• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mahfud MD ; Jadi Bintang Yg “Menjijikan”

fusilat by fusilat
August 20, 2022
in Feature
0
Mahfud Md Bantah Ada Kekerasan Aparat dalam Kericuhan di Wadas
Share on FacebookShare on Twitter

Bermula dari tweet saya, yang kemudian dihubungi CNN, meminta ijin untuk mengutipnya, “Tugas Komnas HAM di kasus Pembunuhan Brigadir J, sudah selesai. Tidakperlu ikut campur lagi. @mohmahfudmd, bicaralah selaku menkopolhukam dan Ketua Kompolnas, supaya terbangun arah opini untuk memberangus kerjaan Sambo. Jangan ngomong genit seperti pengamat” (Agustus, 19,22). Maka kemudian saya menulis lebih lanjut.

Belakang ini Mahfud MD, menjadi bintang utama, terutama berkaitan dengan percaturan Pembunuhan Brigadir J. Dari berbagai keterangan yang ia sampaikan sendiri, bahwa issue yang berkembang, menjadi kearah yang sebenarnya, yaitu ketika beliau meminta Kompolnas, mengubah paradigma, berangkat dari keterangan-keterangan Kuasa Hukum Kamaruddin, dan opini yang berkembang di masyarakat. Lebih logis. Mulailah kasus ini terkuak kearah yang sebenarnya.

Mendorong Kapolri mengumumkan tersangkanya, adalah juga atas dorongan beliau, begitu akunya.

Tentu saja, ini baik.

Bambang Pacul, mungkin agak gerah mengikuti sepak terjang Mahfud MD, sehingga terlontar kata Menteri Komentator. Memang banyak istilah-itilah yang muncul dari beliau, seperti dahulu “Malaikat~iblis, strong leader dan yang terkini adalah diksi menjijikan”

Tapi terlapas dari semua itu, pengakuan Mahfud saat Podcast acara Akbar Faizal, bahwa ternyata atas inisiatif dialah, FPI bisa dibubarkan dengan mengacu kepada Inpres/Kepres, yang ia designed sendiri.

Saya tidak habis pikir dengan pengakuan itu. Sebab apabila, beliau bukan seorang pejabat tinggi, orang biasa, sebagai embahnya ahli hukum, saya berasumsi akan mengatakan begini: “Pembubaran ORMAS tersebut, hanya syah apabila berdasarkan Keputusan Pengadilan. Karena kita menganut Recht Staat”.  Itu dalil pengantar ilmu hukum, pada semester satu.  

Dua pernyataan Menkopolhukan, yang pernah ia lontarkan ke publik; Pertama soal ada Menteri yang meminta uang 40 M kepada Dirjennya, dan kedua, soal Proyek Satelit Kemenhan,  menuai perlawanan, justru dari kubu Politiknya sendiri. Ini adalah potret yang sudah bisa kita baca, sebagai siluet-siluet politik perpecahan. Dan tidak ada tindak-lanjutnya, dua kasus tersebut. Padahal Effendi simbolan pernah mengatakan ini adalah diskresi dari Presiden sendiri.

Apa yang pernah Mahfud MD katakan; “Malaikatpun, bisa berubah menjadi Iblis, bila masuk pada system ini”, semakin terang benderang apa yang ia maksud. Dua kasus diatas, merupakan sinyamen tindak pidana kriminal, yang dilakukan oleh regime Jokowi ini. Dan diungkap secara oral ke public oleh Mahfud sendiri.

Lalu pertanyaan berikutnya adalah, posisi Mahfud itu ada dimana?

Dalam kapasitasnya selaku pejabat yang berwenang, untuk meluruskan, mengamankan dan bahkan memroses secara hukum, pelanggaran-pelanggaran tersebut, tidak ada yang sulit. Tetapi yang ia lakukan adalah, justru membukanya ke Publik. Seolah-olah Ia, membuka tirai panggung politik regime, sehingga mempertontonkan secara telanjang tirai aurat korupsi yang justru bertentangan dengan  apa yang sering diucap oleh Presiden sendiri.

Kata lain pula, Mahfud MD, seperti lelah atau frustrasi, dengan situasi yang ngiblis itu, sehingga Ia tak bisa lagi membawa misi kemalaikatannya, keranah Hukum?.

Effendy Simbolon, anggota DPR RI, ex PDIP, menyatakan, bahwa Mahfud MD salah mengambil kesimpulan, karena Proyek Satelit tersebut adalah Diskresi Presiden, pernyataan tersebut di”iya”kan oleh Pengamat Hankam, Connie Rahakundini Bakrie.

Yang manarik, justru masalah Proyek Satelit ini, nilainya tidak seberapa, kata Effendy Simblon, jika dibandingkan dengan Proyek Kereta Api Cepat Jakarta~Bandung, dan kini sedang ditangani justru oleh pihak Kejagung.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dua Menteri Jokowi Beda Pernyataan soal Harga BBM, Mana yang Benar?

Next Post

Solidaritas Para Purnawirawan Bangkit – Menggugat BAP Polisi Yg Diragukan Atas Penusukan Let.Kol Purn. H. M. Mubin (AKABRI 1982)

fusilat

fusilat

Related Posts

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup
Economy

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Next Post
Solidaritas Para Purnawirawan Bangkit – Menggugat BAP Polisi Yg Diragukan Atas Penusukan Let.Kol Purn. H. M. Mubin (AKABRI 1982)

Solidaritas Para Purnawirawan Bangkit - Menggugat BAP Polisi Yg Diragukan Atas Penusukan Let.Kol Purn. H. M. Mubin (AKABRI 1982)

Jejak Hitam Kasus Ferdy Sambo, Diincar KPK dan PPATK

Siasat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Memperdayai Pengacara, Kompolnas hingga Komnas Perempuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist