Jakarta – Fusilatnews – Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan tanggapan terhadap gelombang protes yang muncul terkait rencana pengesahan revisi Undang-Undang Pilkada yang semula dijadwalkan pada Kamis (22/8/2024).
Dalam pernyataannya, Puan menegaskan bahwa DPR terus mencermati dinamika politik yang berkembang terkait revisi UU Pilkada. Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyuarakan aspirasi mereka dalam dinamika politik tersebut.
“Negara yang demokratis akan selalu membuka ruang bagi partisipasi setiap elemen masyarakat untuk ikut menyampaikan aspirasi dan melakukan fungsi kontrol sosial,” ujar Puan dalam pernyataan tertulisnya.
Saat ini, Puan sedang berada di Eropa dalam rangka kunjungan kerja. Meskipun berada di luar negeri, politisi PDI Perjuangan tersebut menekankan bahwa DPR akan selalu mendengarkan dan menghargai suara rakyat, mengingat kekuasaan yang dimiliki DPR bersumber dari masyarakat.
“DPR RI akan selalu menjaga amanat rakyat dalam menjalankan fungsi dan kewenangannya,” tegas Puan.
Ia juga menambahkan bahwa sebagai lembaga negara, DPR tidak bisa lepas dari pengaruh dinamika politik yang terus berkembang. Namun, Puan menegaskan bahwa DPR akan selalu memprioritaskan kepentingan negara yang lebih besar serta menghormati keputusan lembaga negara lainnya.
“Kita di DPR RI akan terus berupaya menjaga kepentingan bangsa dan negara serta menghormati setiap keputusan yang diambil oleh lembaga negara lain sesuai dengan prinsip checks and balances,” tutup Puan.
























