Jakarta-Fusilatnews – Ghufri Fatchani alias Mas Eko, Lurah Kedaung, Cengkareng, Jakarta Barat berharap santunan anak yatim-piatu yang digelar Ikatan Remaja Islam Nurul Baqa (IKRINUB) dilaksanakan secara konsisten atau “istiqomah”.
“Kalau perlu jangan tiga tahun sekali, Mas Nanang, tapi setiap tahun,” kata Mas Eko yang juga alumnus IKRINUB dalam sambutannya pada acara ulang tahun ke-45 IKRINUB di Kompleks Masjid Nurul Baqa, Peninggaran, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Ahad (11/1/2026).
Mas Nanang dimaksud Mas Eko adalah Nanang Mahfurozy, Ketua Umum IKRINUB, yang berada satu panggung dengannya.

Selain Mas Eko dan Nanang, hadir ratusan anggota IKRINUB yang sudah menyebar di mana-mana, terutama di Jakarta, dan juga ada yang datang dari Kalimantan.
Dari Jakarta ada Agus Purnomo, Prayitno yang juga Ketua RT 003 RW 09 Kebayoran Lama Utara, dan Basuki Langgeng Kusumo yang bertindak sebagai Ketua Panitia HUT ke-45 IKRINUB yang mengusung tema, “Dengan Semangat 45 Kita Merajut Kenangan dan Membangun Persaudaraan”.
Seperti tahun 2022 lalu, acara ulang tahun IKRINUB kali ini juga diisi dengan santunan bagi puluhan anak yatim piatu yang tinggal di sekitar Masjid Nurul Baqa.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Baqa KH Abdul Hadi Fatah juga berkenan memberikan sambutan secara online atau daring karena kiai asal Lamongan, Jawa Timur, ini sedang dirawat di Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sehingga ia pun minta doa kesembuhan dari segenap tamu undangan yang hadir.
Seperti Mas Eko, Ustadz Hadi juga mengapresiasi IKRINUB yang tetap eksis di usianya yang sudah 45 tahun, dari Nurul Baqa masih berupa musala kecil hingga kini sudah menjadi masjid yang cukup megah dan representatif. “Memang harus istiqomah dalam menebarkan kebaikan,” harapnya.
Mas Eko yang masa remajanya tahun 1984-an dihabiskan di Peninggaran ini juga menyatakan dukungannya kepada IKRINUB yang tetap eksis di usianya yang sudah tidak muda lagi.
Mas Eko bahkan memuji kepemimpinan Nanang Mahfurozy yang ia sebut “trengginas” atau lincah dan fleksibel atau luwes.
“Bahkan kalau perlu Mas Nanang kita tetapkan sebagai Ketua IKRINUB seumur hidup,” ujar Mas Eko bersoroh yang disambut gempita tepuk tangan hadirin.
Tak lupa, Mas Eko pun siap men-support (mendukung) semua program IKRINUB. “Kalau kemarin baru kaosnya yang mampir, yang dikirim secara online, esok mudah-mudahan ada anggota IKRINUB yang mampir ke kantor,” tandas pria low profile itu.


























