• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MENANTI KELAHIRAN BULOG BARU

by
December 21, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
MENANTI KELAHIRAN BULOG BARU
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Paling tidak, saat ini ada tiga Kementerian yang diminta Presiden Prabowo untuk menyiapkan rancangan Peraturan Presiden terkait dengan semangat Pemerintah untuk menggarap transformasi kelembagaan Bulok ke depan. Ketiga Kementerian itu adalah Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Pertahanan.

Diluar tiga Kementerian diatas, tentu ada Kementerian/Badan lain yang ikut membantu berlangsungnya proses transformasi kelembagaan Bulog diatas. Sebut saja Kementerian Pertanian, Kementerian Badan Ysaha Milik Nefara, Kementerian PAN/RB, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional dan lain sebagainya. Semuanya tampak serius untuk memberi karya terbaik bagi keberadaan Bulog di Tanah Merdeka.

Soal Bulog, memang selalu hangat untuk dibincangkan. Bukan saja Bulog memiliki tugas dan fungsi untuk menjalankan penugasan strategis ysng dimintakan Pemerintah sebagai operator pangan, namun Bulog pun dituntut untuk dapat tampil sebagai ‘raksasa bisnis pangan” yang handal dan disegani selaku Perusahaan Plat Merah, dalam arti Perusahaan Umum.
Akibatnya wajar, bila Bulog sempat jadi rebutan untuk dijadikan bagisn integral sebuah Kenenterian. Salah satunya, pemikiran yang disanpaikan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, yang mengusulkan supaya Bulog berada dibawah koordinasi Kementerian Pertanian. Belum lagi Kementerian BUMN yang masih memandang perlu, Bulog tetap menjadi sebuah BUMN.

Begitu dan begitulah suasananya. Perbincangan tentang Bulog seolah tak kunjung reda. Di tengah keranaian diskusi tentang bagaimana sebaiknya “standing pisision” Bulog ke depan, tiba-tiba muncul pandangan dari Presiden Prabowo yang menginginkan agar Bulog kembali seperti masa Orde Baru, yskni menjadi lembaga otonom Pemerintah yang statusnya langsung dibawah Presiden.

Sebagai lembaga otonom Pemerintah, otomatis Bulog tidak lagi menjadi sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berstatus Perusahaan Umum (PERUM), namun akan berubah jadi Lembaga Pemerintah Non Kementerisn. Kemauan politik Presiden Prabowo ini cukup menarik dan tidak lepas kaitannya dengan pencapaian swasembada pangan.

Diamati dari purwadaksinya Perusahaan Umum BULOG (Perum BULOG) adalah Badan Usaha Milik Negara yang berdiri pada tanggal 21 Januari 2003. Pendiriannya berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2003 tentang Pendirian Perusahaan Umum (Perum) BULOG, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2003 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2003 tentang Pendirian Perusahaan Umum (Perum) BULOG.

Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2003 yang merupakan Anggaran Dasar Perum BULOG tersebut kemudian diubah kembali menjadi PP Nomor 13 Tahun 2016 tentang Perum BULOG. Di sisi lain, pendirian Perum BULOG tidak lepas dari keberadaan lembaga sebelumnya yaitu Badan Urusan Logistik (BULOG), yang statusnya sebagai Lembaga Pemerintsh Non Departemen (LPND).

Inibperly disampaikan, sebab Perum BULOG merupakan hasil peralihan kelembagaan atau perubahan status hukum Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bentuk Perusahaan Umum (Perum). Perubahan status badan hukum BULOG juga mempengaruhi alur koordinasi vertikal semula yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI menjadi di bawah koordinasi Kementerian BUMN dan Lembaga Kementerian teknis lainnya..

Sejarah dan perkembangan Bulog yang kemudian berubah menjadi Perum Bulog menjadi sangat penting untuk dicermati oleh mereka yang sekarang ditunjuk untuk membidani Bulog Baru. Kita berharap mereka dapat menyelami yang mendasari lahirnya Bulog di negeri ini. Mereka juga penting memahami, mengapa di saat reformasi IMF begitu sungguh-sungguh ingin mengganti status Bulog.

Bahkan akan lebih afdol, jika mereka pun dapat mencari jawaban, mengapa selama 21 tahun Bulog menjadi sebuah BUMN, kehadiran dan keberadaannya, seperti yang tak berkembang dalam menjalankan fungsi bisnisnya ? Padahal, sebelum-sebelumnya banyak pihak yang berharap, bila Bulog menjadi BUMN, hasrat untuk melahirksn “raksasa bisnis pangan” bagi Perum Bulog memiliki peluang yang cukup besar.

Dengan kerja keras dan kerja cerdas, tentu kita berharap agar mereka yang ditugaskan menyiapkan regulasi transformasi kelembagaan Bulog, tidak akan berlama-lama merampungkan tugas yang diembannya. Bukankah Presiden Prabowo sering menyampaikan kslimat “dalam tempo yang sesingkat-singkatnya” ? Artinya, segera tuntaskan penyusunan regulasi transformasi kelemvagaan Bulog ini.

Regulasi terkait dengan transformasi kelembagaan Bulog, sudah sepatutnya melahirkan teribosan cerdas dalam upaya percepatan pencapaian swasembada pangan. Apakah itu yang erat hubungannya dengan ketersediaan sumber daya manusia yzng ada di Bulog, atau pun yang berkaitan dengan jurus-jurus ampuh Bulog dalam nembangun strategi yang tepat dan jitu.

Mengamati ke tiga sosok Menteri yang ditugaskan khusus oleh Presiden Prabowo menggarap transformasi kelembagaan Bulog (Bung Zulhas, Kang Rachmat dan Bang Sjafri), sepertinya kuta patut bersyukur dan pantas optimis, nencermati “rskam jejsj” mereka dalam komitmennya membangun bangsa dan negara. Ketiganya pekerja keras dan tak lernah lelah untuk memberi hasil exelennya.

Kita doakan transformasi kelembagaan Bulog ini cepat tertuntaskan, mengingat Kang Wahyu selaku Dirut Perum Bulog, siap untuk berlari kencang. Ingat kurun waktub3 tahun mencapai swasembada pangan, bukanlah waktu yang panjang. Kalau tidak sekarang, kapan lagi kita akan berkiprah. Kalau bukan kita, siapa yang akan memulainya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perayaan Natal di Berbagai Negara Muslim

Next Post

#JokowiGibranMemalukan: Tren Kekesalan Publik di Media Sosial

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Dasar Hukum Laporan  Jokowi, Anwar Usman, Gibran, sampai Kaesang KKN, ke KPK

#JokowiGibranMemalukan: Tren Kekesalan Publik di Media Sosial

Breidel Yos Suprapto: Ada Apa dengan Prabowo?

Breidel Yos Suprapto: Ada Apa dengan Prabowo?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...