• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MARI KITA KENANG RAWA RUMPUT PEGUNUNGAN TERAKHIR RANCA UPAS CIWIDEY

fusilat by fusilat
April 11, 2023
in Feature
0
MARI KITA KENANG RAWA RUMPUT PEGUNUNGAN TERAKHIR RANCA UPAS CIWIDEY
Share on FacebookShare on Twitter

RANCA UPAS 1

Nama Ranca Upas berasal dari bahasa Sunda, dimana Ranca berarti Rawa dan Upas berarti Polisi Penjaga Hutan di jaman kolonial. Konon berdasarkan cerita yang tersebar dimasyarakat, bahwa Upas tersebut “tilem” (menghilang) di rawa tersebut saat ia mencoba menunjukkan rawa tersebut kepada Sang Penguasa (tuan tanah dan pejabat kolonial Belanda) saat itu.

Ranca Upas merupakan kawasan yang mempunyai area rawa jenis “Rawa rumput pegunungan” yang khas dan unik, merupakan “salah satu” yang tersisa di Pulau Jawa. Mengingat ke-khas-an dan keunikan potensi wilayah tersebut, maka sudah dapat dipastikan akan terkandung berbagai plasma nutfah ekosistem didalamnya.

Mengingat potensi yang dimiliki kawasan ini, maka sejak tahun 1982, Ranca Upas sudah mulai dikembangkan guna kepentingan penelitian dan wana wisata walaupun dengan kapasitas yang sangat terbatas.

Melihat jumlah pengunjung kawasan ini dari tahun ke tahun semakin bertambah, maka pada tahun 1989 mulai dibenahi dan ditetapkan sebagai lokasi/area bumi perkemahan, apalagi sejak ditutupnya objek wisata Situ Patenggang (7 km dari Ranca Upas) sebagai area berkemah.

Penataan yang dilakukan terhadap area wisata yang luasnya sekitar 115 Ha ini antara lain dengan membuat blok-blok untuk perkemahan. Ironisnya pengembangan area perkemahan tersebut justru ke arah area rawa, yaitu dengan cara “mengeringkan” beberapa bagian dari area rawa tersebut.

Kebijakan seperti ini jelas akan mengurangi jumlah area rawa yang asalnya seluas 45 Ha (kondisi alami) sekarang tinggal 40 Ha (kondisi kritis).

Salah satu flora yang khas dari ranca Upas adalah bunga Bakung Rawa (Eurocaulone Brouliane dan Eurocaulone Cingiflone) yang berwarna putih dan tidak mudah layu dan hanya tumbuh di atas area rawa. Selain itu terdapat pula sejenis lumut yang diduga sekarang telah punah.
Kini Ranca Upas bertambah parah, apa yang bisa kita lakukan kawan ?

RANCA UPAS 2

Keadaan kawasan Ranca Upas mempunyai topografi yang datar dan bergelombang dengan kemiringan 3%-5% dan berada pada ketinggian 1700 m dpl. Dikelilingi oleh perbukitan dan gunung yang mempunyai kemiringan 15-40 derajat. Dengan ketinggian 1900- 2050 m dpl. Puncak gunung terdekat adalah Gunung Patuha (Gunung Sepuh) dengan ketinggian 2434 m dpl.

Daerah Ranca Upas memiliki daerah yang unik, karena dikelilingi oleh beberapa gunung antara lain sbb : Sebelah barat Gunung Tikukur (1951 m dpl), Sebelah selatan Gunung Patuha (2434 m dpl), Sebelah timur laut Gunung Cadas Panjang (2050 m dpl).

Sejak adanya penangkaran Rusa, Ranca Upas dihuni oleh 1 keluarga pemelihara/ petunggu rusa. Tapi setelah dikembangkan untuk bumi perkemahan sekarang ini, ada beberapa penduduk yang diberi wewenang dan fasilitas oleh pihak pengelola untuk berjualan. Tipe vegetasi yang terdapat di Ranca Upas adalah hutan pegunungan dataran tinggi.

Jenis fauna yg terdapat di Ranca Upas antara lain babi hutan (Sus vihalen), mencek (Muntiacus muntjak), ajag (Cuon Alpinus), dan macan kumbang ( Panthera pardus), serta berbagai jenis burung.

Fauna yang khas hidup di rawa adalah sejenis burung pemakan udang (Blekok/ Kuntul) yang biasanya datang menjelang musim hujan.

Penataan yang dilakukan terhadap areal wisata yang luasnya sekitar 115 ini adalah dengan cara membuat blok-blok area perkemahan. Dimana sebagai titik sentralnya (Point of interest) adalah penangkaran rusa.

Sebagai titik acuan guna menilai tingkat penurunan kualitas dan kuantitas adalah dititik beratkan pada area rawa dan hutan-hutan di sekitarnya.

Adapun tingkat penurunan tersebut ditandai dengan menyusutnya luas area rawa yang sekarang dalam kondisi kritis (berkurangnya kedalaman rawa). Hal ini terjadi karena area rawa tersebut dikeringkan dengan cara membuat saluran-saluran air (selokan-selokan).

Kondisi ini jelas berdampak kualitas fungsi rawa mengingat daerah ini sebagai Catchment-area fungsi hidro- orologis bagi wilayah Ciwidey dan sekitarnya.

Dilain pihak jika ditinjau dari sudut keseimbangan sistem flora dan faunanya, maka secara khusus penurunan kualitasnya antara lain : sekarang ini sudah sulit ditemukan bunga bakung rawa (tanaman khas rawa rumput pegunungan), sudah tidak pernah dijumpai datangnya sekumpulan burung blekok pada awal-awal musim hujan.

Selain itu di hutan-hutan sekitar area rawa sudah banyak ditemukan jalan-jalan setapak dan disertai dengan rusaknya area sekitar jalan setapak tersebut akibat penebangan pohon. Adapun pohon -pohon tersebut biasanya digunakan untuk keperluan wisatawan yang berkemah di Ranca Upas.

RANCA UPAS 3

Kita semua menyadari sepenuhnya bahwa tidak mudah untuk mengembalikan kondisi rawa kepada kondisi semula, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, apalagi tingkat kerusakannya sudah sedemikian tinggi.

Membuat zonasi Wana Wisata dan Bumi Perkemahan dengan memperhitungkan daya dukung dinamik alam dan lingkungan yang tersedia, sirkulasi pengunjung dsbnya, sehingga akhirnya maksud pemanfaatan secara lestari dari sumber daya alam dapat dicapai dengan seoptimal mungkin, zonasi diperlukan dalam pengembangannya dengan tujuan untuk menghindari konflik antara kepentingan pariwisata dan pencagaralaman.

Secara umum zonasi terdiri atas daerah yang digunakan untuk Pariwisata (Bumi Perkemahan); Daerah yang terbatas pemakaiannya dan Daerah yang tertutup.

Daerah yang dipakai secara intensif untuk Bumi Perkemahan dipilih yang mengandung hal-hal yang dapat menarik dan dapat mendukung untuk lokasi perkemahan para wisatawan. Misalnya pemandangan yang indah, lokasi perkemahan yang terlindungi, aman dan nyaman.

Untuk daerah yang terbatas, tentunya hanya terbuka untuk jumlah pengunjung yang terbatas pula. Adapun kebijakan pengelolaannya adalah dengan cara membuat sarana-sarana yang sangat sederhana, misalnya antara lain dengan membuat jalan setapak yang sedapat mungkin cukup sulit untuk dilalui. Dengan sendirinya yang datang ke daerah ini hanyalah orang yang senang menjelajah alam.

Daerah yang tertutup hanya boleh dimasuki dengan izin. Secara umum yang dapat memperoleh izin adalah mahasiswa dan ilmuwan yang akan melakukan pendidikan dan penelitian.

Dengan zonasi yang baik dan ditaati, maka keanekaragaman sumberdaya alam dapat dipelihara, sehingga aspek-aspek penting dari daerah Wana Wisata dan Bumi Perkemahan Ranca Upas dapat terlindungi dan terkelola dengan baik. Semoga, Wassalam. (Repost 5 Agustus 2013)

Penulis: Tim Penolakan Ranca Upas jadi lapangan Golf 1992

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Toyota Berencana Luncurkan Mobil Hybrid Terbaru. Dibuat Di Indonesia

Next Post

Komisi VII DPR RI Usir Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia Dari RDP

fusilat

fusilat

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Komisi VII DPR RI Usir Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia Dari RDP

Komisi VII DPR RI Usir Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia Dari RDP

Golkar Tolak Kehadiran PDIP-P Dalam Koalisi Besar Jika Ngotot Jatah Capres

Golkar Tolak Kehadiran PDIP-P Dalam Koalisi Besar Jika Ngotot Jatah Capres

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist