• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Melawan Ketidakpastian Waktu: Kalender Hijriah Global Adalah Harga Mati bagi Peradaban Islam

fusilat by fusilat
February 19, 2026
in Feature, Komunitas
0
Melawan Ketidakpastian Waktu: Kalender Hijriah Global Adalah Harga Mati bagi Peradaban Islam
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nazaruddin

Sudah terlalu lama umat Islam hidup dalam ketidakpastian yang melelahkan. Setiap tahun, kita terjebak dalam ritual yang sama: menunggu sidang isbat di depan layar televisi hanya untuk memastikan apakah esok hari kita mulai berpuasa atau merayakan Idulfitri. Bayangkan, umat dengan populasi miliaran jiwa—yang mengklaim diri sebagai pewaris peradaban agung—bahkan tak memiliki kepastian kalender untuk hari esoknya sendiri. Ini bukan semata soal teknis melihat bulan; ini adalah potret rapuhnya tatanan.

Langkah Muhammadiyah yang secara resmi mengadopsi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) mulai 1447 H (2026 M) adalah tamparan keras bagi kemapanan yang stagnan. Ini bukan sekadar urusan menggeser derajat hilal di atas ufuk. Ini adalah pernyataan politik peradaban: Islam harus berhenti menjadi “tamu asing” dalam pengelolaan waktu dunia modern yang serba presisi dan terukur.

Selama ini, kita terbelenggu oleh egosentrisme wilayah dan sekat mazhab. Seolah-olah hukum alam dan pergerakan semesta berhenti di batas garis khatulistiwa atau tembok perbatasan negara. Metode lama—termasuk Wujudul Hilal—memang berjasa di masanya. Namun ia masih terkurung dalam tempurung nasionalisme geografis. Melalui KHGT, paradigma itu dibalik secara total. Bumi dipandang sebagai satu kesatuan: matlak global. Jika syarat astronomis telah terpenuhi di belahan bumi mana pun—entah di pesisir Amerika atau pedalaman Afrika—maka seluruh dunia telah memasuki hari yang baru.

Mari jujur: peradaban besar mustahil berdiri di atas fondasi waktu yang spekulatif. Kalender adalah urat nadi kehidupan kolektif. Tanpanya, perencanaan ekonomi jangka panjang hanya menjadi angan-angan, koordinasi internasional akan tumpang tindih, dan disiplin sosial akan keropos. Jika dunia modern mampu tunduk pada presisi kalender Masehi hingga ratusan tahun ke depan, mengapa kalender Hijriah harus terus bergantung pada “keputusan menit terakhir” sebuah sidang?

Kepastian yang ditawarkan KHGT adalah modal utama untuk bersaing di panggung global. Kita harus berhenti menguras energi intelektual hanya untuk berdebat soal “kapan mulai puasa” setiap tahun. Energi itu jauh lebih berharga bila dialokasikan untuk membangun sains, teknologi, dan kesejahteraan umat. Islam yang maju adalah Islam yang mampu menyelaraskan wahyu dengan keteraturan alam yang terukur—sunnatullah.

Hari ini, 18 Februari 2026, yang bertepatan dengan 1 Ramadan 1447 H, seharusnya menjadi momentum pengingat. Kita tak boleh lagi membiarkan ego geografis dan sentimen sempit mazhab memecah ritme ibadah umat. KHGT bukan semata soal keseragaman tanggal, melainkan soal harga diri sebuah peradaban—peradaban yang ingin kembali memimpin waktu, bukan terus menjadi pengikut yang gamang di ekor zaman.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anggaran Sidang Isbat 2026 – Kemenag Bantah Isu Rp9 Miliar

Next Post

Puasa di Negara-Negara Minoritas Muslim: Antara Kesunyian, Toleransi, dan Keteguhan Iman

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Feature

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Feature

Menata Ulang Rumah Idealisme (Menggugat Transaksionalisme, Menjaga Marwah Gerakan Mahasiswa, dan Merawat Nurani Demokrasi).

June 29, 2026
Next Post
Puasa di Negara-Negara Minoritas Muslim: Antara Kesunyian, Toleransi, dan Keteguhan Iman

Puasa di Negara-Negara Minoritas Muslim: Antara Kesunyian, Toleransi, dan Keteguhan Iman

Retorika Membebaskan Palestina, Keputusan Mengikat di Board of Peace Trump

Retorika Membebaskan Palestina, Keputusan Mengikat di Board of Peace Trump

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih
News

Keretakan Hubungan Prabowo-Jokowi Terkonfirmasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 30, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Rasa penasaran publik itu terjawab sudah. Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, yang juga sahabat Prabowo Subianto,...

Read more
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

June 24, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Keretakan Hubungan Prabowo-Jokowi Terkonfirmasi

June 30, 2026

Menata Ulang Rumah Idealisme (Menggugat Transaksionalisme, Menjaga Marwah Gerakan Mahasiswa, dan Merawat Nurani Demokrasi).

June 29, 2026
Ketika Kembang Sepatu Membaca Pikiran Jokowi

Ketika Kembang Sepatu Membaca Pikiran Jokowi

June 28, 2026
Trauma Bonding Demokrasi (Ketika Rakyat Terus Memaafkan Pemimpin yang Terus Mengecewakannya)

Trauma Bonding Demokrasi (Ketika Rakyat Terus Memaafkan Pemimpin yang Terus Mengecewakannya)

June 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...