• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Memetakan Kerawanan Pemilu 2024

fusilat by fusilat
January 3, 2023
in Feature
0
Memetakan Kerawanan Pemilu 2024

Foto Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Masykurudin Hafidz

Jakarta – Ibaratkan pohon yang memiliki unsur akar, batang, dan cabang, ketiganya menentukan anatomi keberlangsungan hidup suatu tumbuhan. Demikian juga dalam melihat pelanggaran pemilu. Jangan sampai menyelesaikan pelanggaran hanya pada cabangnya, sementara akar persoalannya terus tumbuh.

Pendekatan pohon masalah menjadi cara pandang bagi penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dirilis Bawaslu RI (16/12). Analisis pohon masalah dilakukan dengan membentuk pola pikir yang lebih terstruktur mengenai sebab akibat yang berkaitan potensi pelanggaran. Penggunaan pohon masalah juga dalam rangka merencanakan intervensi apa yang direkomendasikan untuk mewujudkan integritas pemilu ke depan.

Potensi masalah yang muncul, dalam IKP, disebut dengan kerawanan. Kerawanan sendiri didefinisikan sebagai segala hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses pemilu yang demokratis. Dengan mendasarkan undang-undang pemilu, IKP memiliki tujuan untuk memetakan potensi kerawanan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota, melakukan proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran pemilu serta menjadi basis untuk program pencegahan dan pengawasan mendatang.

Dalam menyusun indeks kerawanan, Bawaslu memulai memetakan pemilu dalam empat dimensi, yaitu konteks sosial dan politik, penyelenggaraan pemilu, kontestasi dan partisipasi.

Dimensi konteks sosial dan politik meliputi keamanan, otoritas penyelenggara pemilu, dan otoritas penyelenggara negara. Dimensi penyelenggaraan pemilu meliputi hak memilih, pelaksanaan kampanye, pelaksanaan pemungutan suara, ajudikasi, dan pengawasan pemilu. Dimensi kontestasi meliputi hak dipilih dan kampanye calon. Sementara dimensi partisipasi meliputi partisipasi pemilih dan partisipasi kelompok masyarakat.

Dari keseluruhan dimensi, terdapat enam puluh satu indikator yang diukur. Yaitu pelanggaran yang terjadi dalam pemilu dan pemilihan lima tahun terakhir yang terjadi di provinsi dan kabupaten/kota. Setiap indikator mengukur jumlah kejadian dan tingkat kejadian. Ketika data yang dikumpulkan sudah dipenuhi, maka nilai dari setiap indikator dihitung dengan menjumlahkan kejadian dan dibobot dengan tingkat kejadian yang ada lalu menghasilkan skor. Skor inilah yang kemudian disandingkan antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Daerah Rawan Tinggi

Di tingkat provinsi, dimensi penyelenggaraan pemilu tercatat menjadi dimensi paling tinggi dalam mempengaruhi kerawanan pemilu. Dimensi berikutnya yang berpotensi besar melahirkan kerawanan pemilu adalah dimensi konteks sosial politik, dimensi kontestasi kemudian dimensi partisipasi politik.

Berdasarkan hasil IKP 2024, pemetaan kerawanan tingkat provinsi menempatkan 5 provinsi (15%) dengan kategori rawan tinggi, 21 provinsi masuk dalam kategori rawan sedang (62%), dan 8 provinsi masuk dalam kategori rawan rendah.

Provinsi dengan kerawanan tinggi tersebut adalah DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Jawa Barat dan Kalimantan Timur. Kelima provinsi ini paling banyak memiliki kejadian dan tingkat kejadian yang rawan sehingga membutuhkan semakin tinggi upaya pencegahan potensi pelanggaran ke depan.

Sementara untuk Kabupaten/Kota, sebanyak 85 Kabupaten/Kota (16,54%) memiliki tingkat kerawanan yang tinggi, 349 Kabupaten/Kota (67,90%) memiliki tingkat kerawanan sedang, dan 80 kabupaten/kota (15,56%) memiliki tingkat kerawanan yang rendah.

Sepuluh besar daerah tingkat Kabupaten/kota yang rawan tinggi separuh diantaranya berasal dari Provinsi Papua. Kelima kabupaten/kota dari Provinsi Papua tersebut adalah Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Mappi, dan Kabupaten Jayapura. Kemudian lima kabupaten/kota lainnya adalah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Sumatera Utara), Kabupaten Pandeglang (Banten), Kota Banjarbaru (Kalimantan Selatan), dan Kabupaten Bandung (Jawa Barat).

Isu Strategis

Berdasarkan hasil IKP, catatan yang perlu menjadi perhatian bersama terdapat pada lima hal yang menjadi akar persoalan untuk mewujudkan pemilu dan pemilihan 2024 yang berintegritas, yaitu netralitas penyelenggaraan, pelaksanaan pemilu di provinsi baru, polarisasi masyarakat pemilih, penggunaan media sosial dan pemenuhan hak kelompok rentan.

Netralitas penyelenggara pemilu harus dijaga, dirawat, dan dikuatkan untuk meningkatkan kepercayaan publik sekaligus merawat harapan publik akan proses pemilihan umum yang lebih kredibel dan akuntabel. Polemik proses verifikasi faktual partai politik yang diwarnai oleh ketegangan di internal penyelenggara pemilu, menjadi pengalaman penting bagi penyelenggara pemilu terkait urgensi menjaga netralitas dan profesionalitas penyelenggara pemilu.

Pelaksanaan tahapan pemilu di daerah otonomi baru di wilayah Papua dan Papua Barat juga harus menjadi perhatian khusus, terutama terkait kesiapan wilayah baru dalam mengikuti ritme dari tahapan pemilu yang sudah berjalan. Terdapat empat provinsi baru yang wajib segera dituntaskan persiapannnya dengan segera membentuk badan penyelenggaranya yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

Berikutnya adalah potensi masih kentalnya polarisasi di masyarakat pemilih terkait dukungan politik yang harus menjadi perhatian untuk menjaga kondusivitas dan stabilitas selama tahapan pemilihan umum berjalan. Hal ini terutama terkait dengan intensitas penggunaan media sosial yang makin meningkat, yang tentu membutuhkan langkah-langkah mitigasi secara khusus untuk mengurangi dampak politik dan kerawanan yang terjadi dari dinamika politik di dunia digital. Perbincangan di media sosial adalah perbincangan yang sehat dan bersih dari konten politisasi berdasarkan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).

Terakhir adalah terkait dengan pemenuhan hak memilih dan dipilih bagi kelompok rentan sebagai bagian dari upaya melayani hak-hak warga negara, terutama dari kalangan perempuan dan kelompok disabilitas. Semua pihak mendukung dengan kuat bagaimana perempuan bisa terlibat kuat dan proporsional dalam setiap penyelenggaraan dan kontestasi Pemilu sekaligus memberikan advokasi yang tinggi terhadap kelompok disabilitas, kelompok pinggiran dan pemilih rentan lainnya.

Pada akhirnya, mewujudkan pemilu yang jurdil harus dimulai dengan memetakan kerawanan yang akurat untuk menindak pelanggaran dengan tepat. Jika tidak, kita hanya seperti menembak burung besar tapi dengan senapan angin.

Masykurudin Hafidz CEO CM Management

Dikutip detik.com, Senin 02 Januari 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasus Brigadir J dan Babak Baru Penguatan Hak-Hak Korban

Next Post

Perppu Ciptaker Membuka Ruang Pemakzulan Presiden

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Presiden Jokowi Reamikan Stasiun Manggarai Tahap I

Perppu Ciptaker Membuka Ruang Pemakzulan Presiden

SANDIAGA UNO LUPA KECERDASAN DIRI

Dasco; Uno Akan Pindah ke PPP – Uno; Saya Patuh Pada Arahan Prabowo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist