• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Membaca Persimpangan Batin antara Presiden Jokowi dan Prabowo

fusilat by fusilat
April 29, 2023
in Feature
0
Jokowi Puji Prabowo  Karena Meningktanya Elektabilitas  Gerindra dan Dirinya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Aries Marsudiyanto

SAYA akan coba menganalisis apa yang sedang tren terjadi beberapa hari ini dengan obyektif dan pemahaman pikiran serta hati yang jernih.

Rakyat Indonesia sedang sibuk mudik dan merayakan Hari Raya Idulfitri yang merupakan hari suci setelah sebulan penuh melaksanakan puasa, namun rakyat cukup dikagetkan dengan adanya peristiwa politik, yaitu deklarasi bacapres PDIP.

Sontak rakyat terbengong dan berpikir seakan tidak ada hari lain yang lebih baik hanya sekadar urusan partai. Rakyat merasa bahwa elite politik tidak lagi peduli dengan suasana khusuk ibadah yang notabene negara berpenduduk Islam terbesar di dunia.

Idulfitri adalah hari raya keagamaan internasional alias seluruh umat Islam sedunia merayakan, maka seyogianya kita semua harus menghormatinya.

Libur lebaran berlalu dan kita coba singkap peristiwa deklarasi bacapres PDIP di Batutulis, Bogor. Peristiwa yang seakan mendadak sehingga Presiden Jokowi yang baru beberapa saat tiba di Solo harus secepatnya kembali ke Jakarta untuk menghadiri hajatan partai tersebut.

Prosesi deklarasi bacapres PDIP tentunya diliput berbagai media televisi dan cetak. Ada hal yang menarik dari liputan televisi terhadap Presiden Jokowi, yaitu wajah dan gestur presiden tidak tampak gembira bahkan seperti ada beban atau mungkin kecapaian. Hal ini diulas beberapa pengamat dengan berbagai argumen dan kesan.

Satu hari setelah deklarasi bacapres tersebut, kita melihat di hari pertama Idulfitri kunjungan silaturahmi Pak Prabowo Subianto kepada Presiden Jokowi di Solo. Pak Prabowo satu-satunya tamu yang diterima Pak Jokowi di hari pertama lebaran. Sungguh sangat spesial Pak Prabowo di mata presiden.

Dalam kunjungan Pak Prabowo suasana yang terlihat sangat berbeda, sambutan Presiden Jokowi dan keluarga begitu penuh kehangatan dan keakraban kepada Pak Prabowo yang didampingi putranya.

Suasana penuh senyum dan keikhlasan terlihat di antara kedua keluarga yang telah cukup lama saling mengenal, bahkan Mas Kaesang, putra Presiden Jokowi melayani dengan menuangkan nasi di piring Pak Prabowo sehingga viral di medsos.

Dua kejadian kontras ini terlihat nyata di mata rakyat sehingga para tokoh elite politik dan media ramai mengulas suasana yang sangat kontras tersebut. Semua saling adu tafsir dan dugaan apa yang sebenarnya dirasakan oleh Pak Jokowi, khususnya.

Sebab bila kita melihat kebelakang sudah sangat banyak sekali peristiwa keakraban, kebersamaan Presiden Jokowi dan Pak Prabowo, keduanya sering tampak tertawa terbahak, saling memuji bahkan Kepala Badan Intelijen Negara Pak Budi Gunawan sampai membuat pernyataan bahwa sebagian aura Pak Jokowi sudah pindah ke Pak Prabowo.

Saya jadi teringat saat debat Pilpres 2019, Presiden Jokowi menyampaikan, “Pak Prabowo…saya ini senang naik sepeda kadang rantainya putus, namun yakinlah Pak Prabowo bahwa tali persahabatan kita tidak akan pernah putus”.

Saya yang kebetulan juga lahir dan besar di Solo ingin menguak apa sebenarnya yang terjadi dilihat dari sisi suasana batin tersebut. Saya melihat bahwa hati Pak Jokowi sangat akrab dan tulus dengan Pak Prabowo, begitu pula sebaliknya. Namun dalam implementasi persahabatan dan dihadapkan pada kepentingan partai bisa berbenturan.

Satu sisi batin keduanya ingin menjaga persahabatan dan satu sisi ada kepentingan partai yang harus diikuti mungkin tidak sejalan dan itu adalah hal yang wajar. Namun sisi penting yang harus kita tahu bahwa Pak Jokowi dan Pak Prabowo menunjukkan contoh kepada kita semua sebagai anak bangsa tentang adab, sopan santun, etika, moral dan negarawan sejati.

Lalu ke mana kira-kira arah dukungan Pak Jokowi akan lebih besar?

Bila kita menilik hal di atas sudah tampak jelas dan fakta bahwa hubungan emosional antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo sudah sangat dekat bagai sebuah keluarga, sebab terjalin sangat lama sejak Pak Jokowi jadi Walikota Solo. Selanjutnya kita akan menganalisa hal tersebut berkaitan dengan Pilpres 2024.

Saat ini sudah ada tiga bacapres yang telah dideklarasikan oleh partai pendukungnya. Hal tersebut tentunya menjadi pertimbangan Pak Jokowi sebab beliau akan mengakhiri masa jabatan oktober tahun 2024.

Berbagai hal tentunya harus dipertimbangkan dengan baik dan matang dari segala aspek secara komprehensif. Pak Jokowi tentu berpikir presiden terpilih nanti harus seorang yang mengerti persis permasalahan bangsa, tahu persis tentang geostrategies, geopolitik, geo ekonomi dan percaturan dunia internasional.

Ditambah harus bisa melanjutkan program pembangunan yang sekarang sedang berjalan, misal IKN, kereta cepat, jalan tol dan infrastruktur lainnya. Singkatnya adalah presiden terpilih tahun 2024 harus menguasai problem dan dinamika bangsa dan negara serta berkuatas internasional.

Bila kita melihat pertimbangan di atas, menurut hemat saya sudah pasti bahwa yang memenuhi kriteria presiden 2024 adalah Pak Prabowo Subianto dan saya yakin Pak Jokowi juga berpikir yang sama.

Sedangkan bacapres yang lain adalah orang baik yang dipersiapkan untuk menggantikan Pak Prabowo, sehingga proses kepemimpinan akan terjaga secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

Kalau mau jujur saya berpendapat, alangkah baiknya dan sangat ideal Pak Ganjar atau Pak Anies sebagai wakil presiden yang dipersiapkan menerima tongkat estafet selanjutnya. Sebab bila kita menilik sejarah dan mengevaluasi kelemahan bangsa ini salah satu masalah krusial adalah terlambat dalam menciptakan kaderisasi pemimpin selanjutnya.

Namun kita semua juga tahu bahwa sebagai kader partai tentunya Pak Jokowi juga harus mengikuti keputusan partai, apalagi Ibu Megawati dengan jelas selalu mengatakan sebagai petugas partai dan Pak Jokowi adalah kader partai yang baik dan taat aturan.

Dihadapkan dua hal tersebut di atas maka saya melihat dan menduga serta yakin bahwa Pak Jokowi akan mengambil jalan tengah yang baik dan bijak untuk semuanya, yaitu tetap mendukung bacapres yang menguasai problematika bangsa dan berskala internasional adalah Pak Prabowo Subianto serta tetap mendukung keputusan partai PDIP, sehingga langkah nyata yang Pak Jokowi lakukan adalah memberikan kebebasan seluasnya kepada para relawan untuk menentukan sikapnya.

Para relawan Pak Jokowi seperti menangkap sinyalemen ini, maka tidak heran dimulai dengan Projo, Jokowi Mania atau Joman dan banyak lagi relawan Pak Jokowi pindah memilih mendukung Pak Prabowo Subianto guna mewujudkan seorang presiden 2024 yang menguasai problematika bangsa dan berskala internasional.

Jadi sudah sangat jelas dan gamblang apa analisis yang saya uraikan di atas. Sekarang semua ada di tangan rakyat, sebab rakyat yang akan memberi mandat kepada bacapres dan yang paling penting rakyat juga mempunyai hak mutlak untuk menunjuk “Petugas Rakyat” sebagai seorang pemimpin negara.

Semoga Pemilu 2024 berjalan bersih, transparan, jujur dan adil sehingga siapapun yang terpilih adalah pencerminan pilihan rakyat. Marilah kita jaga dan berpesta demokrasi dengan gembira dan menjaga persatuan bangsa.

Semoga Tuhan YME senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta.

Wassalam. 

Aries Marsudiyanto Ketua Dewan Pembina Prabowo Mania08

Kamis, 27 April 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintah Himbau Masyarakat Waspada Subvarian Arcturus dari COVID-19

Next Post

Peristiwa Kupang dan Jeneponto: Soliditas TNI-Polri di Daerah Memprihatinkan

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Peristiwa Kupang dan Jeneponto: Soliditas TNI-Polri di Daerah Memprihatinkan

Peristiwa Kupang dan Jeneponto: Soliditas TNI-Polri di Daerah Memprihatinkan

Terungkap Alasan GP mania Membatalkan Dukungan Ganjar Pranowo di 2024

Sepekan Dinamika Politik Pasca Ganjar Ditunjuk Mega sebagai Bacapres

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist