembak Yosua? Jawaban: Tidak. Mesin menyatakan: Bohong.

Ricky di tes, ditanya, dengan pertanyaan yang sama seperti Kuat. Mesin menyatakan: Konsisten jujur. Ricky tidak melihat Sambo menembak Yosua.

Eliezer di tes, dengan model pertanyaan terbalik: “Apakah kamu memberikan keterangan palsu, bahwa kamu menembak Yosua?” Dijawab: Tidak. Mesin menyatakan: Jujur.

Hasil tes bohong Sambo sudah diungkap di pertanyaan JPU terhadap terdakwa Sambo di sidang terpisah, begini:

JPU: “Pertanyaan apa yang diajukantes kebohongan kepada saudara saat itu? Di pertanyaan poligraf, saudara ditanya apakah saudara menembak Saudara Yosua? Jawaban Saudara apa?”

“Tidak menembak.”

JPU: “Sudahkah hasil poligraf Saudara ketahui, apa?”

“Tidak jujur.”

“Ya sudah.”

Jadi, cuma Sambo dan istrinya, Putri, yang bohong dalam tes tersebut.  Dengan tingkat bohong terbohong (sesuai skor) Putri, minus 25.

Sampai, soal skor Putri itu dikomentari pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar. dalam program Satu Meja The Forum di Kompas TV, Rabu (14/12) begini:

“Menurut saya, minus 25 mengerikan juga. Artinya keterangannya hampir tidak ada yang benar. Minusnya terlalu banyak,”

Digambarkan Abdul Fickar tentang karakter Putri: “Umpamanya untuk menjawab pertanyaan secara jujur, pasti akan ada gangguan-gangguan juga kalau memang biasa merekayasa.”

Maksudnya, seumpama jawaban Putri yang jujur pun, akan direaksi oleh mesin lie detector secara salah, karena Putri sudah biasa merekayasa.

Begitulah dahsyatnya pengadilan terhadap terdakwa perkara pidana. Semua hal yang semula di ranah privat, diungkap jadi ranah publik. Bahkan dikomentari pakar pula.

Bandingkan dengan kondisi keluarga Sambo ketika Brigadir Yosua belum dibunuh. Sangat jauh beda.

Sebenarnya tingkat akurasi lie detector sekitar 93 persen. Signifikan, tapi tidak mutlak. Margin error 7 persen, bisa karena penguji kurang ahli, alatnya rusak.

Atau, orang yang diuji sangat ahli. Sekelas agen rahasia negara sangat terlatih. Yang, dalam keadaan kepepet, ia dengan tenang menembak tubuhnya sendiri di bagian tidak mematikan, demi suatu alibi, dalam suatu rekayasa kejadian. Kayak di film-film spy.

Dikutip dari USA News, 25 September 2012, bertajuk: “NSA Whistleblower Reveals, How to Beat a Polygraph Test?“, dipaparkan semua proses tes bohong. Termasuk contoh, cara seorang agen rahasia negara memanipulir lie detector, dari jawaban bohong menjadi hasil tes yang jujur.

NSA (National Security Agency). Agensi kriptografi milik pemerintah Amerika Serikat (AS). Didirikan Presiden AS, Harry S. Truman, 4 November 1952. Tugasnya mengumpulkan dan menganalisis komunikasi negara lain, serta melindungi informasi negara AS.

Di situ disebutkan, ada tiga jenis tes yang diterapkan, ketika seorang diuji kebohongan. Tiga tes dalam satu paket.

1) Control Question Test (CQT). Pertanyaan yang umumnya dijawab: Ya. Contoh: “Apakah sepanjang hidupmu pernah berbohong?”. Atau, “Pernahkan kamu membohongi ayahmu?”

2) Directed Lie Test (DLT). Pertanyaan yang umumnya dijawab: Tidak. Contoh: “Apakah kamu sekarang Presiden Amerika Serikat?”. Tentunya, yang sedang dites bukan Presiden Amerika Serikat beneran.

3) Guilty Knowledge Test (GKT). Pertanyaan tujuan tes yang sebenarnya. Atau, pertanyaan menyangkut persoalan yang diuji. Bentuknya multiple choice. Dan, pilihan jawaban sengaja dibuat mirip tipis-tipis.

Jawaban dari orang yang diuji harus cepat. Dibatasi waktu. Dilarang mikir. Karena diasumsikan, bahwa orang yang diuji sudah tahu jawaban dari semua pertanyaan.

Melalui rangkaian tiga bentuk tes itulah, reaksi faal tubuh orang yang diuji, memancarkan sinyal via peralatan yang ditempelkan di tubuh dia. Sinyal terpantau pada layar monitor.

Lie detector memantau kardio, kelenjar keringat, dan reaksi pernapasan subjek terperiksa, ketika pemeriksa poligraf terlatih mengajukan pertanyaan kepada subjek.

Soal cara memanipulir lie detector seperti agen rahasia negara terlatih, tidak perlu dipaparkan di sini. Karena, hal itu hanya bisa dilakukan orang terlatih.

Bapak kriminologi dunia, Cesare Lombroso (6 November 1835 – 19 Oktober 1909) mengatakan, semua orang bersalah pasti berusaha tidak mengakui kesalahan.

Apalagi, jika kesalahan itu punya konsekuensi sanksi hukuman penjara. Dan, tidak mengaku, atau berbohong, adalah manusiawi. Reaksi otomatis pertahanan diri manusia.

Adagium hukum mengatakan, semua terdakwa pasti berbohong. Sampai ada bukti valid yang menyatakan, bahwa ia jujur. Seperti halnya tiga terdakwa di perkara ini. 

Djono W Oesman Wartawan Senior

Dikutip Rmol.id Jumat, 16 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Grace Anastasia: Hak Setiap Orang Berpolitik – Ernest : Tapi perlu saya lakukan. Mulai Saling Berbantah

Next Post

Politisi Perempuan Punya Kapasitas yang sama Dengan Politisi Pria

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Politisi Perempuan Punya Kapasitas yang sama Dengan Politisi Pria

Politisi Perempuan Punya Kapasitas yang sama Dengan Politisi Pria

PSI Tantang Elemen Bangsa Bebaskan Pemilu 2024 Dari Hoax Dan Ujaran Kebencian

PSI Tantang Elemen Bangsa Bebaskan Pemilu 2024 Dari Hoax Dan Ujaran Kebencian

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist