• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Mafia-mafia Pajak Setelah Gayus

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 11, 2026
in Birokrasi, Crime, Feature, Pojok KSP
0
Mafia-mafia Pajak Setelah Gayus
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Indonesia pernah digemparkan oleh kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan tahun 2011 lalu. Pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu secara akumulatif divonis 29 tahun penjara dalam empat kasus sekaligus, yakni pemalsuan paspor, korupsi, gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dua belas tahun kemudian atau tahun 2023 muncul kasus Rafael Alun. Pegawai Ditjen Pajak ini divonis 14 tahun penjara dalam tiga kasus, yakni korupsi, gratifikasi dan TPPU.

Kini, muncul mafia-mafia pajak baru setelah Gayus Tambunan dan Rafael Alun. Kemarin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara dan menangkap delapan orang, lima di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah tiga orang selaku penerima suap/gratifikasi, yakni Dwi Budi Iswahyu, Kepala KPP Madya Jakut; Agus Syaifudin, Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut; dan Askob Bahtiar, Tim Penilai di KPP Madya Jakut.

Lalu, dua orang sebagai pemberi suap, yakni Abdul Kadim Sahbudin, Konsultan Pajak PT Wanatiara Persada; dan Edy Yulianto, Staf PT Wanatiara Persada.

Adapun modus operandinya adalah pengurangan pajak bumi dan bangunan tahun 2023 yang baru dilaporkan tahun 2025, dari Rp75 miliar menjadi Rp23 miliar. Sementara suap yang diterima para mafia pajak sebesar Rp4 miliar.

Suap memang perbuatan resiprokal. Dua arah. Ada pemberi, ada penerima. Ada simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan di sana. Wajib pajak diuntungkan karena nilai pajaknya dikurangi, bahkan sangat drastis, katakanlah dalam kasus di KPP Madya Jakut ini dari Rp75 miliar menjadi Rp23 miliar, atau turun Rp52 miliar, sementara suap yang diberikan “cuma” Rp4 miliar, untung yang berlipat-lipat. Sedangkan negara kehilangan pendapatan Rp52 miliar. Ini baru dari satu wajib pajak.

Keuntungan yang diterima mafia pajak “cuma” Rp4 miliar. Itu pun harus dibagi beberapa orang. Tapi ini pun baru dari satu wajib pajak. Bagaimana kalau ada ribuan wajib pajak?

Itulah yang membuat para pegawai pajak tergiur. Pun pegawai Ditjen Bea Cukai Kemenkeu yang juga “keceh” (bergelimang) uang. Akibatnya, meskipun Gayus Tambunan dan Rafael Alun sudah dipenjara, tapi muncul mafia-mafia pajak lainnya.

Itu baru yang tertangkap. Yang tidak tertangkap diyakini lebih banyak lagi. Gayus, Rafael dan Dwi Budi hanya pucuk dari gunung es di lautan.

Mungkin karena itulah kemarin Presiden Prabowo Subianto menyentil aparat Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai.

Sayangnya, aparat penegak hukum hangat-hangat tahi ayam dalam bertindak. Juga hanya acak. Sporadis. Tidak konsisten dan tidak sistematis.

Setelah ini mestinya aparat penegak hukum mulai dari Kepolisian RI, Kejaksaan RI hingga KPK tidak lagi hangat-hangat tahi ayam dan sporadis. Harus konsisten dan sistematis. Bukan hanya terhadap Ditjen Pajak, melainkan juga Ditjen Bea Cukai. Banyak mafia di sana.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

GREAT INSTITUTE: EKONOMI DUNIA TAHUN 2026 MAKIN PANAS

Next Post

Santunan Anak Yatim IKRINUB, Lurah Kedaung Jakbar: Harus Istiqomah!

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang
Feature

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut
Crime

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris
Crime

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Next Post
Santunan Anak Yatim IKRINUB, Lurah Kedaung Jakbar: Harus Istiqomah!

Santunan Anak Yatim IKRINUB, Lurah Kedaung Jakbar: Harus Istiqomah!

Analisa Dokter Tifa atas Perubahan Tampilan Fisik Joko Widodo Pasca Pertemuan dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Tinjauan Klinis, Psikosomatik, dan Etika Informasi Kesehatan Publik

Analisa Dokter Tifa atas Perubahan Tampilan Fisik Joko Widodo Pasca Pertemuan dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Tinjauan Klinis, Psikosomatik, dan Etika Informasi Kesehatan Publik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD
Feature

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

by Karyudi Sutajah Putra
January 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan partai politik-partai politik pendukungnya, yang mewacanakan...

Read more
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

January 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist