• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Komunitas

Siapa Lawan Kuat Cak Imin dalam Pemilihan Ketum di Muktamar PKB Besok?

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
August 23, 2024
in Komunitas, News
0
Siapa Lawan Kuat Cak Imin dalam Pemilihan Ketum di Muktamar PKB Besok?
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fisilatnews – Sehari menjelang Muktamar VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan digelar di Bali pada 24-25 Agustus 2024, tensi persaingan memperebutkan kursi ketua umum semakin memanas. Munculnya kandidat baru, Gus Adung, diperkirakan akan menjadi penantang kuat bagi Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang telah memimpin PKB selama hampir dua dekade.

Gus Adung, yang merupakan Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor periode 2015-2024, menyatakan dirinya telah mendapat restu dari para kiai untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum PKB. Menurutnya, PKB memerlukan pembenahan segera, dan Muktamar VI di Bali menjadi momentum yang tepat untuk melakukan perubahan signifikan.

“Semua tahu bahwa kepemimpinan PKB saat ini semakin memprihatinkan dan mendesak untuk ditata kembali. Muktamar VI di Bali ini menjadi kesempatan emas untuk mengembalikan marwah PKB dan memastikan partai tetap sejalan dengan garis perjuangan para kiai NU. PKB tidak bisa dipisahkan dari para kiai karena merekalah yang mendirikan dan turut mengawal partai ini,” ujar Gus Adung dalam pernyataan tertulis yang diterima pada Kamis (22/8/2024).

Kader senior PKB asal Jombang, Jawa Timur ini juga mengungkapkan bahwa selain dukungan dari para kiai, ia juga mendapatkan dukungan dari sejumlah cabang PKB serta mantan anggota Gerakan Pemuda Ansor yang kini berkiprah di PKB. Ia optimistis dukungan tersebut akan terus bertambah, mengingat ada dorongan kuat dari akar rumput untuk mereformasi partai.

Menurut Gus Adung, banyak kader yang selama ini tidak berani bersuara karena gaya kepemimpinan di PKB yang dianggap jauh dari prinsip-prinsip demokrasi.

“PKB harus dikembalikan ke semangat saat para kiai mendirikannya pada 1998 lalu, yaitu sebagai partai yang terbuka, modern, dan reformis. Kita tidak boleh mengkhianati dan menyimpang dari jalur perjuangan tersebut. Tanpa itu, PKB hanya akan terlihat besar dari luar tapi sebenarnya rapuh dan menuju arah kemunduran,” tegas Gus Adung.

Ia juga mengajak para pengurus dan kader PKB untuk menjadikan Muktamar VI sebagai forum demokratis yang berfungsi untuk mengevaluasi sekaligus mencari solusi guna membenahi partai ke depan. Menurutnya, merumuskan ulang garis perjuangan PKB agar sesuai dengan prinsip dan idealisme saat didirikan adalah sebuah keniscayaan.

Mantan Ketua Umum PMII Cabang Ciputat ini menegaskan bahwa ia siap membawa PKB ke depan sebagai partai yang berpegang teguh pada garis perjuangan, dekat dengan para kiai, sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kita harus mewujudkan PKB ini sebagai partai yang terbuka untuk siapa saja, tidak antikritik, tidak otoriter, dan tidak dipimpin dengan cara-cara yang arogan, apalagi dengan nafsu kekuasaan yang tak terbatas,” ujar Gus Adung.

Dengan munculnya Gus Adung sebagai penantang serius, pemilihan ketua umum di Muktamar VI diprediksi akan menjadi salah satu yang paling sengit dalam sejarah PKB. Semua mata kini tertuju pada bagaimana peta dukungan akan terbentuk dalam muktamar yang akan menentukan arah masa depan partai tersebut.


Revisi ini memperbaiki alur cerita dan menambah konteks yang lebih lengkap, sehingga berita menjadi lebih jelas dan informatif.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

IPW Kecam Kekerasan Aparat Keamanan dalam Penangkapan Demonstran Antirevisi UU Pilkada

Next Post

Menanggapi Protes, Puan: Demokrasi Butuh Partisipasi Rakyat

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik
Birokrasi

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈
Birokrasi

𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈

April 26, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Next Post
Respons Kaesang soal Saran Gibran Bertemu Puan Terkait Pilgub Jateng

Menanggapi Protes, Puan: Demokrasi Butuh Partisipasi Rakyat

Dengan Dalih Takut Terkena Sanksi, DKPP: KPU Akan Konsultasikan Perubahan PKPU dengan DPR

Dengan Dalih Takut Terkena Sanksi, DKPP: KPU Akan Konsultasikan Perubahan PKPU dengan DPR

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026
𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈

𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈

April 26, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist