• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Londo Ireng” & “Wedhus Ireng” Prabowo

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 24, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Reshuffle Kabinet “4L”
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Bukan Prabowo Subianto namanya kalau tidak provokatif. Ia menyebut wartawan, pengamat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) sebagai “Londo Ireng” (Belanda berkulit hitam).

Oleh Prabowo, “Londo Ireng” tersebut dijadikan kambing hitam atau “Wedhus Ireng” atas kegagalannya memimpin Indonesia.

Dalam pemberantasan korupsi, Prabowo dinilai gagal. Sebab kasus korupsi di Indonesia masih marak. Bahkan dengan jumlah kerugian mencapai ratusan triliun rupiah.

Ironisnya, korupsi itu banyak melibatkan pejabat yang merupakan orang-orang kepercayaan Prabowo. Sebut saja mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dan mantan Jaksa Agung Muda Timdak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Dalam memberantas kemiskinan, Prabowo juga gagal. Ia mengakui sendiri bahwa angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem, masih tinggi di Indonesia.

Dalam menciptakan lapangan kerja, Prabowo juga belum berhasil. Jangankan menciptakan 19 juta lapangan kerja seperti yang dijanjikan Gibran Rakabuming Raka saat berkampanye. Saat ini yang terjadi justru sebaliknya: banyak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ironisnya, saat dikritik, Prabowo justru tidak suka. Ia menyebut para pengkritiknya sebagai antek-antek asing-lah, Londo Ireng-lah. Para pengkritik justru dijadikan kambing hitam.

“Londo-Londo Ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain, kan? Wartawan (jurnalis), pengamat, LSM. LSM harus kita tanya, yang gaji lu siapa? Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphone-mu siapa?” kata Presiden RI itu dalam pidatonya pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7/2026), seperti dilansir banyak media.

Di zaman penjajahan dulu, Londo Ireng adalah sebutan bagi pribumi yang dianggap berkhianat dengan membantu atau bekerja untuk pemerintah kolonial Belanda.

Prabowo menilai, sejak zaman penjajahan dulu, sudah ada orang-orang Indonesia yang tidak patriotik dan justru mengabdi kepada bangsa lain. Prabowo sering menyebut orang semacam ini sebagai antek-antek asing.

Kalau parameter Londo Ireng atau antek-antek asing adalah suka mengkritik pemerintah, maka mayoritas rakyat Indonesia adalah Londo Ireng dan antek-antek asing semua. Sebab bukan hanya wartawan, pengamat atau LSM yang suka mengkritik pemerintah. Rakyat kebanyakan pun suka.

Parameter patriotisme juga bukan pro atau kontra pemerintah. Mengkritik pemerintah itu justru merupakan manifestasi dari rasa cinta Tanah Air, cerminan nasionalisme dan patriotisme.

Apalagi wartawan. Salah satu tugas wartawan adalah melakukan kontrol sosial. Kalau wartawan melempem atau membeo ke pemerintah, sebaiknya menjadi petugas hubungan masyarakat (humas) pemerintah saja.

Kebebasan berpendapat juga dijamin konstitusi. Indonesia adalah negara demokrasi, Bung!

Mengapa pula Prabowo mempertanyakan siapa yang menggaji LSM? Memangnya pemerintah mau menggaji?

Kalau pemerintah tidak dikontrol wartawan, pengamat dan LSM maka akan mudah melakukan abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan, bahkan barbar.

Penyalahgunaan kekuasaan itu antara lain korupsi. Lord Acton (1834-1902) berpesan, “The power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely.”

DPR Membebek dan Membeo

Apakah Prabowo akan menyebut patriotik hanya kepada mereka yang pandai menjilat, membebek dan membeo? Sementara yang kritis dia sebut sebagai Londo Ireng atau antek-antek asing. Betapa naifnya Prabowo.

Kritik dari wartawan, pengamat dan LSM kini justru makin menemukan momentum dan relevansinya ketika DPR RI hanya menjadi lembaga tukang stempel saja bagi pemerintah seperti di era Orde Baru. Ketika DPR telah gagal melaksanakan fungsi “check and balances”. DPR kini hanya bisa membebek dan membeo.

Pun partai politik-partai politik. Lihat saja. Dalam HUT ke-28 yang dihadiri Prabowo, PKB mengusung tema Prabowonomic. Para kader PKB dalam acara itu juga mengenakan kaus seragam bertuliskan “Prabowonomic”. Untuk apa kalau bukan menjilat?

Menteri boleh tidak berprestasi. Asal pandai menjilat. Menteri boleh bergaya hidup mewah. Asal pandai menjilat.

Kalau bisa menjilat, semua akan aman-aman saja. Bahkan akan ditambah jabatannya. Soal prestasi, itu nomor sekian. Yang penting loyal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu

Next Post

Ketika Presiden Menyebut “Londo Ireng”

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Ketika Presiden Menyebut “Londo Ireng”

July 24, 2026
Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu
Feature

Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu

July 24, 2026
Esensi Berislam: Ketika Akal Menemukan Tuhan, Hati Menemukan Diri
Feature

Esensi Berislam: Ketika Akal Menemukan Tuhan, Hati Menemukan Diri

July 24, 2026
Next Post
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Ketika Presiden Menyebut "Londo Ireng"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Ketika Presiden Menyebut “Londo Ireng”

July 24, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

“Londo Ireng” & “Wedhus Ireng” Prabowo

July 24, 2026
Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu

Hidayah Itu Hanya Sampai kepada Orang yang Berilmu

July 24, 2026
Esensi Berislam: Ketika Akal Menemukan Tuhan, Hati Menemukan Diri

Esensi Berislam: Ketika Akal Menemukan Tuhan, Hati Menemukan Diri

July 24, 2026

Mizan: Ketika Siklus Alam Menjadi Inspirasi Siklus Kekayaan (Refleksi Surah Ar-Rahman tentang Keseimbangan Kehidupan Sosial dan Ekonomi)

July 24, 2026

Integrasi Etika Kerja Islam dalam Meningkatkan Kesiapan Karier Berorientasi Masa Depan bagi Lulusan Baru (Fresh Graduates)

July 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Ketika Presiden Menyebut “Londo Ireng”

July 24, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

“Londo Ireng” & “Wedhus Ireng” Prabowo

July 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...