Jakarta, Fusiltanews.–Dalam upaya menjaga semangat perjuangan rakyat menuju keadilan dan kedaulatan Indonesia serta melawan indikasi kecurangan dalam Pemilu 2024 yang diduga didukung oleh rezim Jokowi dengan modali dari proyek OBOR (One Belt One Road) China, khususnya menghadapi Pilkada, para pendukung DR. H. Anies Baswedan berencana untuk membentuk Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS). Langkah ini diambil untuk mengkonsolidasikan semangat pergerakan mantan simpul 01 agar dapat berfungsi secara efektif dalam mengontrol situasi.
Dalam orasinya pada acara Halal bil Halal Barisan Nusantara di markas Pedepokan AMIN (Anies Muhaimin) di Jakarta Selatan pada 4 Mei 2024 malam, aktivis Pemuda Pancasila, Dokter Yulia, menyampaikan urgensi pembentukan ORMAS tersebut. Ia menegaskan bahwa ORMAS ini dapat berupa yayasan, koperasi, atau bahkan partai politik yang tetap akan diarahkan dan dikomandoi oleh Anies Baswedan.
Dewan Pembina Barisan Nusantara, Prof. Awalil Rizky, menyampaikan bahwa Anies Baswedan juga telah menghadiri acara Halal bil Halal Alumni HMI MPO di Yogyakarta, menunjukkan dukungan terhadap upaya konsolidasi dan pembentukan ORMAS tersebut.
Barisan Nusantara sendiri didirikan pada tanggal 10 November 2019 oleh sejumlah aktivis dan dosen, di antaranya Sudirnan Said dan Sutrisno M, dewan pakar dari alumni HMI Dipo. Kehadiran Anies Baswedan di acara Halal bil Halal tersebut juga menjadi momen penting dalam meramaikan kegiatan tersebut, dengan penambahan tokoh-tokoh baru seperti Gibran, aktivis Mahasiswa UGM, serta Laode Basir dari alumni HMI Dipo.
Pedepokan Antasari, yang merupakan basis kegiatan Barisan Nusantara, semakin maju dengan kehadiran tokoh-tokoh baru dan fasilitas yang tersedia, termasuk dua portal berita, Koprasi, serta Markas PJMI (Persodaraan Jurnalis Muslim Indonesia) yang menawarkan berbagai layanan kursus gratis dan dukungan dalam berbagai bidang.
Acara Halal bil Halal Barisan Nusantara 2024 juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan tamu dari simpul 01, menunjukkan dukungan terhadap langkah-langkah konsolidasi yang dilakukan oleh para pendukung Anies Baswedan.

























