• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Manuver Berdarah Amerika Serikat ke Venezuela dan Pelajaran Pahit bagi Indonesia

Ali Syarief by Ali Syarief
January 7, 2026
in Aya Aya Wae, Feature, World
0
Prabowo Tantang Trump: Megaloman Vs Megaloman
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Puncak seteru Amerika Serikat versus Venezuela akhirnya meledak secara brutal pada Sabtu, 3 Januari 2026. Caracas, ibu kota Venezuela, diserang langsung oleh militer Amerika Serikat. Dalam operasi kilat yang mengguncang dunia, pertahanan Venezuela dibuat lumpuh, dan Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, ditangkap, diborgol, ditutup matanya, lalu diterbangkan ke lokasi yang hingga kini dirahasiakan.

Peristiwa ini menandai satu hal penting: ketika kepentingan strategis Amerika Serikat merasa benar-benar terancam, tidak ada lagi batas antara diplomasi, sanksi, dan invasi militer terbuka.

Namun konflik ini bukanlah letupan sesaat. Ia adalah akumulasi seteru panjang selama puluhan tahun—dan akarnya satu: sumber daya.

Minyak, Kutukan yang Tak Pernah Usai

Venezuela bukan negara miskin. Ia adalah pemilik cadangan minyak terbesar di dunia. Justru di situlah tragedinya bermula. Sejak era Hugo Chávez hingga Nicolas Maduro, upaya nasionalisasi sumber daya dan pembangkangan terhadap dominasi korporasi energi Barat menjadikan Venezuela sasaran permanen tekanan Amerika Serikat.

Sanksi ekonomi, perang opini, dukungan terhadap oposisi, hingga upaya kudeta lunak telah dilakukan bertahun-tahun. Ketika semua itu gagal, dan kepentingan energi global kian genting, opsi terakhir pun dijalankan: kekuatan militer.

Serangan ke Caracas menunjukkan satu pesan telanjang:

Sumber daya strategis yang tidak tunduk akan selalu berisiko direbut, bukan dinegosiasikan.

Demokrasi sebagai Alibi, Energi sebagai Tujuan

Narasi resmi Washington tentu akan dibungkus dengan jargon lama: penyelamatan demokrasi, penegakan HAM, dan stabilitas kawasan. Namun dunia yang jujur tahu, demokrasi bukan alasan, melainkan kemasan.

Jika demokrasi adalah prinsip utama, mengapa standar itu lentur tergantung pada kepentingan energi? Mengapa sekutu-sekutu otoriter AS di kawasan lain tetap dipeluk mesra?

Jawabannya sederhana: politik global tidak digerakkan oleh nilai, tetapi oleh kebutuhan dan kekuasaan.

Venezuela Tumbang, Pesan untuk Negara Berkembang

Penangkapan Presiden Maduro bukan hanya akhir dari satu rezim, tetapi peringatan keras bagi negara-negara berkembang yang memiliki sumber daya strategis namun lemah dalam kedaulatan politik dan militernya.

Venezuela bertahan lama karena minyaknya. Namun minyak tanpa:

  • ketahanan ekonomi,

  • teknologi mandiri,

  • aliansi strategis yang kuat,
    akhirnya menjadi kutukan, bukan berkah.

Indonesia: Jangan Mengulang Jalan yang Sama

Di sinilah Indonesia harus membaca tragedi Venezuela dengan kepala dingin. Indonesia memiliki:

  • nikel,

  • batu bara,

  • gas,

  • posisi geopolitik strategis.

Namun semua itu tidak otomatis menjadi kekuatan, jika:

  • sumber daya dikelola setengah hati,

  • industri strategis dibiarkan bergantung pada asing,

  • dan politik luar negeri terlalu jinak atas nama stabilitas.

Pelajaran paling penting dari Caracas adalah ini:
kedaulatan sumber daya tanpa kedaulatan kebijakan hanyalah ilusi.

Politik Bebas Aktif atau Bebas Dieksploitasi

Selama ini Indonesia gemar menyebut dirinya bebas aktif. Namun tragedi Venezuela menuntut pertanyaan serius:
bebas aktif untuk siapa?

Jika Indonesia tidak berani membangun:

  • ketahanan energi nasional,

  • keberanian diplomasi yang tegas,

  • dan kekuatan pertahanan yang disegani,

maka “bebas aktif” hanya akan berarti bebas dieksploitasi ketika kepentingan global menuntutnya.

Penutup

Serangan Amerika Serikat ke Caracas dan penangkapan Presiden Venezuela bukan sekadar peristiwa internasional. Ia adalah cermin masa depan yang mungkin dialami siapa pun yang kaya sumber daya tetapi rapuh dalam kedaulatan.

Indonesia masih punya waktu untuk belajar—tanpa harus mengalami kehancuran terlebih dahulu.

Karena dalam dunia yang dikuasai kepentingan,
yang lemah tidak akan diajak berunding, tetapi dipaksa menyerah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menjelang Pergantian Tahun, Sri Puji Utami Gelar Doa dan Santunan Anak Yatim di Bungursari

Next Post

JANGAN JADIKAN PETANI KELINCI PERCOBAAN DIGITAL Warning Keras Mentan kepada Dirut Bulog

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post
Pengakuan Jujur Menteri Pertanian

JANGAN JADIKAN PETANI KELINCI PERCOBAAN DIGITAL Warning Keras Mentan kepada Dirut Bulog

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist